Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Pendidikan

Dua Jurus Pemerintah Majukan Pendidikan: Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Pembelajaran

Tim Redaksi, Newsreal.id
Kamis, 24 Juli 2025 15:34 WIB
Dua Jurus Pemerintah Majukan Pendidikan: Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Pembelajaran
NEWSREAL.ID - PERESMIAN BLUD: Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti meresmikan BLUD SMK di Jambi, Kamis (24/7). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAMBI- Pemerintah menyiapkan langkah konkret untuk membawa sistem pendidikan nasional ke arah yang lebih modern dan inklusif. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengungkapkan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini memprioritaskan dua program utama: revitalisasi sekolah dan percepatan digitalisasi pembelajaran.

“Program pertama adalah perbaikan satuan pendidikan, serta digitalisasi untuk memperkuat sistem pembelajaran,” ujar Abdul Mu’ti seusai meresmikan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) SMK Negeri Provinsi Jambi, Kamis (24/7).

Dikatakan Mu’ti, program revitalisasi difokuskan pada peningkatan kualitas fisik sekolah di seluruh Indonesia. Pemerintah saat ini telah menyiapkan anggaran sebesar Rp16,9 triliun dari APBN 2025 untuk memperbaiki sekitar 11 ribu satuan pendidikan.

Uniknya, dana tersebut akan langsung ditransfer ke pihak sekolah agar pelaksanaannya lebih efisien dan melibatkan pekerja lokal sehingga turut menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.

Program prioritas kedua adalah digitalisasi pendidikan. Tahun ini, digitalisasi akan menjangkau hingga 300 ribu sekolah melalui pembangunan ruang belajar cerdas berbasis teknologi. Transformasi ini akan didukung oleh pelatihan intensif bagi para guru agar mampu beradaptasi dengan metode baru dalam mengajar.

“Digitalisasi ini adalah langkah adaptif menghadapi era teknologi. Kami tidak mengubah kurikulum, tetapi memperbaiki metode pembelajaran,” jelas Mu’ti.

Langkah ini juga menjadi respons atas laporan Unesco yang menyebut mutu pendidikan di Indonesia, khususnya dalam aspek literasi, masih tertinggal. Untuk itu, pemerintah berencana menghadirkan mata pelajaran berbasis kecerdasan buatan (AI) sebagai pilihan di sekolah.

“Perkembangan teknologi sudah tidak bisa dihindari. Maka kita harus memanfaatkannya sebaik mungkin untuk kemajuan pendidikan dan masa depan bangsa,” tegasnya.

Upaya tersebut merupakan bagian dari reformasi pendidikan dari hulu, dengan fokus pada peningkatan kualitas pengajar, sistem evaluasi, dan pendekatan pembelajaran yang mendalam dan adaptif terhadap zaman. (tb)

Berita Terbaru

Mendikdasmen: 60 Ribu Sekolah Rusak Ditarget Direvitalisasi 2026

NEWSREAL.ID, JEMBER– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengajukan tambahan anggaran untuk merevitalisasi 60 ribu gedung sekolah yang mengalami kerusakan pada tahun 2026. Ia...

Datangi DPR, Guru Madrasah Bawa 5 Tuntutan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesabaran guru madrasah tampaknya sudah di ujung batas. Datang ke kompleks parlemen, Jakarta, Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia menyuarakan lima tuntutan langsung di...

Mendikdasmen: TKA Bukan Buat Rangking Sekolah, Tapi Bahan Evaluasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti akhirnya meluruskan polemik soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang belakangan ramai dikaitkan dengan klaim ranking...

Konsolnas 2026 Digelar, Kemendikdasmen Satukan Langkah Pusat-Daerah Bangun Pendidikan Berkualitas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan pendidikan kembali ditegaskan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui penyelenggaraan Konsolidasi Nasional...

Tak Ada Unsur Pidana, Kasus Siswa SD di Ngada Akhiri Hidup Dihentikan

NEWSREAL.ID, NGADA- Kepolisian Resor Ngada memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kasus kematian seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar di Desa Nenowea, Kecamatan Jerebuu,...

Wamendikdasmen Perkuat Peran Guru BK untuk Jaga Kesehatan Mental Siswa

NEWSREAL.ID, BANDUNG– Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menegaskan pentingnya penguatan peran guru bimbingan dan konseling (BK) di sekolah sebagai...

Gubernur NTT Akui Tragedi Bocah SD di Ngada Cerminkan Kegagalan Sistem Pemerintah

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena menyatakan duka mendalam atas meninggalnya seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada. Ia secara...

Mensos Prihatin Tragedi Murid SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi yang menimpa seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten...

DPR Ingatkan Perlindungan Anak Usai Tragedi Bocah SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira meminta agar peristiwa tragis yang menimpa seorang bocah sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa...

Tragedi Siswa SD di NTT, Diah Warih Anjari Soroti Peran Stakeholder Daerah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tragedi meninggalnya seorang siswa kelas IV sekolah dasar di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengundang keprihatinan luas dari berbagai kalangan....

Bukan Cuma Pintar AI, Wamendikdasmen Ingatkan Generasi Muda Soal Integritas

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Di tengah pesatnya penggunaan kecerdasan artifisial (KA) dalam dunia pendidikan, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengingatkan generasi...

Mendikdasmen Kucurkan Rp2,4 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah

BACAAJA, BANDA ACEH– Pemerintah pusat menyiapkan anggaran besar untuk memulihkan dunia pendidikan di wilayah terdampak bencana. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan dana sebesar...

Leave a comment