Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

Cuaca Buruk Hambat Identifikasi Bangkai KMP Tunu

Tim Redaksi, Newsreal.id
Senin, 7 Juli 2025 01:08 WIB
Cuaca Buruk Hambat Identifikasi Bangkai KMP Tunu
NEWSREAL.ID - TERKENDALA CUACA: Tim SAR gabungan terus berupaya melakukan evakuasi korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, Minggu (6/7). Cuaca buruk dan gelombang tinggi di perairan Selat Bali menjadi faktor yang menyulitkan. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, BANYUWANGI- Upaya identifikasi benda bawah laut yang diduga sebagai bangkai KMP Tunu Pratama Jaya kembali terganjal cuaca ekstrem di perairan Selat Bali.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari berbagai unsur, termasuk TNI AL, hingga Minggu (6/7), masih berjuang keras di tengah gelombang tinggi dan arus laut kuat untuk memastikan keberadaan kapal nahas tersebut.

Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada II, Laksamana Pertama TNI Endra Hartono, menjelaskan bahwa KRI Pulau Fanildo bersama tim survei dari Pushidrosal telah memperluas area pencarian ke arah timur dan selatan dari lokasi dugaan bangkai kapal.

Observasi visual bawah laut terus dilakukan untuk mendukung rencana penyelaman. “Namun kendala cuaca cukup menyulitkan. Arus dan gelombang tinggi membuat waktu observasi yang seharusnya hanya tiga jam membengkak menjadi enam jam atau lebih,” ujarnya.

Untuk memperkuat pencarian, TNI AL turut mengerahkan KRI Spica yang memiliki spesifikasi deteksi bawah laut serta KRI Marlin guna memperluas jangkauan permukaan.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Laksamana Muda TNI Ribut Eko Suyatno berharap penguatan armada pencarian ini bisa mempercepat proses evakuasi.

KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam pada Rabu malam (2/7), saat berlayar dari Pelabuhan Ketapang (Banyuwangi) menuju Pelabuhan Gilimanuk (Bali). Kapal tersebut dilaporkan tenggelam sekitar pukul 23.35 WIB, dengan posisi terakhir di koordinat 8°9’32.35″S 114°25’6.38″ di perairan Selat Bali.

Hingga hari keempat pencarian, tim SAR telah menemukan 38 dari 65 penumpang dan awak kapal. Delapan di antaranya ditemukan meninggal dunia, sedangkan 30 lainnya selamat. Sebanyak 27 orang lainnya masih dalam pencarian.

Data Manifes

Namun upaya evakuasi tak hanya dihadapkan pada tantangan alam. Dugaan adanya ketidaksesuaian data manifes turut memperumit proses identifikasi korban. Beberapa korban yang ditemukan ternyata tidak tercatat dalam manifes resmi kapal.

Seorang warga Banyuwangi bernama Erna mengaku anaknya, Daniar (21), ikut dalam kapal tersebut, namun tidak ada dalam manifes. Hal serupa juga dialami oleh Yatini, warga Malaysia yang mencari suaminya, Fauzi Bin Awam, yang disebut tidak terdaftar meski menaiki kapal dengan jasa travel dari Banyuwangi menuju Bandara Ngurah Rai, Bali.

Kasus lain juga ditemukan di posko evakuasi, seperti nama Abu Khoir yang masuk dalam daftar selamat, serta Fitri April yang masuk daftar korban meninggal, namun keduanya tak tercatat dalam manifes.

Menanggapi hal ini, Basarnas membuka pendataan masyarakat melalui posko terpadu. “Kami minta masyarakat yang kehilangan anggota keluarga dan menduga ikut dalam kapal untuk segera melapor. Data ini penting untuk kami sinkronkan dengan pihak pengelola kapal,” tegas Ribut.

Proses identifikasi korban kini juga melibatkan pencocokan data antemortem oleh kepolisian guna memastikan kecocokan antara identitas korban dengan daftar manifes kapal.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi turut menyoroti dugaan tidak validnya manifes. Ia menyatakan, pihaknya akan melakukan konfirmasi menyeluruh terhadap data penumpang, termasuk kemungkinan penumpang yang tidak tercatat atau selamat namun belum melapor.

Hingga saat ini, pencarian korban dan identifikasi bangkai kapal masih terus berlangsung di tengah berbagai tantangan yang dihadapi tim SAR gabungan. (tb)

Berita Terbaru

Menhub Pastikan Mudik-Balik Lancar

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan seluruh fasilitas transportasi selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan aman, lancar, dan optimal. Pernyataan itu disampaikan saat...

Usai Lebaran, ASN WFH 1 Hari per Pekan, Pemerintah Klaim Hemat BBM hingga 20 Persen

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah akan menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah Lebaran 2026. Skema ini dirancang sebagai langkah efisiensi energi...

Arus Balik Lebaran, KAI Siapkan 293 Ribu Kursi ke Jakarta

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan ketersediaan kursi kereta api untuk arus balik Lebaran 2026 masih aman. Tercatat, sebanyak 293.937 tempat duduk masih...

Arus Balik Lebaran, Polri Minta Pemudik Manfaatkan Diskon Tol 26-27 Maret

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat memanfaatkan diskon tarif tol saat arus balik Lebaran pada 26–27 Maret 2026 guna mengurai kepadatan kendaraan....

Ini Daftar Wilayah RI Berpotensi Paling Panas di Kemarau 2026 Versi BMKG

NEWSREAL.ID, JAKARTA– BMKG memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami suhu lebih panas selama musim kemarau 2026, meski tidak seekstrem tahun 2024. Dalam laporan Climate...

Prabowo Buka Alasan RI Gabung BoP

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan Indonesia bersama negara-negara mayoritas Muslim bergabung dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP). Keputusan itu disebut sebagai...

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Jejaknya dari Bisnis hingga Olahraga

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kabar duka datang dari dunia bisnis dan olahraga Indonesia. Pimpinan Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) pukul 13.15 waktu...

Resmi! Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diumumkan langsung...

Diskon 30 Persen Diserbu, 280 Ribu Penumpang KA Berangkat dari Jakarta

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program diskon tarif 30 persen kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026 mendapat respons tinggi. PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat sekitar 280...

Puncak Mudik Via Laut Tembus 28 Ribu Penumpang, Pelni Lampaui Target

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Lonjakan pemudik via jalur laut mencapai puncaknya pada Rabu (18/3), dengan jumlah penumpang kapal PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menembus lebih dari 28...

Diserbu Pemudik! 730 Ribu Tiket Kereta Lebaran 2026 Ludes Terjual

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Minat masyarakat untuk mudik naik kereta api melonjak tajam. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mencatat sebanyak 734.293 tiket KA jarak...

BGN Gandeng Kejagung Awasi Program MBG

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menggandeng Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk memperkuat pengawasan penggunaan anggaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kini tersebar di...

Leave a comment