Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Iran Tutup Selat Hormuz dan Gelar Latihan Tempur di Tengah Tekanan AS

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 18 Februari 2026 16:54 WIB
Iran Tutup Selat Hormuz dan Gelar Latihan Tempur di Tengah Tekanan AS
NEWSREAL.ID - Selat Hormuz. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat. Pemerintah Iran dilaporkan sempat menutup Selat Hormuz selama beberapa jam pada Selasa (17/2/2026), disertai dengan pelaksanaan latihan militer berskala besar di kawasan perairan strategis tersebut.

Media pemerintah Iran menyebutkan penutupan dilakukan atas alasan keamanan. Dalam waktu yang bersamaan, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menggelar latihan militer bertajuk Smart Control of the Strait of Hormuz. Latihan ini melibatkan berbagai sistem persenjataan dan skenario pertahanan, dengan sejumlah target dinyatakan berhasil dihancurkan.

Sehari sebelumnya, Laksamana Muda IRGC Alireza Tangsiri menyampaikan bahwa Angkatan Laut IRGC telah melakukan pengawasan intelijen selama 24 jam penuh di Selat Hormuz. Langkah itu diklaim untuk memastikan kendali dan keamanan lalu lintas kapal di wilayah tersebut.

Menurut laporan Reuters, Selat Hormuz merupakan jalur laut yang sangat vital bagi perekonomian global. Lebih dari 20 persen perdagangan minyak dunia melewati perairan sempit ini, sehingga setiap gangguan berpotensi memicu gejolak pasar energi internasional.

Kesiapan Iran

IRGC juga menegaskan bahwa Selat Hormuz dapat ditutup kapan saja apabila ada perintah langsung dari pemerintah Iran. Pernyataan ini memperkuat sinyal kesiapsiagaan Teheran di tengah ancaman militer dari Washington.

Penutupan sementara Selat Hormuz terjadi bersamaan dengan berlangsungnya putaran kedua negosiasi nuklir antara Iran dan Amerika Serikat. Pembicaraan tersebut digelar di Jenewa dan dimediasi oleh Oman, yang sebelumnya menjadi tuan rumah putaran pertama perundingan.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump pada Jumat (13/2/2026) lalu mengumumkan pengerahan kapal induk kedua ke kawasan Timur Tengah. Langkah itu dimaksudkan untuk memperkuat keberadaan USS Abraham Lincoln yang telah lebih dulu ditempatkan sejak Januari, sekaligus meningkatkan tekanan terhadap Iran agar segera mencapai kesepakatan.

Situasi ini menandai babak baru ketegangan geopolitik di kawasan Teluk, dengan Selat Hormuz kembali menjadi titik krusial yang menyita perhatian dunia. (tb)

Berita Terbaru

Seskab: Presiden ke AS Bahas Kerja Sama Ekonomi Strategis

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Amerika Serikat difokuskan pada pembahasan kerja sama strategis di berbagai...

RI-Arab Saudi Sepakat Perkuat Integrasi Digital

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi sepakat memperkuat integrasi sistem digital pelayanan haji dan umrah guna meningkatkan kualitas layanan sekaligus perlindungan jamaah Indonesia yang...

Uni Eropa Tekan Israel: Batalkan Pendaftaran Tanah di Tepi Barat

NEWSREAL. ID, JAKARTA- Uni Eropa mendesak Israel untuk membatalkan keputusan terkait proses pendaftaran tanah di Tepi Barat. Desakan ini muncul setelah Israel menyetujui langkah yang...

Negera-Negara Arab Kecam Rencana Israel Miliki Tepi Barat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Rencana pemerintah Israel untuk menjadikan sebagian besar wilayah Tepi Barat sebagai tanah milik negara menuai kecaman keras dari sejumlah negara Arab. Langkah tersebut...

“Gaza Tak Butuh Pasukan Asing”, Hamas Respons Rencana RI Kirim 8.000 TNI

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Rencana Indonesia mengirim 8.000 tentara ke Gaza buat gabung Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) ternyata nggak disambut hangat semua pihak. Dari dalam Gaza, Hamas...

Putin Absen di Pertemuan Perdana “Board of Peace” Inisiatif Trump

NEWSREAL.ID, MOSKOW- Rusia memastikan Presiden Vladimir Putin tidak akan menghadiri pertemuan pertama Board of Peace atau Dewan Perdamaian yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump...

Palestina Desak Dunia Bertindak atas Rencana Israel Perluas Kendali di Tepi Barat

NEWSREAL.ID, ISTANBUL- Pemerintah Palestina menyerukan respons tegas dari komunitas internasional menyusul rencana Israel yang dinilai akan mengubah status hukum dan politik Tepi Barat yang diduduki,...

Indonesia Angkat Solusi Dua Negara di KTT D-8, Dorong Akhir Konflik Gaza

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Isu penyelesaian konflik Israel-Palestina bakal menjadi salah satu perhatian utama Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi Developing Eight (KTT D-8) tahun ini. Pemerintah memastikan...

Iran: AS Sentuh Teheran, Israel Jadi Sasaran Balasan

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah kembali naik level. Iran memberi peringatan keras bahwa setiap serangan Amerika Serikat ke wilayahnya akan langsung dibalas, bukan hanya...

New START Habis Masa Berlaku, Rusia Buka Opsi Langkah Nuklir Selanjutnya

NEWSREAL.ID, MOSKOW- Babak baru hubungan strategis Rusia dan Amerika Serikat resmi dimulai. Mulai 4 Februari 2026, Moskow menyatakan tak lagi terikat oleh kewajiban apa pun...

AS Matangkan Opsi Serangan ke Iran, Pentagon-Gedung Putih Susun “Rencana Besar”

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Pentagon bersama Gedung Putih dilaporkan telah menyiapkan sejumlah skenario, termasuk opsi serangan militer skala besar, jika...

Tiongkok Santai Tanggapi Trump soal Kedekatan Inggris-Beijing

NEWSREAL.ID, BEIJING– Pemerintah Tiongkok menanggapi dingin kritik Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap hubungan Beijing dan London. Alih-alih terpancing, Tiongkok menegaskan tetap membuka pintu kerja...