Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Hukum Kriminal

Polri Sita Narkoba Senilai Total Rp 8,6 Triliun

Tim Redaksi, Newsreal.id
Kamis, 2 Januari 2025 01:30 WIB
Polri Sita Narkoba Senilai Total Rp 8,6 Triliun
NEWSREAL.ID - RILIS POLRI: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan Rilis Akhir Tahun di Mabes Polri, Selasa (31/12). (Dok: Humas Polri)
  • Sepanjang 2024

JAKARTA- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan total barang bukti narkotika dan obat-obatan terlarang yang berhasil disita oleh jajarannya sepanjang 2024 mencapai Rp 8,6 triliun.
Hal tersebut disampaikan Kapolri dalam Konferensi Pers Rilis Akhir Tahun di Mabes Polri, Selasa (31/12). Sigit mengatakan barang bukti itu disita dari total 36.174 kasus narkotika yang telah diungkap di sepanjang 2024.

“Dari seluruh perkara tersebut, kami berhasil menyita barang bukti berbagai jenis narkotika yang siap diedarkan dengan nilai diperkirakan mencapai Rp 8,6 triliun,” ujar Kapolri. Melalui pengungkapan kasus narkotika itu, Sigit mengklaim pihaknya berhasil menyelamatkan sekitar 40,4 juta jiwa dari penyalahgunaan barang haram narkoba.

Lebih lanjut, Sigit mengatakan Polri juga terus menjalin kerja sama atau joint operation dengan kementerian dan lembaga terkait baik di dalam maupun luar negeri untuk mengoptimalkan penegakan hukum terhadap kejahatan narkoba.

Ditambahkan, dari berbagai kasus yang diungkap, terdapat beberapa perkara narkoba jaringan internasional yang menonjol. Diantaranya pengungkapan Clandestine Laboratory Jawa Barat yang telah beroperasi selama kurang lebih empat bulan. Dalam pengungkapan tersebut Polri menangkap sembilan tersangka yang berperan sebagai pengendali, pemodal, peracik dan pencetak obat keras dengan barang bukti berupa 1 juta butir obat keras (170.000 gram) yang apabila dikonversi berhasil menyelamatkan 2,2 juta jiwa.

Kedua, pengungkapan peredaran narkotika jaringan internasional Timur Tengah (Afghanistan-Aceh-Jakarta) dengan barang bukti 389 Kg sabu dengan estimasi nilai Rp 800 miliar dan apabila dikonversi berhasil menyelamatkan 2,2 juta jiwa.

Ketiga, pengungkapan Clandestine Laboratory di Bali yang telah beroperasi selama dua bulan. Dalam pengungkapan tersebut Polri menangkap empat tersangka yang berperan sebagai peracik dan pengemas serta telah menetapkan 4 DPO. Adapun barang bukti berhasil diamankan 1,2 juta butir happy five, 132,9 Kg hashish dan bahan baku, serta 7,365 cartridge pod, serta 17 mesin produksi dengan estimasi senilai Rp 1,52 triliun yang apabila dikonversi berhasil menyelamatkan 1,49 juta jiwa.

Keempat, penangkapan DPO internasional di Thailand atas kasus Clandestine Laboratory yang telah diungkap dengan barang bukti 6.000 gram sabu, 108 gram kokain, 10.181 gram ganja, 485 gram hashish, 684 gram Mephedrone dan 520,032 Kg/L Prekursor cair/padat dengan estimasi nilai barang bukti Rp11,5 miliar yang apabila dikonversi berhasil menyelamatkan 1,6 juta jiwa.

Kelima, pengungkapan narkotika jaringan internasional Timur Tengah (Afghanistan-Aceh-Jakarta) dengan barang bukti 389 Kg sabu dengan estimasi nilai Rp800 miliar dan apabila dikonversi berhasil menyelamatkan 2,2 juta jiwa.

Kejahatan Perempuan dan Anak

Dalam kesempatan yang sama Kapolri menyampaikan kejahatan perempuan dan anak turun 12 persen. Listyo mengklaim jumlah kasus kejahatan terhadap perempuan dan anak menurun hingga 12,3 persen sepanjang 2024.

Dalam paparannya, ia menyebut terdapat 23.699 perkara kejahatan terhadap perempuan, anak maupun kelompok rentan lainnya yang dilaporkan kepada kepolisian. “Jumlah tersebut mengalami penurunan sebesar 3.344 kasus atau 12,3 persen jika dibandingkan tahun 2023 dimana Polri berhasil menyelesaikan sebanyak 12.374 perkara atau 52,2 persen,” jelasnya. Berdasarkan jenisnya, Kapolri menyebut jenis kejahatan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) menjadi yang paling banyak dilaporkan dengan total 11.028 perkara sepanjang 2024. (cnnind,tb)

Share:

Berita Terbaru

KPK OTT Kepala KPP Madya Banjarmasin, Tiga Orang Diamankan

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Mulyono, ditangkap...

Tak Masuk Bui, Pelanggar Ringan Bakal Disuruh Bersih-Bersih di 2.460 Lokasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah mulai mematangkan penerapan pidana kerja sosial sebagai alternatif hukuman bagi pelanggar pidana ringan. Sebagai bentuk kesiapan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) telah...

Kasus Sudewo Bergulir, KPK Periksa Kepala BPKAD Pati

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Penyidikan kasus dugaan pemerasan yang menyeret Bupati Pati nonaktif Sudewo terus bergulir. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil sejumlah saksi, salah satunya Kepala...

Interpol Resmi Terbitkan Red Notice untuk Riza Chalid

NEWSREAL.ID, JAKARTA- National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia mengumumkan Interpol telah menerbitkan red notice atas nama Mohammad Riza Chalid atau MRC pada Jumat (23/1/2026). Sekretaris...

Kesehatan Menurun, Kuasa Hukum Minta Penahanan Nadiem Dibantarkan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode 2019–2024, Nadiem Anwar Makarim, menyampaikan bahwa dokter merekomendasikan dirinya menjalani tindakan medis selama lima hari...

Kepala BNN Raih Gelar Doktor, Tapi Peringatan Serius Soal Narkoba Justru Menggema

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pengamat sosial Dr Serian Wijatno memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Badan Nasional Narkotika (BNN) di tengah tantangan pemberantasan narkoba yang kian kompleks. Apresiasi...

Kasus Dihentikan, Hogi Pilih Berdamai

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA– Polemik hukum yang sempat menyeret nama Hogi Minaya akhirnya resmi berakhir. Setelah Kejaksaan Negeri Sleman menghentikan penuntutan kasus tabrak jambret, Hogi memastikan tak...

KPK Masih Hitung Kerugian Negara, Eks Menag Yaqut Belum Ditahan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum mengambil langkah penahanan terhadap mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2024. KPK...

Kejagung Selidiki Dugaan Korupsi Tata Kelola Sawit Era Siti Nurbaya

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) tengah menyidik dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola industri dan...

Kasus Kuota Haji, Yaqut Cholil Qoumas Bersaksi untuk Gus Alex di KPK

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji, memberikan kesaksian untuk mantan Staf Khusus Menag...

Kasus Iklan BJB, KPK Periksa Asisten Pribadi RK

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan pengusutan kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB). Hari...

Sepanjang 2025, KPK Terima 1.916 Laporan Dugaan Gratifikasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat menerima 1.916 laporan dugaan gratifikasi sepanjang tahun 2025. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 1.631...

Leave a comment