
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah bersama BPJS Kesehatan terus memperkuat jaring pengaman sosial di sektor kesehatan bagi masyarakat kurang mampu melalui skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Penerima Bantuan Iuran (PBI).
Hingga 11 Juli 2025, lebih dari 96 juta jiwa atau 34,51 persen peserta JKN terdaftar sebagai PBI aktif yang dibiayai langsung oleh negara melalui APBN.
“Dengan skema ini, masyarakat miskin bisa menikmati layanan kesehatan tanpa harus membayar iuran bulanan. Semuanya berbasis Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN),” kata Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti saat menghadiri kegiatan Rembug Warga, Peningkatan Kapasitas Masyarakat Pesisir Berbasis Pesantren, di Cirebon, Kamis (17/7).
Tak hanya dari pusat, pemerintah daerah juga turut mendanai peserta JKN melalui APBD, menyesuaikan dengan kemampuan fiskal masing-masing daerah. Upaya ini menjaga capaian Universal Health Coverage (UHC), di mana seluruh warga negara, tanpa kecuali, dijamin memiliki akses layanan kesehatan.
Peserta PBI berasal dari berbagai kelompok rentan: petani, nelayan, pekerja informal, lansia, penyandang disabilitas, hingga masyarakat pesisir. Penetapannya dilakukan secara ketat melalui mekanisme verifikasi dan validasi agar benar-benar tepat sasaran.
“Kuota nasional untuk peserta PBI adalah 113 juta jiwa sesuai RPJMN 2020–2024. Artinya masih ada ruang untuk menjangkau lebih banyak masyarakat miskin,” lanjut Ghufron.
Layanan Setara
Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, David Bangun, menegaskan bahwa peserta PBI mendapat layanan yang setara dengan segmen lain, dari rawat jalan hingga rawat inap, termasuk obat-obatan dan tindakan medis di fasilitas kesehatan rujukan.
“Dengan kepesertaan yang aktif, masyarakat tidak perlu takut berobat karena seluruh biaya dijamin Program JKN,” tegas David.
Untuk menjawab tantangan akses di wilayah terpencil, BPJS Kesehatan terus memperkuat kanal digital seperti Aplikasi Mobile JKN, layanan WhatsApp PANDAWA (08118165165), dan Care Center 165, agar warga tetap bisa mengakses layanan dengan mudah.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menilai, kehadiran layanan kesehatan yang merata dan adil adalah kunci peningkatan kualitas hidup masyarakat miskin.
Ia menegaskan bahwa BPJS Kesehatan memegang peran strategis dalam menghapus kemiskinan ekstrem secara nyata. “Ketika akses kesehatan setara, daya tahan sosial masyarakat meningkat. BPJS Kesehatan menjadi bukti konkret bahwa layanan publik yang baik bisa menjangkau hingga pelosok negeri,” ujar Cak Imin.
Ia menambahkan, keberhasilan JKN bahkan telah menjadi rujukan global. “Kini banyak negara belajar dari Indonesia, karena eksistensi BPJS Kesehatan makin diakui dunia,” tandasnya. (ct)
WHO Ungkap 7 Fakta Penting Virus Nipah di India
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) membeberkan tujuh temuan utama terkait kejadian infeksi virus nipah di Bengala Barat, India, melalui publikasi Disease Outbreak News (DONs)...
Indonesia-Tiongkok Buka Kerja Sama Baru Kesehatan Digital
NEWSREAL.ID, BEIJING- Urusan kesehatan kini nggak lagi cuma soal rumah sakit dan dokter, tapi juga data, kecerdasan buatan, dan kolaborasi lintas negara. Indonesia dan Tiongkok...
BPOM Bongkar Kopi Ilegal Mengandung Obat Keras
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Peredaran pangan olahan ilegal kembali menjadi sorotan. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan produk kopi yang mengandung bahan kimia obat keras dan...
BPOM Jelaskan Alasan Penarikan Produk Formula Bayi Nestle
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan penjelasan terkait penarikan produk formula bayi keluaran Nestle yang belakangan menjadi perhatian publik. Penarikan dilakukan sebagai langkah...
BPOM Hentikan Sementara Distribusi Susu Formula Nestle
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memerintahkan PT Nestle Indonesia untuk menghentikan sementara distribusi dan importasi produk susu formula bayi tertentu di Indonesia....
Waspada Superflu Saat Anak Kembali Sekolah, RSHS Catat 10 Kasus
NEWSREAL.ID, BANDUNG- Lonjakan mobilitas masyarakat usai libur panjang kembali diikuti dengan meningkatnya kasus penyakit musiman. Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung mencatat ada 10 pasien...
Perkuat Sistem Antikecurangan JKN, BPJS Kesehatan Gandeng Enam Negara
NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA- BPJS Kesehatan menggandeng enam negara, Mesir, Tiongkok, Malaysia, Filipina, Jepang, dan Yunani dalam forum Internasional 1st Indonesian Healthcare Anti-Fraud Forum (INAHAFF) 2025 guna...
Tak Disangka, Ternyata 5 Buah Ini Mengandung Kadar Air yang Tinggi
AIR sangat penting untuk tubuh kita, karena sebagian besar tubuh terdiri dari carian. Oleh sebab itu, kita dianjurkan minum setidaknya 3 sampai 4 liter per...
6 Makanan Super yang Mengandung Zat Besi Tinggi
TUBUH manusia membutuhkan berbagai jenis asupan nutrisi untuk menjaganya tetap dalam keadaan prima, salah satunya adalah zat besi. Terdapat banyak peran penting dari mineral yang...
Jaga Jantung dan Sendi, Siloam Gelar Simposium Medis Bahas Risiko Olahraga
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Di tengah meningkatnya tren olahraga di masyarakat, para pakar medis menegaskan pentingnya kesadaran akan risiko kesehatan yang bisa muncul, terutama terkait jantung dan...
Prabowo Perintahkan Tambah Dokter Gigi di Puskesmas
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Kesehatan untuk memperbanyak jumlah dokter gigi di puskesmas. Instruksi ini dikeluarkan menyusul laporan hasil Program Cek Kesehatan...
Deteksi Dini Penyakit Jantung, YJI Canangkan Pemeriksaan Gratis bagi Siswa SD
NEWSREAL.ID, MATARAM- Penyakit jantung kini tak lagi hanya mengintai usia lanjut. Yayasan Jantung Indonesia (YJI) mengambil langkah proaktif dengan mencanangkan program pemeriksaan jantung gratis bagi...

