Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Lagi, Israel Serang Lokasi Sipil, Kafe hingga Sekolah Dihujani Bom, 95 Warga Tewas

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 2 Juli 2025 12:17 WIB
Lagi, Israel Serang Lokasi Sipil, Kafe hingga Sekolah Dihujani Bom, 95 Warga Tewas
NEWSREAL.ID - SERANGAN DI KAFETARIA: Warga Palestina memeriksa lokasi serangan udara Israel di kafetaria Al-Baqa di kawasan pesisir pantai utara Gaza di mana Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan sedikitnya 39 orang tewas, termasuk wanita dan anak-anak. (Foto: Reuters)

NEWSREAL.ID, GAZA- Kekerasan di Jalur Gaza kembali memuncak setelah serangkaian serangan udara Israel menghantam sejumlah fasilitas sipil, termasuk sebuah kafe, sekolah pengungsi, rumah sakit, dan titik distribusi bantuan makanan.

Sedikitnya 95 warga Palestina dilaporkan tewas dalam serangan terbaru yang terjadi pada Senin (30/6). Salah satu titik serangan paling mematikan terjadi di Kafetaria Al Baqa, kawasan pesisir pantai utara Gaza, yang saat itu dipenuhi warga sipil termasuk anak-anak yang menghadiri pesta ulang tahun. Sebanyak 39 orang tewas, termasuk seorang jurnalis lokal, Abu Hatab.

“Kami melihat tubuh-tubuh hancur. Tidak ada aktivitas militer di sini. Ini murni tempat sipil,” ungkap Yahya Sharif, saksi mata di lokasi kejadian. Sharif menyebut ledakan dari rentetan bom yang dijatuhkan jet tempur Israel bukan hanya menghancurkan bangunan, tetapi juga membuat jalanan sekitar retak.  Beberapa korban bahkan sulit dikenali akibat luka parah dan kondisi tubuh yang tercerai-berai.

Di lokasi lain, jet Israel juga membombardir titik penyaluran bantuan makanan di kawasan Zeitoun, Kota Gaza, ketika warga tengah mengantre. Sedikitnya 13 orang tewas dalam insiden tersebut.

Tanpa Peringatan

Serangan juga menghantam Sekolah Yafa di Kota Gaza yang menjadi tempat perlindungan darurat bagi ratusan pengungsi. Tidak ada peringatan sebelumnya kepada warga sipil, menurut laporan dari jurnalis Al Jazeera di lapangan, Hani Mahmoud.

“Darah berserakan di mana-mana. Bahkan potongan tubuh korban masih terus dikumpulkan oleh tim penyelamat. Ini bukan zona militer, melainkan lokasi perlindungan sipil,” kata Mahmoud.

Sebuah video yang telah diverifikasi Al Jazeera memperlihatkan kekacauan di RS Al Aqsa, yang juga menjadi target serangan. Ratusan orang terlihat berlarian, termasuk pasien, ketika rumah sakit diserbu oleh tembakan.

Tenda-tenda darurat di halaman rumah sakit yang menampung pengungsi ikut menjadi sasaran. Serangan ini memperparah krisis kemanusiaan yang terus memburuk sejak agresi dimulai.

Sejak serangan Israel ke Jalur Gaza dimulai pada 7 Oktober 2023, data otoritas kesehatan Palestina mencatat lebih dari 56.531 warga Gaza tewas, sebagian besar di antaranya perempuan dan anak-anak. Belasan ribu lainnya mengalami luka-luka, banyak di antaranya luka permanen atau kehilangan anggota tubuh.

Komunitas internasional terus mendesak Israel untuk menghentikan serangan terhadap area sipil dan mematuhi hukum humaniter internasional, namun hingga kini gempuran belum menunjukkan tanda-tanda mereda. (tb)

Berita Terbaru

Israel Dihantam Rudal Iran, Dampak Kerusakan Disebut Disensor Ketat

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Serangan rudal Iran ke Israel disebut menimbulkan kerusakan dan korban yang tidak sedikit. Namun di tengah perang yang terus memanas, pemerintah Israel...

Perang Mahal vs Drone Murah: AS Disebut Bakar Rp15 Triliun Sehari Lawan Iran

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Perang antara Amerika Serikat dan Iran memunculkan ironi besar: amunisi supermahal dipakai untuk menghadapi drone murah. Pemerintahan Presiden Donald Trump bahkan disebut menghabiskan...

Rudal 1 Ton Meluncur Lagi: Iran Hantam Target AS-Israel, Haifa Ikut Disasar

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah makin panas. Iran kembali meluncurkan gelombang serangan rudal besar-besaran yang diklaim menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat dan Israel. Bahkan,...

IRGC Balas Trump: Akhir Perang di Timur Tengah Ditentukan Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menegaskan bahwa pihak yang menentukan kapan perang di Timur Tengah berakhir adalah Iran, bukan Presiden Amerika Serikat Donald...

OKI Murka: Kekerasan Pemukim Israel di Tepi Barat Kian Brutal

NEWSREAL.ID, JEDDAH- Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam keras meningkatnya kekerasan yang dilakukan kelompok pemukim Israel terhadap warga Palestina di wilayah Tepi Barat. Melalui pernyataan...

Dorong Gencatan Senjata, Rusia Ajukan Resolusi DK PBB

NEWSREAL.ID, MOSKOW- Pemerintah Rusia saat ini dilaporkan tengah menyusun rancangan resolusi untuk diajukan ke DK PBB guna mendorong gencatan senjata di kawasan Timur Tengah yang...

Trump Sebut Iran ‘Pecundang Timur Tengah’, Akademisi: Itu Cuma Retorika Politik

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pernyataan keras Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut Iran sebagai “pecundang Timur Tengah” dinilai tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan. Akademisi hubungan...

Jurnalis India Viral: Dampak Rudal Iran di Israel Disebut Disensor, Kerusakan Diklaim Lebih Parah

NEWSREAL.ID, NEW DELHI- Sebuah video pengakuan jurnalis India mendadak viral di media sosial. Ia mengklaim kerusakan di Israel akibat serangan rudal Iran jauh lebih besar...

Moskow Tegaskan Berdiri di Belakang Iran, Sinyal Beri Bantuan Militer Jika Diminta

NEWSREAL.ID, LONDON- Peta geopolitik perang di Timur Tengah makin panas. Rusia secara terbuka menyatakan tidak bersikap netral dalam konflik antara Iran melawan Amerika Serikat dan...

Tongkat Estafet Revolusi Iran Berpindah: IRGC Langsung Pasang Badan untuk Mojtaba Khamenei

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Iran resmi memasuki babak baru. Setelah wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, Dewan Pakar langsung menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin baru Revolusi Islam....

Trump Kena “Tamparan Teheran”? Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Iran Usai Serangan AS-Israel

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Alih-alih menggoyang kekuasaan Iran, serangan militer Amerika Serikat dan Israel justru memunculkan babak baru yang tak terduga. Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi...

24 Negara Bagian AS Gugat Tarif Baru Trump, Dinilai Langgar Konstitusi

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Kebijakan tarif impor baru yang diumumkan Presiden Donald Trump memicu gelombang perlawanan dari pemerintah daerah di Amerika Serikat. Sebanyak 24 negara bagian resmi...

Leave a comment