
NEWSREAL.ID, BANYUWANGI- Upaya identifikasi benda bawah laut yang diduga sebagai bangkai KMP Tunu Pratama Jaya kembali terganjal cuaca ekstrem di perairan Selat Bali.
Tim SAR Gabungan yang terdiri dari berbagai unsur, termasuk TNI AL, hingga Minggu (6/7), masih berjuang keras di tengah gelombang tinggi dan arus laut kuat untuk memastikan keberadaan kapal nahas tersebut.
Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada II, Laksamana Pertama TNI Endra Hartono, menjelaskan bahwa KRI Pulau Fanildo bersama tim survei dari Pushidrosal telah memperluas area pencarian ke arah timur dan selatan dari lokasi dugaan bangkai kapal.
Observasi visual bawah laut terus dilakukan untuk mendukung rencana penyelaman. “Namun kendala cuaca cukup menyulitkan. Arus dan gelombang tinggi membuat waktu observasi yang seharusnya hanya tiga jam membengkak menjadi enam jam atau lebih,” ujarnya.
Untuk memperkuat pencarian, TNI AL turut mengerahkan KRI Spica yang memiliki spesifikasi deteksi bawah laut serta KRI Marlin guna memperluas jangkauan permukaan.
Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Laksamana Muda TNI Ribut Eko Suyatno berharap penguatan armada pencarian ini bisa mempercepat proses evakuasi.
KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam pada Rabu malam (2/7), saat berlayar dari Pelabuhan Ketapang (Banyuwangi) menuju Pelabuhan Gilimanuk (Bali). Kapal tersebut dilaporkan tenggelam sekitar pukul 23.35 WIB, dengan posisi terakhir di koordinat 8°9’32.35″S 114°25’6.38″ di perairan Selat Bali.
Hingga hari keempat pencarian, tim SAR telah menemukan 38 dari 65 penumpang dan awak kapal. Delapan di antaranya ditemukan meninggal dunia, sedangkan 30 lainnya selamat. Sebanyak 27 orang lainnya masih dalam pencarian.
Data Manifes
Namun upaya evakuasi tak hanya dihadapkan pada tantangan alam. Dugaan adanya ketidaksesuaian data manifes turut memperumit proses identifikasi korban. Beberapa korban yang ditemukan ternyata tidak tercatat dalam manifes resmi kapal.
Seorang warga Banyuwangi bernama Erna mengaku anaknya, Daniar (21), ikut dalam kapal tersebut, namun tidak ada dalam manifes. Hal serupa juga dialami oleh Yatini, warga Malaysia yang mencari suaminya, Fauzi Bin Awam, yang disebut tidak terdaftar meski menaiki kapal dengan jasa travel dari Banyuwangi menuju Bandara Ngurah Rai, Bali.
Kasus lain juga ditemukan di posko evakuasi, seperti nama Abu Khoir yang masuk dalam daftar selamat, serta Fitri April yang masuk daftar korban meninggal, namun keduanya tak tercatat dalam manifes.
Menanggapi hal ini, Basarnas membuka pendataan masyarakat melalui posko terpadu. “Kami minta masyarakat yang kehilangan anggota keluarga dan menduga ikut dalam kapal untuk segera melapor. Data ini penting untuk kami sinkronkan dengan pihak pengelola kapal,” tegas Ribut.
Proses identifikasi korban kini juga melibatkan pencocokan data antemortem oleh kepolisian guna memastikan kecocokan antara identitas korban dengan daftar manifes kapal.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi turut menyoroti dugaan tidak validnya manifes. Ia menyatakan, pihaknya akan melakukan konfirmasi menyeluruh terhadap data penumpang, termasuk kemungkinan penumpang yang tidak tercatat atau selamat namun belum melapor.
Hingga saat ini, pencarian korban dan identifikasi bangkai kapal masih terus berlangsung di tengah berbagai tantangan yang dihadapi tim SAR gabungan. (tb)
Kunjungi Indonesia, Presiden Jerman Dipameri Kerukunan Umat Beragama
JAKARTA,NEWSREAL.id — Indonesia menampilkan salah satu praktik baik kerukunan antar umat beragama kepada Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Ibu Negara Elke Büdenbender saat...
Modernisasi Stasiun Gambir dan Penanganan Perlintasan Sebidang Fokus PT KAI
JAKARTA, NEWSREAL.id – Pengembangan sektor perkeretaapian nasional, mulai dari modernisasi stasiun hingga peningkatan keselamatan perjalanan kereta api disorot. Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian itu saat...
Harga BBM Subsidi tidak Naik, Ini Penjelasan Pertamina
JAKARTA, NEWSREAL.id – Harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan. Baca Juga Bahlil: Evakuasi 2 Kapal Tanker Pertamina dari Selat Hormuz Masih...
Laporan DEN, Survei MBG Tunjukkan Dampak Positif bagi UMKM
JAKARTA,NEWSREAL.id – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melaporkan hasil survei independen terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan dampak positif tidak hanya terhadap pemenuhan...
Pembangunan Giant Sea Wall-Pelabuhan, Pemerintah RI Gaet Rusia
JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah RI mengkampanyekan pembangunan Giant Sea Wall yang menjadi salah satu agenda strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Indonesia juga...
Staf Khusus Menag RI di Vesak Festival 2026: Doakan Presiden Prabowo Jaga Perdamaian dan Kerukunan Bangsa
JAKARTA,NEWSREAL.id— Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar mengajak seluruh umat menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat kebangsaan. Dalam acara “Sanghadana Vesak Festival 2026” yang diselenggarakan Young...
Cetak Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan sebagai Kepala KUA
JAKARTA,NEWSREAL.id– Baru-baru ini sejarah dicatat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kementerian yang dipimpin Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA baru saja mengangkat belasan pejabatnya ke...
Pelaksanaan Program MBG, Presiden Prabowo : Tekankan Integritas dan Akuntabilitas
BOGOR, NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan tidak ada ruang bagi penyimpangan...
Pimpinan BGN Diganti, Ketum G-Nesia : Program MBG Butuh Sentuhan Pemimpin Perempuan
SOLO,NEWSREAL.id – Lonceng pertanda bersih-bersih di institusi Badan Gizi Nasional (BGN) sudah dibunyikan Presiden Prabowo Subianto melalui pengumuman yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi...
Presiden Prabowo Benahi BGN, Ketua dan Wakil Ketua Dicopot
JAKARTA,NEWSREAL.id- Presiden Prabowo Subianto membenahi Badan Gizi Nasional. Ketua dan Wakil Ketua BGN copot dan digantikan yang baru. “Bapak presiden mengambil keputusan untuk lakukan pergantian...
Kunjungan Presiden ke Luar Negeri Dikritik, Seskab Teddy : Terpenting Hasil Konkretnya
JAKARTA,NEWSREAL.id – Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya pasang badan guna menangkis serang dari berbagai pihak terkait kunjungan Kepala Negara Bersama rombongan ke luar negeri....
12 Kloter Diberangkatkan ke Tanah Air, Kemenhaj : Zamzam sudah Disiapkan”
JAKARTA,NEWSREAL.id — Awal Juni 2026 mulai memasuki fase kepulangan gelombang pertama jamaah haji ke Tanah Air. Pemulangan dilakukan secara berjenjang melalui Bandara Internasional King Abdul...