
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan kesiapannya menindaklanjuti Instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan revitalisasi pabrik-pabrik pupuk milik negara. Langkah ini dinilai menjadi kunci dalam memperkuat kemandirian dan ketahanan pangan nasional.
“Kami siap menindaklanjuti Instruksi Presiden dengan langkah konkret di lapangan,” kata Amran dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (17/10).
Amran menjelaskan, revitalisasi pabrik pupuk merupakan upaya strategis agar produksi lebih efisien, pasokan tetap stabil, dan harga terjangkau bagi petani. Ia menilai kebijakan tersebut sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo dalam mewujudkan swasembada pangan dan kedaulatan petani.
“Revitalisasi pabrik pupuk akan kami dorong agar produksi lebih efisien, pasokan stabil, dan harga lebih terjangkau. Ini langkah penting menuju swasembada pangan,” ujarnya.
Sebagai tahap awal, PT Pupuk Indonesia (Persero) telah menyiapkan stok pupuk bersubsidi sebanyak 1,2 juta ton untuk menghadapi musim tanam Oktober–Maret 2025/2026. Jumlah tersebut mencapai 259 persen dari ketentuan minimum stok yang dipersyaratkan pemerintah.
Selain itu, tersedia 480 ribu ton pupuk non-subsidi guna memenuhi kebutuhan petani di luar alokasi subsidi.
Kementerian Pertanian optimistis, dengan sistem produksi pupuk yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan, biaya produksi pertanian bisa ditekan dan kesejahteraan petani meningkat.
“Dengan sistem produksi pupuk yang lebih efisien, biaya pertanian bisa turun dan kesejahteraan petani naik,” kata Amran menegaskan.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi langsung kepada Mentan untuk menghidupkan kembali pabrik-pabrik pupuk yang sudah tidak beroperasi optimal. Arahan tersebut disampaikan dalam rapat terbatas di kediaman Presiden di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.
Reformasi Ssitem
Dalam rapat itu, Presiden menekankan pentingnya reformasi sistem produksi dan distribusi pupuk nasional agar kebutuhan petani bisa terpenuhi dengan cepat dan tepat sasaran.
“Menteri Pertanian diminta mencari skema dan terobosan agar ketersediaan pupuk aman, dan apabila memungkinkan melakukan revitalisasi pabrik-pabrik pupuk yang kita miliki,” kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Ia menambahkan, tujuan utama dari langkah tersebut adalah meningkatkan efisiensi produksi, menekan biaya distribusi, dan menjamin ketersediaan pupuk dengan harga yang terjangkau bagi petani di seluruh Indonesia.
“Tujuannya agar jauh lebih efisien dan bisa menurunkan harga pupuk, sehingga meringankan beban petani,” ujar Prasetyo. (tb)
Kunjungi Indonesia, Presiden Jerman Dipameri Kerukunan Umat Beragama
JAKARTA,NEWSREAL.id — Indonesia menampilkan salah satu praktik baik kerukunan antar umat beragama kepada Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Ibu Negara Elke Büdenbender saat...
Modernisasi Stasiun Gambir dan Penanganan Perlintasan Sebidang Fokus PT KAI
JAKARTA, NEWSREAL.id – Pengembangan sektor perkeretaapian nasional, mulai dari modernisasi stasiun hingga peningkatan keselamatan perjalanan kereta api disorot. Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian itu saat...
Harga BBM Subsidi tidak Naik, Ini Penjelasan Pertamina
JAKARTA, NEWSREAL.id – Harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan. Baca Juga Antisipasi Dampak Perang AS-Iran, Airlangga: Pasokan Energi RI Sudah Diamankan...
Laporan DEN, Survei MBG Tunjukkan Dampak Positif bagi UMKM
JAKARTA,NEWSREAL.id – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melaporkan hasil survei independen terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan dampak positif tidak hanya terhadap pemenuhan...
Pembangunan Giant Sea Wall-Pelabuhan, Pemerintah RI Gaet Rusia
JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah RI mengkampanyekan pembangunan Giant Sea Wall yang menjadi salah satu agenda strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Indonesia juga...
Staf Khusus Menag RI di Vesak Festival 2026: Doakan Presiden Prabowo Jaga Perdamaian dan Kerukunan Bangsa
JAKARTA,NEWSREAL.id— Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar mengajak seluruh umat menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat kebangsaan. Dalam acara “Sanghadana Vesak Festival 2026” yang diselenggarakan Young...
Cetak Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan sebagai Kepala KUA
JAKARTA,NEWSREAL.id– Baru-baru ini sejarah dicatat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kementerian yang dipimpin Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA baru saja mengangkat belasan pejabatnya ke...
Pelaksanaan Program MBG, Presiden Prabowo : Tekankan Integritas dan Akuntabilitas
BOGOR, NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan tidak ada ruang bagi penyimpangan...
Pimpinan BGN Diganti, Ketum G-Nesia : Program MBG Butuh Sentuhan Pemimpin Perempuan
SOLO,NEWSREAL.id – Lonceng pertanda bersih-bersih di institusi Badan Gizi Nasional (BGN) sudah dibunyikan Presiden Prabowo Subianto melalui pengumuman yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi...
Presiden Prabowo Benahi BGN, Ketua dan Wakil Ketua Dicopot
JAKARTA,NEWSREAL.id- Presiden Prabowo Subianto membenahi Badan Gizi Nasional. Ketua dan Wakil Ketua BGN copot dan digantikan yang baru. “Bapak presiden mengambil keputusan untuk lakukan pergantian...
Kunjungan Presiden ke Luar Negeri Dikritik, Seskab Teddy : Terpenting Hasil Konkretnya
JAKARTA,NEWSREAL.id – Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya pasang badan guna menangkis serang dari berbagai pihak terkait kunjungan Kepala Negara Bersama rombongan ke luar negeri....
12 Kloter Diberangkatkan ke Tanah Air, Kemenhaj : Zamzam sudah Disiapkan”
JAKARTA,NEWSREAL.id — Awal Juni 2026 mulai memasuki fase kepulangan gelombang pertama jamaah haji ke Tanah Air. Pemulangan dilakukan secara berjenjang melalui Bandara Internasional King Abdul...