Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

Prabowo Instruksikan Revitalisasi Pabrik Pupuk

Tim Redaksi, Newsreal.id
Jumat, 17 Oktober 2025 19:53 WIB
Prabowo Instruksikan Revitalisasi Pabrik Pupuk
NEWSREAL.ID - DISTRIBUSI PUPUK: Pekerja sedang memasukkan pupuk subsidi ke gerbong kereta api. Saat ini, PT Pupuk Indonesia (PI) bekerjasama dengan PT KAI terkait pendistribusian pupuk bersubsidi. (Dok: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan kesiapannya menindaklanjuti Instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan revitalisasi pabrik-pabrik pupuk milik negara. Langkah ini dinilai menjadi kunci dalam memperkuat kemandirian dan ketahanan pangan nasional.

“Kami siap menindaklanjuti Instruksi Presiden dengan langkah konkret di lapangan,” kata Amran dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (17/10).

Amran menjelaskan, revitalisasi pabrik pupuk merupakan upaya strategis agar produksi lebih efisien, pasokan tetap stabil, dan harga terjangkau bagi petani. Ia menilai kebijakan tersebut sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo dalam mewujudkan swasembada pangan dan kedaulatan petani.

“Revitalisasi pabrik pupuk akan kami dorong agar produksi lebih efisien, pasokan stabil, dan harga lebih terjangkau. Ini langkah penting menuju swasembada pangan,” ujarnya.

Sebagai tahap awal, PT Pupuk Indonesia (Persero) telah menyiapkan stok pupuk bersubsidi sebanyak 1,2 juta ton untuk menghadapi musim tanam Oktober–Maret 2025/2026. Jumlah tersebut mencapai 259 persen dari ketentuan minimum stok yang dipersyaratkan pemerintah.
Selain itu, tersedia 480 ribu ton pupuk non-subsidi guna memenuhi kebutuhan petani di luar alokasi subsidi.

Kementerian Pertanian optimistis, dengan sistem produksi pupuk yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan, biaya produksi pertanian bisa ditekan dan kesejahteraan petani meningkat.

“Dengan sistem produksi pupuk yang lebih efisien, biaya pertanian bisa turun dan kesejahteraan petani naik,” kata Amran menegaskan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi langsung kepada Mentan untuk menghidupkan kembali pabrik-pabrik pupuk yang sudah tidak beroperasi optimal. Arahan tersebut disampaikan dalam rapat terbatas di kediaman Presiden di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.

Reformasi Ssitem

Dalam rapat itu, Presiden menekankan pentingnya reformasi sistem produksi dan distribusi pupuk nasional agar kebutuhan petani bisa terpenuhi dengan cepat dan tepat sasaran.

“Menteri Pertanian diminta mencari skema dan terobosan agar ketersediaan pupuk aman, dan apabila memungkinkan melakukan revitalisasi pabrik-pabrik pupuk yang kita miliki,” kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Ia menambahkan, tujuan utama dari langkah tersebut adalah meningkatkan efisiensi produksi, menekan biaya distribusi, dan menjamin ketersediaan pupuk dengan harga yang terjangkau bagi petani di seluruh Indonesia.

“Tujuannya agar jauh lebih efisien dan bisa menurunkan harga pupuk, sehingga meringankan beban petani,” ujar Prasetyo. (tb)

Berita Terbaru

Menteri PU Laporkan Serapan Anggaran 2025 Tembus 95 Persen

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan realisasi anggaran Kementerian PU sepanjang tahun 2025 mencapai 95,23 persen atau setara Rp106,78 triliun dari total...

Jelang Lebaran 2026, Mentan Jamin Stok Pangan Aman dan Harga Terkendali

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah memastikan masyarakat tidak perlu khawatir soal ketersediaan pangan saat Ramadhan hingga Idul Fitri 2026. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pasokan pangan...

Ramadan 2026, Baznas Gulirkan 29 Program dari Zakat hingga Layanan Mudik

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyiapkan puluhan program unggulan yang dirancang untuk memperluas manfaat zakat,...

Bahas Board of Peace Gaza, Prabowo Panggil Ormas Islam ke Istana

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Isu keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP) segera dibawa ke meja diskusi Istana. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu...

Prabowo Tantang Kritikus: Tak Suka? Bertemu di Pilpres 2029

NEWSREAL.ID, BOGOR- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa perbedaan sikap terhadap kepemimpinannya adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar ketidaksukaan itu tidak disalurkan...

Soal Dewan Perdamaian, MUI Tunggu Penjelasan Langsung Presiden

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Majelis Ulama Indonesia (MUI) belum buru-buru menyimpulkan sikap terkait keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP). Organisasi keagamaan ini...

Istana Luruskan Isu Pertemuan Prabowo: Bukan Oposisi Partai, Tapi Tokoh Masyarakat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan tokoh-tokoh yang bertemu Presiden Prabowo Subianto di kediaman Kartanegara, Jakarta, Jumat (30/1), bukan berasal dari partai...

Ini Isi Diskusi 5 Jam Prabowo dengan Tokoh Oposisi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh yang selama ini dikenal sebagai pengkritik atau oposisi pemerintah pada Jumat, (30/1/2026). Diskusi yang berlangsung...

Prabowo: Kader Gerindra Melanggar Hukum Tetap Ditindak

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak akan melindungi siapa pun yang melanggar hukum, termasuk kader Partai Gerindra. Menurutnya, penegakan hukum harus berlaku sama bagi...

Ditekan Mundur dari Board of Peace, Istana Ajak MUI Dialog

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memastikan akan berdialog dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait permintaan agar Indonesia mundur dari keanggotaan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP). Hal tersebut...

Sejumlah Jembatan Pascabanjir di Aceh Rampung Dibangun

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Mobilitas warga di sejumlah wilayah Aceh perlahan kembali normal. Jembatan-jembatan yang sebelumnya rusak dan terputus akibat banjir kini telah rampung dibangun dan mulai...

MK: UU Keselamatan Kerja Sudah Usang, DPR-Pemerintah Diminta Evaluasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Mahkamah Konstitusi (MK) menilai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja sudah saatnya dievaluasi menyeluruh karena dinilai berpotensi tidak lagi relevan dengan...

Leave a comment