JAKARTA- Ombudsman RI berhasil menyelamatkan nilai kerugian ekonomi sebesar Rp166,49 miliar pada 2024 sebagai hasil pencegahan malaadministrasi demi melindungi hak-hak masyarakat dan menjaga efisiensi penyelenggaraan negara.
“Pada 2024, nilai kerugian ekonomi yang berhasil diselamatkan oleh Ombudsman RI mencapai Rp 166,49 miliar dan jika dijumlahkan selama periode 2021-2024, totalnya mencapai hampir Rp 497 miliar,” kata Ketua Ombudsman RI Mokhammad Najih di Jakarta, Kamis (22/5).
Menurut Najih, 2024 menjadi tonggak capaian penting bagi Ombudsman RI. Pasalnya, sepanjang tahun lalu, pihaknya berhasil menangani 10.837 laporan masyarakat yang mencakup sektor agraria, pendidikan, kepegawaian, hingga layanan kesehatan dan kependudukan. “Dari jumlah tersebut, 10.303 laporan berhasil diselesaikan,” katanya.
Dari seluruh laporan yang diterima, tiga substansi yang paling banyak diadukan ialah sektor agraria (1.861 laporan), kepegawaian (1.354 laporan), dan pendidikan (1.041 laporan).
Pola tersebut, imbuh Najih, menunjukkan bahwa isu-isu mendasar terkait akses terhadap tanah, ketenagakerjaan, dan layanan pendidikan masih menjadi perhatian utama masyarakat dalam konteks pelayanan publik.
Sementara itu, pelapor paling banyak berasal dari kalangan perorangan, yakni mencapai 8.380 orang. Ia menyebut angka ini mencerminkan kesadaran individu yang semakin tinggi terhadap hak-haknya sebagai pengguna layanan publik.
Di sisi lain, terlapor paling banyak ialah pemerintah daerah (5.146 laporan), disusul Badan Pertanahan Nasional (1.338 laporan), dan BUMN/BUMD (724 laporan). “Ini menandakan bahwa masih banyak pekerjaan rumah dalam konsistensi implementasi standar layanan publik di tingkat daerah dan lembaga strategis nasional,” tutur ucapnya.
Sebagai respons terhadap berbagai aduan tersebut, Ombudsman RI telah menerbitkan lima rekomendasi yang bersifat korektif sekaligus juga ditujukan untuk mencegah terulangnya malaadministrasi.
Kepercayaan Tinggi
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra yang turut hadir pada acara itu mengapresiasi keberhasilan Ombudsman RI dalam menyelesaikan sebagian besar laporan masyarakat.
Menurut dia, angka-angka yang dilaporkan setidaknya menunjukkan dua hal, yakni kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap Ombudsman dan masih besarnya tantangan yang dihadapi dalam hal pelayanan publik agar tidak terjadi malaadministrasi.
Bagi Menko Yusril, laporan tahunan Ombudsman RI bukan sekadar laporan administratif belaka, melainkan berfungsi sebagai potret cermin kejujuran bangsa. Oleh karenanya, laporan itu dapat dijadikan refleksi untuk berbenah.
“Apa yang tercatat di dalamnya menunjukkan di mana kita gagal melayani, di mana kita perlu membenahi sistem, dan di mana negara perlu lebih hadir untuk melayani kepentingan rakyatnya,” kata Yusril.
Lebih lanjut ia menyebut pencegahan malaadministrasi merupakan bagian dari ikhtiar membangun birokrasi yang manusiawi dan berorientasi pada pelayanan umum. Untuk itu, sinergi antara Ombudsman dan kementerian/lembaga harus diperkuat.
“Kita tidak bisa mencegah tanpa memahami akar persoalan yang kita hadapi bersama. Kita juga tidak bisa mengawasi tanpa membangun sistem yang transparan dan partisipatif,” ujar Yusril. (Ant,tb)
BMKG: Musim Kemarau Diprediksi Mulai April 2026
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, akan berakhir pada Februari...
Menteri PU Laporkan Serapan Anggaran 2025 Tembus 95 Persen
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan realisasi anggaran Kementerian PU sepanjang tahun 2025 mencapai 95,23 persen atau setara Rp106,78 triliun dari total...
Jelang Lebaran 2026, Mentan Jamin Stok Pangan Aman dan Harga Terkendali
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah memastikan masyarakat tidak perlu khawatir soal ketersediaan pangan saat Ramadhan hingga Idul Fitri 2026. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pasokan pangan...
Ramadan 2026, Baznas Gulirkan 29 Program dari Zakat hingga Layanan Mudik
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyiapkan puluhan program unggulan yang dirancang untuk memperluas manfaat zakat,...
Bahas Board of Peace Gaza, Prabowo Panggil Ormas Islam ke Istana
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Isu keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP) segera dibawa ke meja diskusi Istana. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu...
Prabowo Tantang Kritikus: Tak Suka? Bertemu di Pilpres 2029
NEWSREAL.ID, BOGOR- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa perbedaan sikap terhadap kepemimpinannya adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar ketidaksukaan itu tidak disalurkan...
Soal Dewan Perdamaian, MUI Tunggu Penjelasan Langsung Presiden
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Majelis Ulama Indonesia (MUI) belum buru-buru menyimpulkan sikap terkait keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP). Organisasi keagamaan ini...
Istana Luruskan Isu Pertemuan Prabowo: Bukan Oposisi Partai, Tapi Tokoh Masyarakat
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan tokoh-tokoh yang bertemu Presiden Prabowo Subianto di kediaman Kartanegara, Jakarta, Jumat (30/1), bukan berasal dari partai...
Ini Isi Diskusi 5 Jam Prabowo dengan Tokoh Oposisi
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh yang selama ini dikenal sebagai pengkritik atau oposisi pemerintah pada Jumat, (30/1/2026). Diskusi yang berlangsung...
Prabowo: Kader Gerindra Melanggar Hukum Tetap Ditindak
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak akan melindungi siapa pun yang melanggar hukum, termasuk kader Partai Gerindra. Menurutnya, penegakan hukum harus berlaku sama bagi...
Ditekan Mundur dari Board of Peace, Istana Ajak MUI Dialog
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memastikan akan berdialog dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait permintaan agar Indonesia mundur dari keanggotaan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP). Hal tersebut...
Sejumlah Jembatan Pascabanjir di Aceh Rampung Dibangun
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Mobilitas warga di sejumlah wilayah Aceh perlahan kembali normal. Jembatan-jembatan yang sebelumnya rusak dan terputus akibat banjir kini telah rampung dibangun dan mulai...


