Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Regional

Mohammad Saleh: Legalisasi Sumur Rakyat Dongkrak Perekonomian Daerah

Tim Redaksi, Newsreal.id
Jumat, 18 Juli 2025 11:01 WIB
Mohammad Saleh: Legalisasi Sumur Rakyat Dongkrak Perekonomian Daerah
NEWSREAL.ID - SUMUR MINYAK TUA: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia didampingi Wakil Ketua DPRD Jateng, Mohammad Saleh dan jajaran meninjau sumur migas Ledok, salah satu lapangan migas tua di wilayah kerja (WK) Pertamina EP Cepu. (Foto: Kementerian ESDM)

NEWSREAL.ID, BLORA- Wakil Ketua DPRD Jateng, Mohammad Saleh menyatakan, regulasi legalisasi sumur minyak rakyat menjadi angin segar bagi pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Kabupaten Blora.

Aturan ini menurutnya membuka akses bagi koperasi, UMKM, dan BUMD untuk mengelola tambang minyak secara sah, berkelanjutan, dan menguntungkan. Menurutnya, perekonomian daerah meningkat karena perputaran uang di Blora makin besar.

“Penjualan hasil produksi migas ke Pertamina pun menjadi legal, sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman,” ujar Saleh, saat mendampingi kunjungan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meninjau sumur migas tua di Ledok, wilayah kerja Pertamina EP Cepu, Blora, Kamis (17/7).

Dikatakan Saleh, pihaknya konsisten memperjuangkan energi berbasis rakyat. DPRD Jateng, lanjutnya, akan terus mengawal kebijakan yang berpihak kepada masyarakat lokal, khususnya pelaku migas tradisional. Menurutnya, negara harus hadir dengan pendekatan yang berpihak.

“Kami siap mendampingi dan mengawal semua inisiatif dari pemerintah pusat. Potensi lokal ini sangat besar, tinggal bagaimana regulasi dibuat ramah agar masyarakat yang sejak dulu mengelola sumur migas tidak dimarginalkan,” tegas Saleh yang juga Ketua DPD Golkar Jateng ini.

Optimalisasi Sumur Rakyat

Dukungan itu sejalan dengan langkah Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan produksi migas nasional lewat optimalisasi sumur tua dan sumur rakyat.

“Agar lifting minyak kita naik, masyarakat bekerja tanpa rasa waswas. Tidak ada lagi yang menakut-nakuti mereka. Mereka bisa menjual ke Pertamina dengan harga baik dan menciptakan lapangan pekerjaan,” ungkap Bahlil.

Bahlil mengungkapkan, satu sumur rakyat bisa menghasilkan 3-5 barel per hari. Dengan asumsi harga Indonesian Crude Price (ICP) sebesar USD 70 dan pembagian hasil 70 persen, satu sumur berpotensi meraup lebih dari Rp2 juta per hari.

“Tenaga kerjanya juga banyak. Satu sumur bisa menyerap sekitar 10 orang. Ini memperkuat ekonomi lokal sekaligus menyumbang produksi minyak nasional,” tambahnya.

Saat ini, wilayah kerja (WK) Cepu memiliki delapan struktur aktif yang dikelola oleh Pertamina EP bersama mitra lokal, seperti Koperasi Unit Desa (KUD) dan BUMD.  Struktur tersebut meliputi Wonocolo, Dandangilo, Ngrayong, Ledok, Semanggi, Banyubang, Gegunung, dan Gabus.

Dengan landasan hukum yang kini jelas, DPRD Jateng bersama pemerintah pusat optimistis bahwa pengelolaan sumur rakyat tidak hanya menjaga warisan tradisional, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi dan kemandirian energi nasional. (tb)

Berita Terbaru

Soal Dana Hibah, PB XIV Purbaya: Kami Ikuti Arahan Pemerintah

NEWSREAL.ID, SURAKARTA- Pakoeboewono (PB) XIV Purbaya merespons pernyataan Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang mengungkap dana hibah pemerintah untuk Keraton Surakarta selama ini masuk ke rekening...

Ratusan Siswa di Grobogan Diduga Keracunan MBG

NEWSREAL.ID, GROBOGAN- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Grobogan, Jateng, tengah menangani dugaan kejadian luar biasa keracunan makanan yang diduga berasal dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG),...

Kanwil Kemenkum Jateng Fokus Perkuat Posbankum Desa Jelang 2026

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Jawa Tengah menargetkan penguatan peran Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di desa dan kelurahan di seluruh Jawa Tengah,...

Wagub Aceh Soal Insiden Bendera Bulan Bintang: Tolong Fokus Korban Banjir

NEWSREAL.ID, BANDA ACEH- Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah alias Dek Fadh angkat suara usai insiden ricuh pengibaran bendera bulan bintang di Aceh Utara. Ia menyayangkan kericuhan...

Gus Yahya-Rais Aam Sepakat, Kisruh PBNU Masuk Babak Damai

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyepakati kesepakatan baru usai konflik internal...

UMP Jateng 2026 Naik 7,28 Persen, Jadi Rp2,32 Juta per Bulan

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah tahun 2026 naik sebesar 7,28 persen menjadi Rp2.327.386,07 per bulan. Kenaikan...

Laka Maut di Exit Tol Krapyak, DPR Desak Kemenhub Lakukan Evaluasi Menyeluruh

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Anggota Komisi V DPR RI Daniel Mutaqien Syafiuddin mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama pengelola jalan tol dan kepolisian untuk melakukan evaluasi total terhadap...

Banjir Bandang Terjang Kawasan Wisata Guci

NEWSREAL.ID, TEGAL– Kawasan Objek Wisata Guci, Kabupaten Tegal, Jateng diterjang banjir bandang akibat hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah hulu Sungai Gung, Sabtu (20/12/2025)...

Wamensos Ajak Publik “Patungan” Empati untuk Korban Bencana Sumatera

NEWSREAL.ID, MUNGKID- Banjir dan longsor yang menerjang Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat masih menyisakan luka mendalam. Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono pun...

Dua Kubu Raja Keraton Solo Bertemu di Balai Kota, Bahas Peresmian Museum dan Songgobuwono

NEWSREAL.ID, SURAKARTA- Dua kubu yang mengklaim sebagai pemegang hak takhta Keraton Solo menggelar pertemuan tatap muka di Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah, Senin (15/12) siang....

Terdampak Banjir, Pemprov Jateng Dorong Solusi Terpadu Penanganan Jalur KA di Grobogan

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menilai penanganan dampak banjir pada jalur kereta api di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, membutuhkan solusi jangka panjang dan lintas...

Kubu Pakoe Boewana XIV Purbaya Klarifikasi Penggantian Gembok Museum Keraton

NEWSREAL.ID, SURAKARTA- Pihak Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Pakubuwana XIV Purbaya membantah tudingan pengusiran terhadap pegawai Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X Jawa...

Leave a comment