
- Penyakit Mulut dan Kuku Kembali Merebak
SEMARANG– Pemprov Jateng meminta peternak tidak panik terkait merebaknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Sebab, penyakit yang diakibatkan oleh apthovirus itu bisa disembuhkan. Kuncinya, dengan segera melapor ke dinas pertanian/ kesehatan hewan atau dokter hewan, agar segera dilakukan penanganan.
Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Jateng, Hariyanta Nugraha, Kamis (9/1). Menurutnya, kepanikan peternak rentan dimanfaatkan oleh pihak yang ingin mengambil untung, dengan membeli ternak khususnya sapi, di bawah harga pasaran.
“PMK bisa disembuhkan. Semakin cepat diketahui, direspon dan dilaporkan ke kami, peluang untuk sembuh semakin cepat,” ujar Hariyanta, seusai Rapat Koordinasi Pengendalian PMK, di Aula Disnakkeswan Jateng, kemarin.
Dikatakan, jumlah PMK yang dilaporkan saat ini mencapai sekitar 2.300 kasus dengan angka kematian hanya sekitar 0,18 persen, dari jumlah ternak sapi sekitar 1,3 juta. Meskipun kecil, ia menyebut hal itu perlu segera diatasi untuk mengurangi kepanikan peternak.
Oleh karenanya, jika ada ternak terutama sapi yang menunjukkan gejala sakit, segera hubungi petugas kesehatan hewan. Selain itu, pisahkan hewan yang sakit dan tidak, supaya meminimalkan penularan, dan segera lakukan desinfeksi kandang.
Bila perlu, bisa mengakses nomor Pusat Krisis Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, melalui Whatsapp 0811 1182 7889. Hariyanta juga mengimbau agar, peternak tidak segan memberi vaksin PMK pada hewan ternaknya. Ia menyebut vaksin penyakit tersebut tersedia, dengan harga relatif terjangkau. Saat ini Pemprov Jateng bekerja sama dengan kepolisian akan mengawasi lalu lintas ternak dari Jawa Timur. Hal itu dilakukan untuk menekan lalu lintas hewan yang diduga terinfeksi PMK.
“Vaksin mandiri harganya sekitar Rp 50 ribu. Untuk menjaga aset yang harganya Rp15 juta sampai ratusan juta rupiah, harusnya sesuatu yang bisa diusahakan. Kalau untuk vaksin dari pemerintah, akan turun akhir Januari, kemudian Februari akan ada bulan bakti vaksinasi,” pungkas Hariyanta.
Lebih Peduli
Senada, Direktur Pembibitan dan Produksi Ternak, Kementerian Pertanian RI, Drh Sintong HMT Hutasoit mendorong pelaku usaha ternak agar lebih peduli terhadap hewan ternaknya. Mereka didorong menyisihkan dana untuk vaksinasi mandiri, sehingga hewan ternak terhindar dari PMK, yang biasanya merebak saat peralihan musim hujan.
Menurutnya, PMK sering terjadi pada masa pancaroba. Namun, hal tersebut dapat dicegah jika pemilik ternak lebih peduli dengan memberikan vaksin pada ternaknya.
Dicontohkan, meski ada lonjakan kasus pada Januari-Maret 2024 lalu, tapi dibandingkan periode yang sama 2023, kasus tersebut turun tajam. Hal itu karena keberhasilan vaksinasi yang dilakukan enam bulan sebelumnya.
“Pelaku usaha ternak mesti aware, sisihkan dana untuk vaksinasi mandiri, karena ini penyakit endemis, yang bisa dicegah dengan vaksinasi. Jangan sampai pelaku usaha ternak panik, dan dimanfaatkan pihak terkait, seolah bakan terulang kasus 2022 lalu, sehingga harga ternak jatuh, seolah tidak bisa disembuhkan, padahal bisa dikendalikan,” sorot Sintong.
Ditambahkan, yang dilarang dilalulintaskan adalah ternak yang tidak sehat. Sementara yang sehat, dibolehkan dimobilisasi, apalagi ada bukti vaksinasi dan surat keterangan sehat. “Selama ini, kalau ada ternak sakit mereka takut melaporkan karena takut di-bully, dianggap biang kerok. Akibatnya kalau tidak dilaporkan, kondisi ternak akan aemakin parah, dan bersumber pada penularan. Jadi, sebaiknya segera melapor jika ada ternak yang sakit, agar tertangani,” tandasnya. (tb)
Demo 26-27 Agustus, Gubernur DKI : Silahkan Demo, tetapi tidak Boleh Anarkis
JAKARTA,NEWSREAL.ID– Aksi unjuk rasa yang akan dilakukan sekelompok orang di Jakarta, 26–27 Agustus 2026 mendatang mendapat tanggapan dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Orang nomor...
Pengungsi Bencana di NTT Dapat 954 Ton Bantuan Logistik, Disalurkan BNPB
JAKARTA,NEWSREAL.ID— Sejak 15 hingga 22 Agustus 2026, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah mendistribusikan 954 ton bantuan logistik kepada masyarakat terdampak bencana gempa bumi di...
Mengejutkan ! Data Pemkab Bandung 1.066 ASN Terindikasi Judi Daring
BANDUNG,NEWSREAL.ID – Ancaman perjudian kian hari kian memprihatinkan. Dikutip dari Antara, sebanyak 1.066 aparatur sipil negara (ASN) terverifikasi data bermain judi daring. Kendati data tersebut...
GKR Hemas Terkesan Kegiatan Diwa Foundation di Yogyakarta, Angkat Inklusivitas dan Kesetaraan
YOGYAKARTA, NEWSREAL.ID— Ketua Pelaksana Suara Inklusi untuk Semua 2026, Diah Warih Anjari bertemu dengan GKR Hemas di Gedung DPD RI, Kamis (20/8/2026) untuk menyampaikan laporan...
Warga Bibis Baru Solo Desak STOP Operasional Tower BTS, Diwa : Nyawa dan Keselamatan Warga Lebih Berharga
SOLO,NEWSREAL.id — Kantor Satpol Kota Solo, Jawa Tengah di geruduk belasan warga dari Kampung Bibis Baru, Nusukan RT 01 dan RT 02, RW 24, Banjarsari,...
Soroti Kasus Pencuri Tewas Dikeroyok Massa, Diwa Foundation: Tegakkan Hukum dan Keadilan
DiwaJAKARTA, NEWSREAL.com– Di balik peristiwa yang kini menjadi perhatian publik, tangis seorang anak menjadi pengingat bahwa setiap tindak kekerasan meninggalkan dampak panjang bagi keluarga yang...
Tangis Pilu Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Tabanan
TABANAN, NEWSREAL.com-Suara tangis seorang bocah perempuan yang terus memanggil ayahnya menjadi potret paling memilukan dari peristiwa pengeroyokan yang menewaskan pria berinisial KD di Banjar Dinas...
Gubernur Jateng Tunjuk Eko Sapto Purnomo Jadi Plt Bupati Sukoharjo
SEMARANG, NEWSREAL.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal setelah Bupati Sukoharjo Etik Suryani ditetapkan sebagai...
Cegah “Bullying”, Mendikdasmen Imbau Identitas Terduga Pelaku Teror Bom SDN Jaksel Tak Diumbar
JAKARTA,NEWSREAL.id-Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meminta seluruh pihak menjaga kerahasiaan identitas terduga pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta...
Dorong Keadilan Korektif, LOGIS 08 Minta Penanganan Dugaan Korupsi Utamakan Pemulihan Kerugian Negara
JAKARTA,NEWSREAL.id – Organisasi LOGIS 08 mendorong aparat penegak hukum mengedepankan pendekatan keadilan korektif (corrective justice) dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi. Pendekatan tersebut dinilai tidak...
Soal Perlindungan Lahan Pertanian dan Penanganan Sampah, Pemprov Jateng Targetkan 26 Daerah Ini
SEMARANG,NEWSREAL.id-Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat upaya penyelesaian dua persoalan lingkungan yang dinilai semakin mendesak, yakni alih fungsi lahan pertanian dan pengelolaan sampah, terutama di kawasan...
Kronologi dan Fakta Lengkap Kecelakaan Maut di Indramayu, 13 Tewas
INDRAMAYU, NEWSREAL.id – Duka mendalam menyelimuti Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, setelah kecelakaan maut yang melibatkan sebuah mobil pikap pengangkut rombongan pengantar pengantin dan truk tronton...