Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

Anggaran Turun Drastis, Kemendag Ajukan Tambahan Rp886 Miliar di 2026

Tim Redaksi, Newsreal.id
Selasa, 15 Juli 2025 16:11 WIB
Anggaran Turun Drastis, Kemendag Ajukan Tambahan Rp886 Miliar di 2026
NEWSREAL.ID - RAPAT KERJA: Kementerian Perdagangan (Kemendag) melakukan rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Senin (14/7). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Perdagangan (Kemendag) menghadapi tekanan fiskal serius pada tahun anggaran 2026. Dari pagu indikatif yang hanya Rp1,10 triliun, Kemendag mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp886,63 miliar guna menjaga kesinambungan program prioritas.

Usulan tersebut telah diajukan secara resmi ke Kementerian Keuangan melalui surat tertanggal 12 Juni 2025. Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti, mengungkapkan bahwa pemangkasan anggaran mencapai 40,63 persen dibandingkan pagu tahun 2025 yang sebesar Rp1,85 triliun.

“Kami hanya mendapat alokasi untuk tujuh dari 342 Rencana Output prioritas nasional. Sementara 370 RO non-PN sama sekali belum mendapat anggaran. Ini menunjukkan keterbatasan ruang fiskal yang cukup serius,” kata Roro saat Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI, Senin (14/7).

Dari total pagu indikatif Rp1,10 triliun, belanja operasional dialokasikan sebesar Rp1,07 triliun, dengan rincian belanja pegawai Rp722,12 miliar dan belanja barang Rp349,60 miliar. Sementara belanja non-operasional hanya Rp28,62 miliar, seluruhnya bersumber dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Barang Operasional

Tambahan anggaran yang diajukan akan difokuskan pada belanja pegawai, termasuk pembiayaan 915 formasi baru, serta pengadaan barang operasional kementerian yang belum terakomodasi.

Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Kemendag mencatat sejumlah capaian positif. Realisasi anggaran tahun 2024 mencapai Rp2,09 triliun atau 95,67 persen dari pagu Rp2,19 triliun, menempatkan kementerian ini di peringkat ke-38 dari 86 kementerian dan lembaga.

Secara strategis, Kemendag berhasil mempertahankan neraca perdagangan Indonesia dalam kondisi surplus selama 55 bulan berturut-turut sejak Mei 2020 hingga Desember 2024. Nilai surplus tercatat mencapai Rp31,04 miliar.

“Selain itu, ekspor riil barang dan jasa tumbuh 6,51 persen, ekspor non-migas naik 2,46 persen, dan inflasi pangan bergejolak berhasil ditekan di angka 0,12 persen,” tambah Roro.

Kemendag berharap tambahan anggaran dapat dikabulkan untuk mendukung target nasional dan menjaga performa sektor perdagangan di tengah tantangan ekonomi global. (tb)

Berita Terbaru

Jelang Lebaran 2026, Mentan Jamin Stok Pangan Aman dan Harga Terkendali

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah memastikan masyarakat tidak perlu khawatir soal ketersediaan pangan saat Ramadhan hingga Idul Fitri 2026. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pasokan pangan...

Ramadan 2026, Baznas Gulirkan 29 Program dari Zakat hingga Layanan Mudik

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyiapkan puluhan program unggulan yang dirancang untuk memperluas manfaat zakat,...

Bahas Board of Peace Gaza, Prabowo Panggil Ormas Islam ke Istana

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Isu keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP) segera dibawa ke meja diskusi Istana. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu...

Prabowo Tantang Kritikus: Tak Suka? Bertemu di Pilpres 2029

NEWSREAL.ID, BOGOR- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa perbedaan sikap terhadap kepemimpinannya adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar ketidaksukaan itu tidak disalurkan...

Soal Dewan Perdamaian, MUI Tunggu Penjelasan Langsung Presiden

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Majelis Ulama Indonesia (MUI) belum buru-buru menyimpulkan sikap terkait keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP). Organisasi keagamaan ini...

Istana Luruskan Isu Pertemuan Prabowo: Bukan Oposisi Partai, Tapi Tokoh Masyarakat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan tokoh-tokoh yang bertemu Presiden Prabowo Subianto di kediaman Kartanegara, Jakarta, Jumat (30/1), bukan berasal dari partai...

Ini Isi Diskusi 5 Jam Prabowo dengan Tokoh Oposisi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh yang selama ini dikenal sebagai pengkritik atau oposisi pemerintah pada Jumat, (30/1/2026). Diskusi yang berlangsung...

Prabowo: Kader Gerindra Melanggar Hukum Tetap Ditindak

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak akan melindungi siapa pun yang melanggar hukum, termasuk kader Partai Gerindra. Menurutnya, penegakan hukum harus berlaku sama bagi...

Ditekan Mundur dari Board of Peace, Istana Ajak MUI Dialog

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memastikan akan berdialog dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait permintaan agar Indonesia mundur dari keanggotaan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP). Hal tersebut...

Sejumlah Jembatan Pascabanjir di Aceh Rampung Dibangun

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Mobilitas warga di sejumlah wilayah Aceh perlahan kembali normal. Jembatan-jembatan yang sebelumnya rusak dan terputus akibat banjir kini telah rampung dibangun dan mulai...

MK: UU Keselamatan Kerja Sudah Usang, DPR-Pemerintah Diminta Evaluasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Mahkamah Konstitusi (MK) menilai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja sudah saatnya dievaluasi menyeluruh karena dinilai berpotensi tidak lagi relevan dengan...

Soal Reshuffle, PDIP: Hak Prerogatif Presiden

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menegaskan bahwa setiap perombakan dalam susunan Kabinet Merah Putih sepenuhnya berada di tangan Presiden Prabowo Subianto. Partai berlambang...

Leave a comment