Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Regional

Jateng Raih Nilai Tertinggi, Lampaui Skor Nasional

Tim Redaksi, Admin
Jumat, 31 Januari 2025 20:10 WIB
Jateng Raih Nilai Tertinggi, Lampaui Skor Nasional
NEWSREAL.ID - PELUNCURAN SPI: Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan foto bersama saat Peluncuran SPI 2024, di Gedung Juang Merah Putih KPK, Jakarta, beberapa waktu lalu. (Dok: KPK)

Survei Penilaian Integritas KPK

SEMARANG- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) 2024. Provinsi Jawa Tengah meraih skor tertinggi tipe provinsi besar, yakni 79,5. Skor tersebut sekaligus melampaui indeks integritas nasional 2024 yang meraih skor 71,53.

Inspektur Provinsi Jateng, Dhoni Widianto menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas capaian tersebut. KPK menyampaikan rilis pada Rabu, (22/1) di Gedung Merah Putih, Jakarta. Dhoni mengatakan, skor tersebut didapat atas arahan kepada Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana, Sekda Jateng Sumarno dan para Kepala OPD dan BUMD Provinsi Jawa Tengah serta seluruh masyarakat Jawa Tengah.

“Capaian nilai SPI Pemerintah Provinsi Jateng 2024 ini tidak akan diperoleh tanpa dukungan semua pihak, yang selama ini bersama-sama membangun Jateng menjadi semakin akuntabel dan bersih dari korupsi. Selamat juga untuk Pemkot Tegal, Pemkot Pekalongan, Pemkab Batang yang juga meraih skor tertinggi untuk masing-masing kategori,” ujarnya, dikonfirmasi Jumat (31/1)

Diterangkan, raihan skor Pemprov Jateng dengan 79,5, menjadi nilai tertinggi kategori Tipe Provinsi Besar, dengan jumlah anggaran di atas Rp8,656 triliun, dan jumlah pegawai di atas 14.379 orang. Angka itu menurutnya, jauh di atas indeks Tipe Provinsi Besar.

“Rata-rata provinsi kategori besar meraih 67,83. Sementara itu kembali di atas Indeks Integritas Nasional 2024 skornya 71,53. Harapan kami, hasil SPI memberikan manfaat dan dampak untuk meningkatkan pelayanan publik yang lebih berintegritas, tidak ada pungli dan korupsi,” imbuhnya.


Integritas Instansi
Ketua KPK, Setyo Budiyanto menyampaikan, SPI ini mencerminkan integritas suatu instansi. Pada survei yang diadakan, seluruh responden menjawab survei apa adanya, tidak dengan dikondisikan untuk menjawab agar nilai menjadi baik.

“Pascakegiatan survei penilaian integritas ini, mari kita kendalikan pasukan kita masing-masing. Mudah-mudahan semangat integritas terbawa sampai kantornya masing-masing, dan ditularkan kepada pegawainya, baik dari tingkat atas sampai dengan tingkat bawah, sehingga kesadaran dan kehidupan berintegritas betul-betul menjadi sebuah kebanggaan bagi kita semua”, terangnya.

Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan menyampaikan, SPI merupakan survei penilaian, untuk menakar risiko dan mitigasi pencegahan korupsi. “Oleh karena itu, KPK berpendapat perlu kita dalami area apa saja yang paling sering terjadi, berapa sering, dan siapa pelakunya. Kira-kira itu yang mendasari kenapa SPI yang cikal bakalnya sudah dilakukan sejak tahun 2004. SPI dengan sengaja didesain untuk mengidentifikasi area mana saja yang paling sering terjadi korupsi, dan diharapkan bisa diberantas dengan lebih sistematis,” paparnya.

Pahala menambahkan pelaksanaan SPI 2024 spesial, karena menggandeng 41 universitas dan dua BUMN. Dirinya menjelaskan, SPI 2024 diikuti oleh 641 instansi, yang terdiri dari 94 kementerian/lembaga, 37 pemerintah provinsi, 508 pemerintah kabupaten/kota, dan 2 BUMN, dengan total 601.453 responden.

Adapun, Metodologi pelaksanaan SPI menggunakan pendekatan berbasis data dengan melibatkan responden internal (pegawai), eksternal (masyarakat, mitra kerja), dan eksper (BPK, BPKP, Ombudsman, Aparat Penegak Hukum, Asosiasi Pengusaha, Jurnalis, Advokat, dan sebagainya) untuk menghasilkan hasil yang objektif dan kredibel.

Hasil survei tidak hanya menjadi alat evaluasi, tetapi juga pijakan untuk kolaborasi lintas sektor dalam membangun tata kelola yang lebih bersih dan transparan. Berdasarkan booklet SPI 2024 yang diluncurkan bersamaan, masalah pungutan liar (pungli), fasilitas kantor yang disalahgunakan pegawai, gratifikasi, dan uang pelicin, masih menjadi PR besar dalam birokrasi. Integritas organisasi menunjukkan peningkatan dari perspektif eksternal, namun responden internal instansi justru menyampaikan pandangan, pada 2024 integritas organisasi mengalami penurunan.

Ke depan, perlu diupayakan peningkatan integritas organisasi secara nyata, yang berdampak agar pemangku kepentingan memiliki keyakinan telah terjadi perbaikan di internal pemerintah. Selain itu, pengelolaan PBJ, anggaran, dan SDM, menjadi area yang memerlukan atensi lebih untuk perbaikan, yang dibandingkan tahun sebelumnya nilainya ada yang terkoreksi cukup dalam. (tb)

Share:

Berita Terbaru

Siap-siap Jakarta Gelap, Cek Waktu Pemadaman Lampu ?

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pemadaman lampu secara serentak. Kegiatan yang berlangsung pada pukul 20.30-21.30 WIB itu juga dilakukan dalam rangka aksi...

Dikepung 162 Bencana Selama Januari–April 2026, Ini Upaya Pempov Jateng

SEMARANG, NEWSREAL.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mencatat sebanyak 162 kejadian bencana alam terjadi sejak 1 Januari hingga 12 April 2026. Dari jumlah tersebut,...

Sepeda Motor Tertemper Kereta Api Bathara Kresna Di CFD Solo, Langsung Di Evakuasi Ke RS Kasih Ibu

SOLO,newsreal id – ​Kecelakaan kereta api Bathara Kresna kembali terjadi di Solo. Kejadian terjadi Minggu, (19/04/2026) pagi tadi saat Car Free Day masih berlangsung. Dari...

Solo Raya Hujan Deras, Sungai Meluap Genangi Rumah Warga

SOLO,newsreal.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Solo Roya sejak Selasa (14/4/2026) sore hingga malam hari dengan intensitas tinggi dan durasi yang cukup lama memicu...

Gunung Semeru “Batuk-batuk, Keluarkan Awan Panas dan Guguran Sejauh 3 km

LUMAJANG, newsreal.id – Salah satu gunung teraktif di Jawa Timur yakni Gunung Semeru erupsi dan mengeluarkan awan panas guguran sejauh tiga kilometer. Gunung yang terletak...

Mahasiswa Udinus Dilibatkan Tekan Sampah Pangan MBG

SEMARANG,newsreal.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Badan Gizi Nasional, menggandeng civitas akademika Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) untuk meminimalkan sampah pangan. Kerja sama itu diwujudkan...

Kemaru Panjang, Menteri PU Pastikan Kesiapan Pasokan Air Irigasi dari Waduk Gajah Mungkur

WONOGIRI,newsreal.id – Kemampuan Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Jawa Tengah dalam mengantisipasi musim kemarau 2026 sedang dipersiapkan. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim...

Pemkab Kendal Tinjau Lokasi dan Korban Kebakaran Bulak

KENDAL,newsreal.id – Pemerintah Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat memberikan penanganan dan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di Desa Bulak, Kecamatan Rowosari. Bupati Kendal,...

“War’ Ikan Sapu-sapu di Ibukota, Gubernur Pramono Minta Diperluas

JAKARTA,newsreal.id – Faktor kerusakan lingkungan dan ekosistem perairan lokal di sejumlah sungai di Jakarta menjadi masalah tersendiri yang dihadapi Pemprov DKI Jakarta. Selain itu populasi...

Acungkan Jempol untuk Bupati Kendal, Wakil Ketua KPK Sentil OPD dan Kasih Wejangan Jajaran

KENDAL,newsreal.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan apresiasi atas kesetiaan Bupati Kendal dan jajaran yang selalu melayani masyarakat dengan sepenuh hati. KPK yang diwakili KPK,...

Destinasi Wisata Jateng Siap Sambut Wisatawan

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemprov Jateng memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan selama libur Lebaran 2026 seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan pemudik di berbagai daerah. Gubernur Jateng, Ahmad...

Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering, BMKG Minta Daerah Rawan Kekeringan Siaga

NEWSREAL.ID, CILACAP– BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah rawan kekeringan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026. Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi...

Leave a comment