
NEWSREAL, NEW YORK- Krisis kemanusiaan di Gaza memasuki babak paling kelam. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) secara resmi menyatakan wilayah itu tengah dilanda bencana kelaparan, pada Jumat (22/8).
Pernyataan ini muncul usai laporan lembaga internasional Integrated Food Security Phase Classification Initiative (IPC) yang berbasis di Roma menunjukkan setidaknya 500 ribu warga Gaza kini terjebak dalam situasi rawan pangan paling parah.
Kepala bantuan PBB, Tom Fletcher menegaskan, kondisi ini seharusnya tidak pernah terjadi jika akses bantuan tidak dihalangi. “Makanan sebenarnya tersedia, tetapi tidak bisa masuk ke Gaza karena hambatan sistematis yang diberlakukan Israel,” ujarnya.
Selama berbulan-bulan, badan-badan PBB dan organisasi kemanusiaan dunia telah memperingatkan risiko kelaparan akibat blokade yang membatasi masuknya makanan, obat-obatan, air, hingga bahan bakar.
Gaza yang selama hampir dua tahun terakhir menghadapi pembatasan ketat, bahkan sempat benar-benar terputus dari aliran bantuan, kini akhirnya jatuh ke titik nadir.
Komisaris Tinggi HAM PBB, Volker Turk, menyebut penggunaan kelaparan sebagai metode perang tidak hanya tidak bermoral, tetapi juga tergolong kejahatan perang. “Ini bisa dikategorikan sebagai pembunuhan yang disengaja,” tegasnya.
Namun Israel menolak mentah-mentah laporan IPC yang didukung PBB. Kementerian pertahanan Israel melalui badan koordinasi COGAT menyebut temuan itu “tidak akurat” dan “berdasarkan propaganda Hamas”. Mereka menegaskan bahwa laporan IPC sebelumnya pun sudah terbukti keliru.
Di sisi lain, Hamas memanfaatkan momen ini untuk mendesak PBB dan Dewan Keamanan segera turun tangan. Mereka menyerukan agar perang dihentikan, blokade dicabut, dan akses tanpa batas terhadap kebutuhan dasar segera dibuka.
“Masyarakat Gaza berhak mendapatkan makanan, air bersih, obat-obatan, dan bahan bakar. Dunia tidak boleh diam,” bunyi pernyataan resmi Hamas.
Ancaman Penghancuran
Kondisi semakin panas setelah Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengancam akan menghancurkan Kota Gaza, kota terbesar dan simbol perlawanan di wilayah tersebut. Meski mendapat kecaman keras dari komunitas internasional, Israel tetap menyebut penguasaan Kota Gaza sebagai kunci untuk mengalahkan Hamas.
Langkah itu memperparah kekhawatiran akan bertambahnya korban sipil. Saat ini hampir satu juta penduduk Gaza hidup di pengungsian, terpaksa meninggalkan rumah yang hancur akibat serangan militer.
Laporan IPC memprediksi bencana kelaparan tidak akan berhenti di Kota Gaza saja. Pada akhir September, wilayah Deir el-Balah dan Khan Yunis diperkirakan juga akan masuk dalam kategori krisis kelaparan, sehingga mencakup sekitar dua pertiga wilayah Gaza. Jika proyeksi ini terjadi, jumlah warga yang terancam kelaparan bisa melonjak drastis.
Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, kembali mengingatkan dunia bahwa situasi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Ia menegaskan diperlukan gencatan senjata segera untuk membuka jalur bantuan kemanusiaan. “Kita tidak bisa membiarkan situasi ini terus berlanjut tanpa adanya pertanggungjawaban,” ujarnya.
Bencana kelaparan di Gaza menjadi salah satu krisis kemanusiaan terbesar dalam beberapa dekade terakhir. Dunia internasional kini menghadapi dilema: bagaimana menyalurkan bantuan secara efektif di tengah blokade ketat dan pertempuran yang terus berlanjut.
Di balik angka-angka statistik yang mencekam, ada ratusan ribu keluarga Gaza yang kini berjuang hanya untuk mendapatkan sesuap makanan. Anak-anak menjadi kelompok paling rentan, dengan risiko tinggi menderita gizi buruk permanen jika kondisi ini berlanjut.
Pertanyaan besar pun muncul: apakah dunia akan membiarkan kelaparan digunakan sebagai senjata perang, atau bergerak cepat menghentikan tragedi kemanusiaan yang kini sedang berlangsung di Gaza? (tb)
Iran Balas Ancam AS: Infrastruktur Energi dan Air Negara Teluk Jadi Target
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran melontarkan ancaman serius terhadap negara-negara Teluk yang memiliki keterkaitan dengan Amerika Serikat dan Israel....
Menlu Iran Ucapkan Selamat Idulfitri, Apresiasi Solidaritas Indonesia untuk Iran
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada umat Muslim di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia....
IRCS Klaim 80 Ribu Lokasi Sipil Diserang AS-Israel, Korban Jiwa Terus Bertambah
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Presiden Iranian Red Crescent Society (IRCS), Pirhossein Kolivand, mengungkapkan bahwa lebih dari 80.000 lokasi sipil di Iran telah menjadi sasaran serangan sejak pecahnya...
Pesan Nowruz, Pemimpin Iran Klaim Musuh Mulai Dikalahkan
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyatakan pihak-pihak yang memusuhi negaranya mulai mengalami kekalahan di tengah konflik yang memanas di kawasan. Pernyataan itu disampaikan dalam...
Rusia Akui Beri Informasi Intelijen ke Iran
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Rusia mengakui telah memberikan informasi intelijen kepada Iran di tengah eskalasi konflik dengan Amerika Serikat. Pengakuan ini mencuat dalam pertemuan pejabat tinggi kedua...
Israel Tutup Al-Aqsa Saat Idulfitri, Umat Muslim Dilarang Shalat Ied
NEWSREAL.ID, YERUSALEM– Otoritas Israel dilaporkan melarang umat Islam menunaikan salat Id di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem Timur, dengan alasan keamanan di tengah konflik regional. Sejumlah sumber...
Iran Minta Negara Kawasan Tutup Akses untuk Serangan AS-Israel
NEWSREAL.ID, ISTANBUL– Iran mendesak negara-negara di kawasan untuk tidak memberikan akses wilayah maupun fasilitas militer bagi Amerika Serikat dan Israel dalam melancarkan serangan. Juru bicara...
Rudal Iran Hujani Israel, Kilang Minyak Haifa Terdampak
NEWSREAL.ID, HAIFA– Serangan rudal bertubi-tubi dari Iran ke Israel terus berlanjut. Salah satu dampaknya, kilang minyak Bazan di Haifa dilaporkan mengalami kerusakan akibat pecahan proyektil...
AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah, Iran Santai: “Belajar dari Kekalahan di Vietnam”
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan memanas setelah Amerika Serikat mengerahkan ribuan personel militernya ke kawasan Timur Tengah. Langkah ini memicu spekulasi soal potensi operasi lanjutan, termasuk upaya...
Bos Kontraterorisme AS Mundur, Sebut Serangan ke Iran Dipicu Informasi Menyesatkan
NEWSREAL.ID, WASHINGTON– Pejabat tinggi kontraterorisme Amerika Serikat, Joe Kent, resmi mengundurkan diri di tengah memanasnya konflik dengan Iran. Dalam surat pengunduran dirinya, ia mengklaim serangan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Timur Tengah, Rudal dan Drone Hantam Hanggar Pesawat
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Korps Garda Revolusi Islam Iran kembali melancarkan serangan besar dalam gelombang ke-57 Operasi “Janji Sejati 4” dengan menyasar target strategis milik Amerika Serikat...
Iran Ancam Serang Perusahaan AS di Timur Tengah, Konflik Makin Memanas
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Korps Garda Revolusi Islam Iran mengancam akan menyerang perusahaan-perusahaan asal Amerika Serikat yang beroperasi di wilayah Timur Tengah. Melalui pernyataan resmi di Sepah...

