Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

RUU Penyesuaian Pidana Tinggal Tunggu Ketok Palu Paripurna

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 3 Desember 2025 16:38 WIB
RUU Penyesuaian Pidana Tinggal Tunggu Ketok Palu Paripurna
NEWSREAL.ID - RAPAT DENGAR PENDAPAT: misi III DPR RI menggelar rapat dengar pendapat dengan Badan Keahlian DPR membahas soal pembentukan RUU tentang Perampasan Aset. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Setelah KUHAP baru resmi disahkan bulan lalu, satu regulasi pendampingnya kini menyusul di ambang finalisasi. Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyesuaian Pidana resmi disepakati Komisi III DPR dan pemerintah untuk dibawa ke rapat paripurna, tahap terakhir menuju pengesahan menjadi undang-undang.

Keputusan itu diambil dalam rapat pleno Komisi III DPR, Selasa (2/12), di mana seluruh delapan fraksi kompak menyatakan persetujuan. Pemerintah, yang diwakili Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej, turut menyatakan dukungan penuh.

Baca juga: Ahli: KUHAP Baru Bikin Dasar Penahanan Lebih Objektif dan Mudah Diuji

“Kita minta persetujuan… bahwa pembicaraan tingkat dua dalam rapat paripurna disetujui menjadi undang-undang?” tanya Wakil Ketua Komisi III, Dede Indra Permana. Seluruh peserta rapat serempak menjawab, “Setuju.”

Tiga Substansi

Dalam paparannya, Eddy menjelaskan bahwa RUU Penyesuaian Pidana memuat tiga substansi utama. Pertama, RUU ini menata ulang berbagai jenis pidana yang belum diatur dalam KUHP, termasuk penghapusan pidana kurungan, penyesuaian kategori denda, hingga penataan ulang ancaman pidana agar sejalan dengan ketentuan KUHP yang baru.

Kedua, RUU mengatur penyesuaian pemidanaan dalam peraturan daerah, dengan membatasi sanksi hanya berupa denda dan menghapus pidana kurungan dalam produk hukum daerah.

Baca juga: DPR Ketok Palu! RKUHAP Akhirnya Disahkan Jadi Undang-Undang Setelah 44 Tahun

Ketiga, RUU tersebut menyempurnakan sejumlah ketentuan yang sebelumnya telah termuat dalam KUHP. “Atas nama Presiden, kami menyetujui, menyambut baik, dan menghargai setinggi-tingginya penyusunan RUU Penyesuaian Pidana ini,” ujar Eddy.

Dengan diserahkannya hasil pembahasan ke rapat paripurna, RUU Penyesuaian Pidana tinggal selangkah lagi untuk disahkan dan resmi berlaku sebagai bagian dari reformasi hukum pidana nasional. (tb)

Berita Terbaru

Pakar Ingatkan RI Hati-hati di BoP, Jangan Terjebak Benturan Kepentingan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) kembali jadi sorotan. Pakar Hubungan Internasional Universitas Nasional, Hendra Maulana Saragih mengingatkan pemerintah...

Iran Buka Suara soal Desakan RI Keluar dari Board of Peace Bentukan Trump

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Iran akhirnya angkat bicara soal desakan agar Indonesia keluar dari Board of Peace (BoP), badan bentukan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang...

Prabowo Minta Harga Sembako “Jangan Ngegas” Jelang Lebaran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memastikan harga sembilan bahan pokok tetap stabil selama bulan Ramadhan hingga Lebaran. Instruksi...

Tiga Hari Merah Putih Setengah Tiang, Negara Berduka untuk Try Sutrisno

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Sekretariat Negara mengimbau masyarakat di seluruh Indonesia mengibarkan bendera negara setengah tiang selama tiga hari berturut-turut, mulai 2 hingga 4 Maret 2026....

Komisi VII DPR Soroti Perjanjian Dagang RI-AS, Minta Ditinjau Ulang

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesepakatan dagang Indonesia-Amerika Serikat atau Agreement on Reciprocal Trade (ART) menuai sorotan. Komisi VII DPR RI meminta pemerintah meninjau ulang perjanjian yang diteken...

Golkar Desak RI Galang Kekuatan Dunia Hentikan Perang AS-Israel vs Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji meminta Indonesia menggalang kekuatan internasional guna mendorong penghentian perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. “Indonesia harus...

Lebaran 2026 Diprediksi Ada 143,9 Juta Pergerakan, Pemerintah Antisipasi Lonjakan Mudik

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memproyeksikan sebanyak 143,9 juta pergerakan orang akan terjadi selama periode libur Idulfitri 1447 H/2026 M. Angka ini menjadi perhatian serius karena berpotensi...

Prabowo Pimpin Langsung Pemakaman Militer Try Sutrisno di TMP Kalibata

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung upacara militer pemakaman Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno, di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMP) Kalibata, Jakarta,...

869 Ribu Peserta PBI JKN Aktif Lagi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul membeberkan perkembangan terbaru soal pengaktifan kembali peserta Program Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JKN) yang sebelumnya...

JK Soal Niat Prabowo Jadi Mediator AS-Israel vs Iran: “Niatnya Baik, Tapi Realitanya Berat”

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wacana Presiden Prabowo Subianto yang siap jadi mediator konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran menuai respons dari mantan Wakil Presiden RI ke-10 dan 12,...

MUI Kutuk Serangan Israel-AS ke Iran, Desak Indonesia Keluar dari BoP

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang gugur dalam serangan Israel dan Amerika Serikat....

PKB Kutuk Serangan ke Khamenei: Dunia Jangan Diam Saat Hukum Dikesampingkan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengecam keras tindakan Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Ketua DPP...

Leave a comment