Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Hidup Bersama Virus, Inggris Resmi Hapus Aturan Hukum Pembatasan Virus Corona 

Tim Redaksi, newsreal.id
Selasa, 22 Februari 2022 11:00 WIB
Hidup Bersama Virus, Inggris Resmi Hapus Aturan Hukum Pembatasan Virus Corona 
NEWSREAL.ID - Foto: PM Inggris Boris Johnson. (AP/Justin Tallis)

JAKARTA,newsreal.id – Inggris secara resmi mengumumkan menghapus semua aturan hukum pembatasan virus corona (Covid-19). Setelah menghilangkan masker, kini kerajaan itu tak lagi mewajibkan seseorang yang terinfeksi corona melakukan isolasi mandiri (isoman) bahkan menghapus pengujian corona gratis.

Hal itu dikatakan langsung Perdana Menteri Boris Johnson, Senin (21/2/2022) waktu setempat. Ini menjadi langkah baru dari strategi “hidup dengan Covid-19” Inggris, menggeser intervensi pemerintah dalam menangani pandemi menjadi tanggung jawab pribadi masing-masing.

Kewajiban untuk isolasi mandiri dicabut mulai Kamis nanti. Sementara tes pengujian Covid-19 gratis tak akan lagi disediakan pemerintah mulai 1 April.

“Pembatasan menimbulkan korban besar pada ekonomi kita, masyarakat kita, kesejahteraan mental kita dan pada peluang hidup anak-anak kita. Kita tidak perlu ‘membayar’ biaya itu lagi,” kata Johnson kepada parlemen, dikutip Reuters.

“Jadi mari kita belajar untuk hidup dengan virus ini dan terus melindungi diri kita sendiri dan orang lain tanpa membatasi kebebasan kita.”

Ia mengatakan pengawasan akan tetap dilakukan. Seperti respon cepat jika ada varian baru yang dilakukan Kantor Statistik National (ONS).

Namun diakuinya Covid-19 telah menimbulkan biaya besar bagi pemerintah. Karenanya, kata dia, pemerintah harus menguranginya.

“Hanya karena kita tahu Omicron tidak terlalu parah, pengujian untuk Omicron pada skala yang telah kita lakukan menjadi kurang penting,” kata Johnson lagi.

“Ini datang dengan biaya yang sangat besar … Kita sekarang harus mengurangi ini.”

Inggris adalah negara dengan kematian Covid-19 terbanyak kedua di Eropa, dalam 28 hari terakhir, setelah Rusia. Di mana kasus meninggal mencapai 160.000 kematian.

Sementara itu, sejumlah pihak menyebut langkah pemimpin yang disebut Washington Post mirip mantan pemimpin Amerika Serikat (AS) Donald Trump itu sembrono.

Mayoritas Konfederasi National Health Service (NHS) menolak penghapusan isoman dan pengujian.

Meski menyebut program vaksinasi massal dan perawatan Covid-19 semakin baik menawarkan harapan, tapi langkah Johnson dianggap tak tepat. Bahkan disebut, bertindak seolah-olah ancaman hilang.

Berita Terbaru

Luka Usai Serangan AS-Israel, Putin Disebut Kirim Pesawat Militer Bawa Mojtaba Khamenei ke Moskow

NEWSREAL.ID, MOSKOW- Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, disebut diam-diam diterbangkan ke Rusia menggunakan pesawat militer setelah mengalami luka serius akibat serangan yang diduga dilakukan...

Stok Pencegat Rudal Israel Menipis Dihantam Serangan Iran, Tel Aviv Minta Bantuan AS

  NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Perang Iran-Israel memasuki fase yang makin panas. Di tengah gempuran rudal yang terus berdatangan, Israel dilaporkan mulai kehabisan persediaan pencegat rudal...

Iran Desak Negara Kawasan Usir Pasukan Amerika dari Selat Hormuz

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan geopolitik di Timur Tengah makin memanas. Iran secara terbuka mendesak negara-negara kawasan untuk mengusir pasukan Amerika Serikat, sambil menuding sistem keamanan Washington...

Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Milik AS Usai Serangan ke Pulau Kharg

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran mengancam akan melancarkan serangan balasan terhadap fasilitas minyak dan energi di kawasan yang dimiliki atau bekerja sama dengan perusahaan Amerika Serikat...

Mojtaba Khamenei Ultimatum AS: Tutup Pangkalan Militer di Timur Tengah atau Diserang

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah makin memanas. Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, melontarkan ultimatum keras kepada Amerika Serikat agar menutup seluruh pangkalan militernya...

Rusia dan Turki Coba Jadi Penengah, Iran Masih Ogah Bahas Gencatan Senjata

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Upaya meredakan perang di Timur Tengah mulai bermunculan. Rusia dan Turki disebut sudah menawarkan diri menjadi mediator konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan...

Iran Minta Warga Teluk Tunjukkan Posisi Pasukan AS-Israel, Klaim Demi Serangan Lebih Presisi

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah makin panas. Kali ini Iran meminta warga Muslim dan negara-negara di kawasan Teluk untuk membantu menunjukkan lokasi pasukan Amerika...

Korut Pasang Badan untuk Pemimpin Baru Iran, Kecam Serangan AS-Israel

NEWSREAL.ID, PYONGYANG- Peta politik Timur Tengah makin ramai. Kali ini Korea Utara ikut angkat suara dengan menyatakan dukungan terbuka terhadap pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba...

Hubungan Memanas, Spanyol Tarik Permanen Dubesnya dari Israel

NEWSREAL.ID, MADRID- Hubungan diplomatik antara Spanyol dan Israel kian memanas. Pemerintah Spanyol resmi menarik duta besarnya dari Israel secara permanen setelah ketegangan kedua negara meningkat,...

Israel Dihantam Rudal Iran, Dampak Kerusakan Disebut Disensor Ketat

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Serangan rudal Iran ke Israel disebut menimbulkan kerusakan dan korban yang tidak sedikit. Namun di tengah perang yang terus memanas, pemerintah Israel...

Perang Mahal vs Drone Murah: AS Disebut Bakar Rp15 Triliun Sehari Lawan Iran

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Perang antara Amerika Serikat dan Iran memunculkan ironi besar: amunisi supermahal dipakai untuk menghadapi drone murah. Pemerintahan Presiden Donald Trump bahkan disebut menghabiskan...

Rudal 1 Ton Meluncur Lagi: Iran Hantam Target AS-Israel, Haifa Ikut Disasar

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah makin panas. Iran kembali meluncurkan gelombang serangan rudal besar-besaran yang diklaim menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat dan Israel. Bahkan,...

Leave a comment