Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

Sri Mulyani Ungkap Alasan Dana Pendidikan Tak Pernah Sentuh 20 Persen APBN

Tim Redaksi, Newsreal.id
Selasa, 22 Juli 2025 14:48 WIB
Sri Mulyani Ungkap Alasan Dana Pendidikan Tak Pernah Sentuh 20 Persen APBN
NEWSREAL.ID - RAPAT KERJA: Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati saat rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Polemik realisasi anggaran pendidikan kembali mencuat. Meski konstitusi mengamanatkan alokasi minimal 20 persen dari APBN untuk sektor pendidikan, angka tersebut tak pernah benar-benar tercapai.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pun buka suara, menjelaskan sejumlah faktor yang memengaruhi kondisi ini. Hal tersebut sekaligus menjawab kritik anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDIP, Dolfie OFP.

Menkeu Sri Mulyani menegaskan, persentase anggaran pendidikan sangat bergantung pada dinamika belanja negara secara keseluruhan. Ia menyebut, ketika subsidi energi atau bansos meningkat, persentase untuk pendidikan bisa tampak lebih rendah meskipun nilai nominalnya bertambah.

“Belanja negara terdiri dari belanja K/L, belanja Bendahara Umum Negara (BUN), dan Transfer ke Daerah (TKDD). Saat belanja subsidi naik signifikan, secara persentase alokasi pendidikan bisa terlihat turun,” ujar Sri Mulyani dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Selasa (22/7).

Menurutnya, penempatan sebagian anggaran pendidikan ke dalam skema pembiayaan, bukan belanja langsung, adalah strategi untuk menghindari penggunaan dana secara tergesa-gesa menjelang akhir tahun anggaran.

Bahkan, pernah terjadi pada Oktober pemerintah harus membelanjakan Rp80 triliun dalam waktu tiga bulan hanya untuk memenuhi angka 20 persen. “Kalau mendekati akhir tahun dan belum 20 persen, Kementerian/Lembaga langsung diberi tambahan belanja. Dalam waktu sempit, dana besar bisa tidak efektif penggunaannya,” tambahnya.

Dana Abadi Pendidikan

Sri Mulyani juga menyoroti pentingnya pengelolaan fiskal yang disiplin dan berorientasi jangka panjang, salah satunya melalui Dana Abadi Pendidikan. Ia menyatakan, prinsip kehati-hatian harus sejalan dengan amanat konstitusi dan efisiensi anggaran.

Di sisi lain, Dolfie menilai selama ini pemerintah tidak sungguh-sungguh merancang anggaran pendidikan untuk memenuhi amanat konstitusi. Ia menunjukkan tren realisasi yang stagnan sejak 2007, bahkan pada 2022 hanya mencapai 15,46 persen, dan 17 persen pada 2024.

Ia juga mengkritik pemindahan sebagian alokasi pendidikan ke pos pembiayaan, karena membuat dana tak digunakan optimal dan justru berdampak pada defisit anggaran. “Selisih 3 persen itu bisa setara Rp80 triliun. Uang sebanyak itu bisa untuk program-program penting seperti Makan Bergizi Gratis,” tegas Dolfie.

Ia berharap, ke depan, pemerintah benar-benar menyusun postur anggaran yang memenuhi amanat 20 persen dan memastikan seluruh anggaran pendidikan tercantum sebagai belanja aktif, bukan cadangan. “Kalau ada kemauan politik, sebenarnya bisa saja. Tapi sejak awal memang tidak dirancang untuk direalisasikan penuh,” tutup Dolfie. (tb)

Berita Terbaru

BMKG: Musim Kemarau Diprediksi Mulai April 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, akan berakhir pada Februari...

Menteri PU Laporkan Serapan Anggaran 2025 Tembus 95 Persen

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan realisasi anggaran Kementerian PU sepanjang tahun 2025 mencapai 95,23 persen atau setara Rp106,78 triliun dari total...

Jelang Lebaran 2026, Mentan Jamin Stok Pangan Aman dan Harga Terkendali

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah memastikan masyarakat tidak perlu khawatir soal ketersediaan pangan saat Ramadhan hingga Idul Fitri 2026. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pasokan pangan...

Ramadan 2026, Baznas Gulirkan 29 Program dari Zakat hingga Layanan Mudik

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyiapkan puluhan program unggulan yang dirancang untuk memperluas manfaat zakat,...

Bahas Board of Peace Gaza, Prabowo Panggil Ormas Islam ke Istana

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Isu keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP) segera dibawa ke meja diskusi Istana. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu...

Prabowo Tantang Kritikus: Tak Suka? Bertemu di Pilpres 2029

NEWSREAL.ID, BOGOR- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa perbedaan sikap terhadap kepemimpinannya adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar ketidaksukaan itu tidak disalurkan...

Soal Dewan Perdamaian, MUI Tunggu Penjelasan Langsung Presiden

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Majelis Ulama Indonesia (MUI) belum buru-buru menyimpulkan sikap terkait keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP). Organisasi keagamaan ini...

Istana Luruskan Isu Pertemuan Prabowo: Bukan Oposisi Partai, Tapi Tokoh Masyarakat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan tokoh-tokoh yang bertemu Presiden Prabowo Subianto di kediaman Kartanegara, Jakarta, Jumat (30/1), bukan berasal dari partai...

Ini Isi Diskusi 5 Jam Prabowo dengan Tokoh Oposisi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh yang selama ini dikenal sebagai pengkritik atau oposisi pemerintah pada Jumat, (30/1/2026). Diskusi yang berlangsung...

Prabowo: Kader Gerindra Melanggar Hukum Tetap Ditindak

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak akan melindungi siapa pun yang melanggar hukum, termasuk kader Partai Gerindra. Menurutnya, penegakan hukum harus berlaku sama bagi...

Ditekan Mundur dari Board of Peace, Istana Ajak MUI Dialog

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memastikan akan berdialog dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait permintaan agar Indonesia mundur dari keanggotaan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP). Hal tersebut...

Sejumlah Jembatan Pascabanjir di Aceh Rampung Dibangun

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Mobilitas warga di sejumlah wilayah Aceh perlahan kembali normal. Jembatan-jembatan yang sebelumnya rusak dan terputus akibat banjir kini telah rampung dibangun dan mulai...

Leave a comment