MASYRAKAT diminta mewaspadai konsumsi gula, garam dan lemak berlebih ketika menyantap menu Lebaran. Sebab menu khas yang disajikan pada hari raya itu biasanya tinggi kalori dan kolesterol.
Menurut pakar Kesehatan dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Prof Dr dr Syamsul Arifin MPd mengatakan, hari Lebaran biasanya menyantap sajian makanan secara berlebih.
Hal itu alamiah karena ada dorongan dari perasaan “bebas” setelah sebulan berpuasa di bulan Ramadan.
Baca : Ini Sederet Manfaat Puasa bagi Kesehatan Tubuh
“Asupan gula, garam, dan lemak yang berlebihan atau sering dikenal GGL berlebih bisa menyebabkan sejumlah masalah kesehatan,” kata dia di Banjarbaru, Sabtu seperti dikutip dari antara.
Apalagi kata dia, hidangan yang disantap khas dari Hari Raya Idul Fitri kerap disuguhi menu-menu mengandung GGL berlebih seperti ketupat dan opor ayam hingga daging rendang.
Guru Besar Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran ULM ini juga menyebut konsumsi gula secara berlebihan maka tubuh akan mengubah kelebihan gula menjadi jaringan lemak.
Hal ini lambat laun dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan obesitas, dua faktor yang meningkatkan risiko penyakit diabetes tipe 2.
Baca : Diah Warih Anjari Kutuk Keras Insiden Penusukan di Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Utara
Kemudian efek asupan garam yang berlebihan pun tidak kalah besar dampaknya.
Pola makan tinggi garam membuat tubuh rentan mengalami tekanan darah tinggi.
Lemak tidak sehat
Dengan adanya obesitas dan penumpukan plak dalam pembuluh darah pada akhirnya berisiko lebih tinggi untuk mengalami stroke dan gagal jantung.
Lemak yang tidak sehat bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat memicu pembentukan plak
kolesterol pada pembuluh darah yang berujung menyebabkan penyakit jantung.
Baca : PDI Perjuangan Capreskan Ganjar pada Pilpres 2024
Oleh karenanya masyarakat perlu mewaspadai risiko kesehatan tersebut karena berdampak pada semua kelompok usia.
Diakui Syamsul, pola makan tidak sehat ini sering terabaikan, mengingat dampak yang ditimbulkan tidak segera diderita seketika namun terasa kemudian dan sebenarnya dampak buruk bagi kesehatan akan terus mengintai.
“Konsumsi ketiga zat ini ada aturannya, tak bisa sembarangan bila ingin hidup lebih sehat,” kata Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya itu.
Syamsul merujuk Permenkes Nomor 30 Tahun 2013, anjuran konsumsi gula per orang per hari adalah 10 persen dari total energi (200 kkal).
Baca juga : Mulai April ini, Pembelian Kendaraan Listrik Roda Empat dan Bus dapat Insentif Pajak
Konsumsi tersebut setara dengan gula empat sendok makan per orang per hari atau 50 gram per orang per hari.
Sedangkan anjuran konsumsi garam adalah 2000 mg natrium per orang per hari atau sama dengan satu sendok teh garam per orang per hari atau 5 gram per orang per hari.
Adapun anjuran konsumsi lemak per orang per hari 20 hingga 25 persen dari total energi (702 kkal) per orang per hari.(Bun)
Sumber : Antara
Baca : Turunkan Stunting Hingga 8,27 Persen Lewat Pemanfaatan SPBE
WHO Ungkap 7 Fakta Penting Virus Nipah di India
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) membeberkan tujuh temuan utama terkait kejadian infeksi virus nipah di Bengala Barat, India, melalui publikasi Disease Outbreak News (DONs)...
Indonesia-Tiongkok Buka Kerja Sama Baru Kesehatan Digital
NEWSREAL.ID, BEIJING- Urusan kesehatan kini nggak lagi cuma soal rumah sakit dan dokter, tapi juga data, kecerdasan buatan, dan kolaborasi lintas negara. Indonesia dan Tiongkok...
BPOM Bongkar Kopi Ilegal Mengandung Obat Keras
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Peredaran pangan olahan ilegal kembali menjadi sorotan. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan produk kopi yang mengandung bahan kimia obat keras dan...
BPOM Jelaskan Alasan Penarikan Produk Formula Bayi Nestle
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan penjelasan terkait penarikan produk formula bayi keluaran Nestle yang belakangan menjadi perhatian publik. Penarikan dilakukan sebagai langkah...
BPOM Hentikan Sementara Distribusi Susu Formula Nestle
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memerintahkan PT Nestle Indonesia untuk menghentikan sementara distribusi dan importasi produk susu formula bayi tertentu di Indonesia....
Waspada Superflu Saat Anak Kembali Sekolah, RSHS Catat 10 Kasus
NEWSREAL.ID, BANDUNG- Lonjakan mobilitas masyarakat usai libur panjang kembali diikuti dengan meningkatnya kasus penyakit musiman. Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung mencatat ada 10 pasien...
Perkuat Sistem Antikecurangan JKN, BPJS Kesehatan Gandeng Enam Negara
NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA- BPJS Kesehatan menggandeng enam negara, Mesir, Tiongkok, Malaysia, Filipina, Jepang, dan Yunani dalam forum Internasional 1st Indonesian Healthcare Anti-Fraud Forum (INAHAFF) 2025 guna...
Tak Disangka, Ternyata 5 Buah Ini Mengandung Kadar Air yang Tinggi
AIR sangat penting untuk tubuh kita, karena sebagian besar tubuh terdiri dari carian. Oleh sebab itu, kita dianjurkan minum setidaknya 3 sampai 4 liter per...
6 Makanan Super yang Mengandung Zat Besi Tinggi
TUBUH manusia membutuhkan berbagai jenis asupan nutrisi untuk menjaganya tetap dalam keadaan prima, salah satunya adalah zat besi. Terdapat banyak peran penting dari mineral yang...
Jaga Jantung dan Sendi, Siloam Gelar Simposium Medis Bahas Risiko Olahraga
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Di tengah meningkatnya tren olahraga di masyarakat, para pakar medis menegaskan pentingnya kesadaran akan risiko kesehatan yang bisa muncul, terutama terkait jantung dan...
Prabowo Perintahkan Tambah Dokter Gigi di Puskesmas
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Kesehatan untuk memperbanyak jumlah dokter gigi di puskesmas. Instruksi ini dikeluarkan menyusul laporan hasil Program Cek Kesehatan...
Deteksi Dini Penyakit Jantung, YJI Canangkan Pemeriksaan Gratis bagi Siswa SD
NEWSREAL.ID, MATARAM- Penyakit jantung kini tak lagi hanya mengintai usia lanjut. Yayasan Jantung Indonesia (YJI) mengambil langkah proaktif dengan mencanangkan program pemeriksaan jantung gratis bagi...


