Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Regional

Tragedi Pesantren Sidoarjo: 38 Santri Masih Terjebak di Balik Reruntuhan

Tim Redaksi, Newsreal.id
Selasa, 30 September 2025 14:43 WIB
Tragedi Pesantren Sidoarjo: 38 Santri Masih Terjebak di Balik Reruntuhan
NEWSREAL.ID - MUSHALLA AMBRUK: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau bangunan mushalla yang ambruk di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (30/9) dini hari. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap 38 santri yang diduga tertimbun reruntuhan bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Hingga Selasa (30/9) siang, pencarian difokuskan pada puing-puing bangunan yang runtuh usai proses pengecoran lantai empat.

Baca : Tragedi Sidoarjo Jadi Alarm, DPR Desak Audit Total Bangunan Pesantren

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebutkan total korban yang telah dievakuasi mencapai 102 orang. Dari jumlah itu, 91 orang berhasil menyelamatkan diri, sedangkan 11 lainnya dievakuasi tim SAR. Satu di antaranya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Sebanyak 77 korban luka-luka telah dirawat di rumah sakit terdekat, terdiri dari 34 orang di RSUD Sidoarjo, 38 orang di RS Siti Hajar, dan empat orang di RS Delta Surya,” jelas Abdul.

Kegagalan Teknologi

BNPB mengategorikan peristiwa ini sebagai bencana kegagalan teknologi. Abdul menegaskan perlunya pengawasan ketat terhadap standar keselamatan konstruksi, terutama untuk bangunan bertingkat yang digunakan sebagai fasilitas pendidikan.

“Bangunan yang dihuni banyak orang harus diawasi secara ketat sejak tahap pembangunan. Kelalaian sekecil apa pun bisa menimbulkan risiko besar,” ujarnya.

Insiden ini terjadi Senin (29/9) sekitar pukul 15.00 WIB, ketika para santri sedang melaksanakan salat Ashar berjamaah.

Dugaan sementara, pondasi bangunan tidak mampu menahan beban pengecoran lantai empat yang dilakukan sejak pagi hingga menyebabkan struktur ambruk hingga ke lantai dasar.

Proses pencarian masih berlangsung dengan melibatkan ratusan personel SAR gabungan, termasuk TNI, Polri, BPBD, dan relawan setempat. Harapannya, 38 santri yang belum ditemukan segera bisa dievakuasi. (tb)

Berita Terbaru

Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering, BMKG Minta Daerah Rawan Kekeringan Siaga

NEWSREAL.ID, CILACAP– BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah rawan kekeringan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026. Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi...

Lapas Purwodadi Gelar Buka Puasa Bersama Keluarga Warga Binaan

NEWSREAL.ID, PURWODADI- Suasana haru dan hangat menyelimuti Aula Ajisaka Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi, Kamis (12/3). Puluhan warga binaan mendapat kesempatan berbuka puasa bersama...

Baru Sebulan Beroperasi, Toko Miras di Genuk Disegel Warga

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Keresahan warga di Kecamatan Genuk akhirnya memuncak. Sebuah toko penjual minuman keras yang baru beroperasi sekitar satu bulan di Jalan Raya Woltermongunsidi, Kelurahan...

Sahur di Pura: Agustina dan Sinta Nuriyah Rawat Toleransi Kota Semarang

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemkot Semarang kembali menegaskan komitmennya menjaga toleransi lewat sahur bersama lintas iman, Selasa (24/2/2026). Digelar di rumah ibadah umat Hindu, momentum ini bukan...

Sembilan Daerah Siap Jadi Mesin Baru Ekonomi Jateng

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi memastikan kawasan industri masih menjadi tumpuan utama untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah. Saat ini, ada sembilan kabupaten/kota di Jateng...

Soal Dana Hibah, PB XIV Purbaya: Kami Ikuti Arahan Pemerintah

NEWSREAL.ID, SURAKARTA- Pakoeboewono (PB) XIV Purbaya merespons pernyataan Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang mengungkap dana hibah pemerintah untuk Keraton Surakarta selama ini masuk ke rekening...

Ratusan Siswa di Grobogan Diduga Keracunan MBG

NEWSREAL.ID, GROBOGAN- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Grobogan, Jateng, tengah menangani dugaan kejadian luar biasa keracunan makanan yang diduga berasal dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG),...

Kanwil Kemenkum Jateng Fokus Perkuat Posbankum Desa Jelang 2026

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Jawa Tengah menargetkan penguatan peran Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di desa dan kelurahan di seluruh Jawa Tengah,...

Wagub Aceh Soal Insiden Bendera Bulan Bintang: Tolong Fokus Korban Banjir

NEWSREAL.ID, BANDA ACEH- Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah alias Dek Fadh angkat suara usai insiden ricuh pengibaran bendera bulan bintang di Aceh Utara. Ia menyayangkan kericuhan...

Gus Yahya-Rais Aam Sepakat, Kisruh PBNU Masuk Babak Damai

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyepakati kesepakatan baru usai konflik internal...

UMP Jateng 2026 Naik 7,28 Persen, Jadi Rp2,32 Juta per Bulan

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah tahun 2026 naik sebesar 7,28 persen menjadi Rp2.327.386,07 per bulan. Kenaikan...

Laka Maut di Exit Tol Krapyak, DPR Desak Kemenhub Lakukan Evaluasi Menyeluruh

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Anggota Komisi V DPR RI Daniel Mutaqien Syafiuddin mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama pengelola jalan tol dan kepolisian untuk melakukan evaluasi total terhadap...

Leave a comment