Internasional

PBB Resmi Umumkan Gaza Dilanda Kelaparan: Bantuan Terhambat Blokade Israel

Tim Redaksi, Admin
Sabtu, 23 Agustus 2025 14:56 WIB
PBB Resmi Umumkan Gaza Dilanda Kelaparan: Bantuan Terhambat Blokade Israel
NEWSREAL.ID - BEREBUT MAKANAN: Warga Palestina, kebanyakan wanita dan anak-anak berebut menunggu giliran untuk menerima makanan dari dapur amal di Khan Younis, Palestina. (Foto: Reuters)

NEWSREAL, NEW YORK- Krisis kemanusiaan di Gaza memasuki babak paling kelam. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) secara resmi menyatakan wilayah itu tengah dilanda bencana kelaparan, pada Jumat (22/8).

Pernyataan ini muncul usai laporan lembaga internasional Integrated Food Security Phase Classification Initiative (IPC) yang berbasis di Roma menunjukkan setidaknya 500 ribu warga Gaza kini terjebak dalam situasi rawan pangan paling parah.

Kepala bantuan PBB, Tom Fletcher menegaskan, kondisi ini seharusnya tidak pernah terjadi jika akses bantuan tidak dihalangi. “Makanan sebenarnya tersedia, tetapi tidak bisa masuk ke Gaza karena hambatan sistematis yang diberlakukan Israel,” ujarnya.

Selama berbulan-bulan, badan-badan PBB dan organisasi kemanusiaan dunia telah memperingatkan risiko kelaparan akibat blokade yang membatasi masuknya makanan, obat-obatan, air, hingga bahan bakar.

Gaza yang selama hampir dua tahun terakhir menghadapi pembatasan ketat, bahkan sempat benar-benar terputus dari aliran bantuan, kini akhirnya jatuh ke titik nadir.

Komisaris Tinggi HAM PBB, Volker Turk, menyebut penggunaan kelaparan sebagai metode perang tidak hanya tidak bermoral, tetapi juga tergolong kejahatan perang. “Ini bisa dikategorikan sebagai pembunuhan yang disengaja,” tegasnya.

Namun Israel menolak mentah-mentah laporan IPC yang didukung PBB. Kementerian pertahanan Israel melalui badan koordinasi COGAT menyebut temuan itu “tidak akurat” dan “berdasarkan propaganda Hamas”. Mereka menegaskan bahwa laporan IPC sebelumnya pun sudah terbukti keliru.

Di sisi lain, Hamas memanfaatkan momen ini untuk mendesak PBB dan Dewan Keamanan segera turun tangan. Mereka menyerukan agar perang dihentikan, blokade dicabut, dan akses tanpa batas terhadap kebutuhan dasar segera dibuka.

“Masyarakat Gaza berhak mendapatkan makanan, air bersih, obat-obatan, dan bahan bakar. Dunia tidak boleh diam,” bunyi pernyataan resmi Hamas.

Ancaman Penghancuran

Kondisi semakin panas setelah Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengancam akan menghancurkan Kota Gaza, kota terbesar dan simbol perlawanan di wilayah tersebut. Meski mendapat kecaman keras dari komunitas internasional, Israel tetap menyebut penguasaan Kota Gaza sebagai kunci untuk mengalahkan Hamas.

Langkah itu memperparah kekhawatiran akan bertambahnya korban sipil. Saat ini hampir satu juta penduduk Gaza hidup di pengungsian, terpaksa meninggalkan rumah yang hancur akibat serangan militer.

Laporan IPC memprediksi bencana kelaparan tidak akan berhenti di Kota Gaza saja. Pada akhir September, wilayah Deir el-Balah dan Khan Yunis diperkirakan juga akan masuk dalam kategori krisis kelaparan, sehingga mencakup sekitar dua pertiga wilayah Gaza. Jika proyeksi ini terjadi, jumlah warga yang terancam kelaparan bisa melonjak drastis.

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, kembali mengingatkan dunia bahwa situasi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Ia menegaskan diperlukan gencatan senjata segera untuk membuka jalur bantuan kemanusiaan. “Kita tidak bisa membiarkan situasi ini terus berlanjut tanpa adanya pertanggungjawaban,” ujarnya.

Bencana kelaparan di Gaza menjadi salah satu krisis kemanusiaan terbesar dalam beberapa dekade terakhir. Dunia internasional kini menghadapi dilema: bagaimana menyalurkan bantuan secara efektif di tengah blokade ketat dan pertempuran yang terus berlanjut.

Di balik angka-angka statistik yang mencekam, ada ratusan ribu keluarga Gaza yang kini berjuang hanya untuk mendapatkan sesuap makanan. Anak-anak menjadi kelompok paling rentan, dengan risiko tinggi menderita gizi buruk permanen jika kondisi ini berlanjut.

Pertanyaan besar pun muncul: apakah dunia akan membiarkan kelaparan digunakan sebagai senjata perang, atau bergerak cepat menghentikan tragedi kemanusiaan yang kini sedang berlangsung di Gaza? (tb)

Berita Terbaru

Senyum Protokoler dan Pengawal Prancis Saat Foto Bersama Presiden Prabowo

PRANCIS,NEWSREAL.id – Ada momen hangat yang mewarnai akhir kunjungan resmi kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Paris, Republik Prancis. Bukan di ruang pertemuan ataupun forum resmi,...

Israel-Rusia Dituding Negara Pelaku Kekerasan Seksual, Masuk Daftar Hitam

NEW YORK, NEWSREAL.id – Sebuah informasi mencengangkan dunia internasional ! Berikut ini adalah salah satu kengerian negeri yang saat ini menjadi perbincangan publik yakni, Israel...

Presiden Prabowo dan Presiden Macron Bahas Kerja Sama Pertahanan hingga IEU-CEPA

PARIS.NEWSREAL.id –Presiden Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada Kamis, 28 Mei 2026. Pertemuan berlangsung konstruktif...

Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Naik Lagi

JAKARTA,NEWSREAL.id– Amerika Serikat (AS) dan Iran tak juga akur. Di Selat Hormuz keduanya mengklaim saling serang. Hal ini tentu saja membaut perairan hangat kembali terjadi....

Diaspora Indonesia di Paris Rasakan Kehangatan Idul Adha Bersama Presiden Prabowo

PARIS,NEWSREAL.id – Suasana Iduladha 1447 Hijriah di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, pada Rabu, 27 Mei 2026, terasa berbeda bagi warga negara Indonesia dan diaspora yang...

Dipenuhi Perasaan Haru, Diaspora Sambut Kepala Negara di Paris

PARIS,NEWSREAL.id – Ratusan warga negara Indonesia (WNI) telah menanti kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Paris dengan penuh antusias. Mereka berkerumunan di hotel tempat Kepala Negara...

Israel Didesakan Bebaskan Reporter Indonesia, Ri Kecam Penyerbuan Global Sumud Flotilla

JAKARTA,NEWSREAL.id– Aksi milter yang dilakukan Israel dengan mencegat dan menangkap aktivis yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla menuai kecaman. Kementerian Luar Negeri...

Israel Tangkap 100 Wartawan, Satu Orang Jurnalis Indonesia

SIPRUS,NEWSREAL.id – Militer Israel melakukan tindakan represif menyatakan kapal-kapal Israel mulai melakukan intersepsi terhadap armada koalisi Global Sumud. Sebanyak 100 aktivis ditangkap, dan seorang di...

Khawatir Disadap, AS Buang Barang dari China Sebelum Naik Air Force One

JAKARTA,NEWSREAL.id – Khawatir sebagai alat mata-mata sejumlah barang dari China sengaja dibuang ke tong sampah sebelum menaiki Air Force One. Ulah ini dilakukan Presiden AS...

19 WNI Diamankan Otoritas Saudi Terkait Pelanggaran Hukum Haji

MAKKAH,NEWSREAL.id – Sebnayak 19 Warga Negara Indonesia (WNI) saat ini tengah diamankan oleh aparat keamanan Arab Saudi. Belasan WNI tersebut ditangkap atas dugaan berbagai pelanggaran...

Berbahasa Provokatif, Israel Kibarkan Bendera di Atas Rumah Sakit Indonesia di Gaza

GAZA, NEWSREAL.id – Perbuatan yang mendapatkan kecaman dilakukan oleh militer Israel baru-baru ini. Sejumlah tentara Israel mengibarkan spanduk di atas Rumah Sakit Indonesia dekat Jabalia...

Lancar, Tiga Kloter Perdana Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah

MADINAH, NEWSREAL.id — Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jamaah calon haji Indonesia tiba di Madinah pada Rabu, 22 April 2026 dengan tertib dan lancar. Mereka...

Leave a comment