Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Pendidikan

Ditjen Pesantren Jadi Jembatan antara Pemerintah dan Pesantren

Tim Redaksi, Admin
Kamis, 6 November 2025 16:13 WIB
Ditjen Pesantren Jadi Jembatan antara Pemerintah dan Pesantren
NEWSREAL.ID - PENDIDIKAN PESANTREN: Menteri Agama Nasaruddin Umar menjawab pertanyaan media usai menghadiri Konferensi Pendidikan Pesantren di Jakarta, Kamis (6/11). (Foto: Kemenag)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Agama tengah menyiapkan pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren sebagai langkah strategis memperkuat sinergi antara kebijakan pendidikan Islam dan dunia pesantren.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan, lembaga baru ini bukan sekadar restrukturisasi birokrasi, tetapi jembatan komunikasi dengan ekosistem pesantren di seluruh Indonesia.

Nasaruddin memastikan pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di lingkungan Kementerian Agama bukan sekadar perubahan struktur kelembagaan, melainkan upaya mempererat hubungan pemerintah dengan dunia pesantren.

“Kami ingin memastikan kebijakan pendidikan Islam dan pesantren berjalan selaras dan saling memperkuat,” ujar Menag Nasaruddin Umar dalam Konferensi Pendidikan Pesantren di Jakarta, Kamis (6/11).

Menurutnya, Ditjen Pesantren akan menjadi penghubung langsung antara Ditjen Pendidikan Islam dan ekosistem pesantren di seluruh Indonesia. Kementerian Agama menargetkan pembentukan Ditjen tersebut rampung pada tahun ini, dan nantinya berdiri sendiri, terpisah dari Ditjen Pendidikan Islam.

Arahan Presiden

Langkah ini, kata Nasaruddin, juga merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto, sebagaimana tertuang dalam surat B-617/M/D-1/HK.03.00/10/2025 tertanggal 21 Oktober 2025 yang ditandatangani Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Surat itu memerintahkan Kemenag untuk segera membentuk Ditjen Pesantren melalui perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 152 Tahun 2024 tentang Kementerian Agama.

Menag menegaskan, keberadaan Ditjen Pesantren menjadi bentuk afirmasi terhadap posisi pesantren sebagai pusat ilmu, iman, dan peradaban Islam.

“Pesantren memiliki kedalaman epistemologi yang khas, di mana ilmu tidak hanya ditransfer, tetapi dihidupi. Kami ingin pesantren menjadi baitul hikmah masa kini,” ucapnya.

Dukungan terhadap langkah ini juga datang dari Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, yang menilai pesantren telah lama menjadi pilar penting dalam sistem pendidikan nasional.

“Tidak boleh lagi ada dikotomi antara pendidikan umum dan keagamaan. Semuanya adalah pendidikan Indonesia,” tegasnya. Marwan juga menyoroti isu kesejahteraan guru pesantren yang masih memprihatinkan, bahkan ada yang hanya menerima upah Rp50 ribu per bulan.

Ia berharap kehadiran Ditjen Pesantren mampu mengafirmasi dan memperjuangkan kesejahteraan para pendidik tersebut. “Pemerintah harus memberi perhatian nyata terhadap kesejahteraan guru pesantren,” tandasnya. (tb)

Berita Terbaru

Daftar Beasiswa Master Double Degree Dibuka hingga Akhir Mei, Cek Informasinya

JAKARTA,NEWSREAL.id – Peluang studi internasional kembali dibuka bagi guru, tenaga kependidikan, pegawai Kemenag, dan alumni pendidikan keagamaan. Pendaftaran terbuka sampai 31 Mei 2026 melalui Program...

Tantangan bagi Akademisi, Proyek Giant Sea Wall Libatkan Kampus

JAKARTA, NEWSREAL.id – Terobosan besar diambil pemerintah sekarang dalam melaksanakan program infrastruktur strategis yakni pelibatan penuh dunia pendidikan tinggi. Realisasinya adalah arahan langsung pelibatan akademisi...

Kemenag Ajukan Tambahan Anggaran Rp24,8 Triliun, Fokus Perbaikan Madrasah hingga Digitalisasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Agama (Kemenag) mengusulkan tambahan anggaran tahun 2026 sebesar Rp24,8 triliun untuk meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di Indonesia. Usulan ini difokuskan pada pemerataan...

Dukung Hemat Energi, Mendikdasmen Ajak Siswa Jalan Kaki atau Bersepeda ke Sekolah

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengimbau para murid untuk berjalan kaki atau bersepeda ke sekolah, khususnya bagi yang tinggal di jarak...

Tujuh Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah resmi menerbitkan pedoman penggunaan kecerdasan artifisial (AI) di sektor pendidikan melalui penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) oleh tujuh menteri. Langkah ini menjadi...

101 Sekolah Rakyat Ditarget Rampung Juni 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah menargetkan pembangunan 101 unit Sekolah Rakyat permanen tahap dua rampung pada Juni 2026. Proyek ini diprioritaskan selesai sebelum dimulainya tahun ajaran baru...

Mendikdasmen: Sekolah Tetap Tatap Muka

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah melalui Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa aktivitas pembelajaran di sekolah tetap berjalan normal usai libur Hari Raya...

DPR Tolak Wacana Sekolah Daring Lagi demi Efisiensi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wacana mengembalikan sistem pembelajaran daring bagi siswa mulai April 2026 sebagai bagian dari kebijakan efisiensi energi menuai penolakan dari parlemen. Wakil Ketua Komisi...

Mendikdasmen: 60 Ribu Sekolah Rusak Ditarget Direvitalisasi 2026

NEWSREAL.ID, JEMBER– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengajukan tambahan anggaran untuk merevitalisasi 60 ribu gedung sekolah yang mengalami kerusakan pada tahun 2026. Ia...

Datangi DPR, Guru Madrasah Bawa 5 Tuntutan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesabaran guru madrasah tampaknya sudah di ujung batas. Datang ke kompleks parlemen, Jakarta, Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia menyuarakan lima tuntutan langsung di...

Mendikdasmen: TKA Bukan Buat Rangking Sekolah, Tapi Bahan Evaluasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti akhirnya meluruskan polemik soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang belakangan ramai dikaitkan dengan klaim ranking...

Konsolnas 2026 Digelar, Kemendikdasmen Satukan Langkah Pusat-Daerah Bangun Pendidikan Berkualitas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan pendidikan kembali ditegaskan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui penyelenggaraan Konsolidasi Nasional...

Leave a comment