Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Perguruan Tinggi

Siapkan Dukungan Dana, Mendiktisaintek Minta Kampus Serius Garap Riset Terapan

Tim Redaksi, Newsreal.id
Minggu, 5 Oktober 2025 14:58 WIB
Siapkan Dukungan Dana, Mendiktisaintek Minta Kampus Serius Garap Riset Terapan
NEWSREAL.ID - BERI KETERANGAN: Mendiktisaintek Brian Yuliarto dan Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan (Dirjen Risbang) Kemdiktisaintek, Fauzan Adziman (kanan) memberikan keterangan di sela Peluncuran Program Riset Strategis di Jakarta, Senin (29/9). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Perguruan tinggi di Indonesia diharapkan tidak hanya sibuk dengan riset yang bersifat akademis, tetapi juga aktif mengembangkan riset terapan yang bisa langsung dimanfaatkan masyarakat maupun industri.

Baca : DPR Ingatkan Kemendikdasmen: Anggaran Pendidikan 2026 Harus Tepat Sasaran

Harapan itu disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (5/10). Brian menegaskan, penguatan riset terapan akan berdampak pada meningkatnya inovasi nasional yang lebih terstruktur serta berdaya saing di pasar.

Menurutnya, riset yang terukur, dapat direproduksi, dan berorientasi pada skala ekonomi akan memperkuat kolaborasi nyata antara perguruan tinggi dan sektor industri.

“Setidaknya kita punya marketplace sendiri yang pro terhadap produk Indonesia,” ujar Brian.

Dukungan Dana

Ia menambahkan, pemerintah siap mendukung pendanaan riset di kampus, asalkan ada kepastian hasil penelitian itu benar-benar bisa dipakai di dunia industri.

“Kita perlu sama-sama riset. Dana riset bisa dari kementerian, tapi harus ada jaminan bahwa hasilnya terpakai,” katanya menegaskan.

Baca : Pengurus DPP dan Dewan Tinggi FABEM Dikukuhkan, FABEM Kawal Pesta Demokrasi 2024 Adem Ayem

Tak hanya soal pendanaan, Mendiktisaintek juga menyinggung perlunya pendekatan interdisipliner dalam pendidikan tinggi. Menurut dia, penguasaan dasar Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) harus diimbangi dengan pemahaman bisnis, kebijakan, hingga aspek sosial.

“Mahasiswa teknik perlu juga memahami ekosistem kebijakan dan pasar. Jadi tidak hanya membuat, tapi juga bisa memengaruhi dan mendorong pemanfaatannya,” jelasnya.

Brian optimistis, jika penguatan pendidikan STEM terus digalakkan dan dikawinkan dengan wawasan sosial humaniora, perguruan tinggi Indonesia mampu melahirkan gagasan-gagasan baru yang relevan dengan tantangan industrialisasi nasional.

Baca : Dilaporkan ke KPK, Segini Harta Kekayaan Jamal Wiwoho

Dengan begitu, kampus bukan hanya menjadi menara gading, tetapi juga rumah inovasi yang bisa melahirkan solusi nyata bagi pembangunan bangsa. (tb)

Berita Terbaru

Kemdiktisaintek Genjot Hilirisasi Sepanjang 2025

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah terus mendorong agar hasil riset tidak berhenti di laporan atau jurnal. Sepanjang tahun anggaran 2025, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek)...

Mutu Riset Jadi Kunci Kampus Indonesia Tembus Peringkat Dunia

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan bahwa kualitas serta dampak penelitian perguruan tinggi di Indonesia menjadi faktor kunci dalam...

Undip Gandeng King’s College London dan Puskesmas Rowosari Kuatkan Psikoedukasi Pasien Diabetes

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pendekatan pengelolaan diabetes kini tak lagi hanya berfokus pada aspek medis semata. Dukungan psikologis dan kemampuan merawat diri menjadi kunci penting dalam meningkatkan...

Kemenag Buka Beasiswa S2 Gelar Ganda Indonesia-Australia

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesempatan studi lanjut ke luar negeri kembali dibuka bagi insan pendidikan keagamaan. Kementerian Agama resmi meluncurkan pendaftaran Beasiswa S2 Double Degree yang menggabungkan...

Gandeng Kampus Top Inggris, RI Siap Bangun Universitas STEM dan Kedokteran

NEWSREAL.ID, LONDON- Presiden RI Prabowo Subianto menjajaki penguatan kerja sama pendidikan dengan universitas-universitas terkemuka di Inggris Raya. Salah satu rencana besarnya adalah pembangunan kampus kedokteran...

Istana Ungkap Isi Diskusi Prabowo dengan 1.200 Akademisi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Istana Kepresidenan mengungkap sejumlah topik strategis yang dibahas Presiden Prabowo Subianto bersama sekitar 1.200 akademisi dalam forum diskusi di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis...

Undip Lepas 2.102 Mahasiswa KKN

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Universitas Diponegoro (Undip)kembali mengirim ribuan mahasiswanya ke tengah masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Program pengabdian ini menjadi wadah aktualisasi ilmu sekaligus...

Ratusan Rektor Teken Kontrak Kinerja, Dorong Kampus Lebih Berdampak

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ratusan pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) menandatangani Kontrak Kinerja Perguruan Tinggi Berdampak 2026, sebagai upaya menyelaraskan pengelolaan kampus...

Kemendikti Terbitkan Permen Baru soal Dosen, Status Tetap dan Tidak Tetap Diperjelas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi menerbitkan Peraturan Menteri Nomor 52 Tahun 2025 yang mengatur ketentuan baru terkait dosen di perguruan...

FK Unnes Gelar Layanan Kesehatan Gratis Warga Bener Meriah

NEWSREAL.ID, BENER MERIAH– Tim medis Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (FK Unnes) bekerja sama dengan Puskesmas Lampahan, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, menggelar...

Riset Ekspedisi Patriot Jadi Rujukan Kebijakan Kementerian Transmigrasi

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA- Kementerian Transmigrasi menegaskan komitmennya menjadikan hasil riset Tim Ekspedisi Patriot (TEP) sebagai rekomendasi utama dalam penyusunan kebijakan dan program transmigrasi ke depan, khususnya...

FK Unnes Kirim Bantuan Logistik dan Tim Medis ke Lokasi Terparah Banjir Aceh

NEWSREAL.ID, BENER MERIAH- Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (FK Unnes) menurunkan tim medis dan menyalurkan bantuan logistik ke wilayah paling terdampak banjir dan longsor di...

Leave a comment