Regional

Kemenkum Jateng Dorong Perlindungan Warisan Budaya dan Kuliner Khas Semarang

Tim Redaksi, Admin
Rabu, 27 Agustus 2025 02:46 WIB
Kemenkum Jateng Dorong Perlindungan Warisan Budaya dan Kuliner Khas Semarang
NEWSREAL.ID - RAPAT KIK: Rapat pembahasan kekayaan intelektual komunal Kota Semarang yang dihadiri perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jateng, dan pemangku kepentingan terkait. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Upaya melindungi identitas budaya Kota Semarang terus dilakukan. Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah mendorong penguatan kekayaan intelektual komunal (KIK) untuk sejumlah ikon khas ibu kota provinsi ini, mulai dari produk kerajinan hingga makanan tradisional.

Analis Kekayaan Intelektual Ahli Muda Kanwil Kemenkum Jateng, Tri Junianto, menegaskan penetapan KIK tidak sekadar dilihat dari sisi tampilan visual. Lebih dari itu, perlu ada filosofi yang kuat sehingga benar-benar mencerminkan identitas budaya masyarakat.

“Kekayaan intelektual komunal harus berakar pada filosofi. Bukan hanya bentuk luar, tetapi makna yang mencerminkan pluralisme dan humanisme sebagai pijakan budaya Semarang,” ujarnya, Selasa (26/8).

Hasil pembahasan dengan pemangku kepentingan, termasuk Dekranasda Kota Semarang, menetapkan 20 KIK khas Semarang yang siap diajukan pendaftarannya. Beberapa di antaranya adalah Batik Asem Arang, Merak Semawis, Kopyah Alfiah, Lumpia, Tahu Gimbal, Roti Ganjel Rel, hingga Warak Ngendog.

Meski demikian, untuk Warak Ngendog, diperlukan kajian lebih lanjut mengingat kompleksitas yang melibatkan sejumlah komunitas budaya. Untuk tahap awal, Dekranasda memprioritaskan pendaftaran Batik Asem Arang dan Merak Semawis. Langkah ini akan menggandeng perajin lokal Gunungpati serta dukungan akademisi dari ISI Solo.

Gelar FGB

Rencananya, focus group discussion (FGD) lanjutan akan digelar Oktober mendatang guna memfinalisasi filosofi, daftar KIK, serta teknis pendaftaran. Pada kesempatan yang sama, Kanwil Kemenkum Jateng juga memfasilitasi pendaftaran merek bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Pemerintah Kota Semarang bersama Bank Jateng menargetkan fasilitasi 100 merek UMKM dengan biaya terjangkau, yakni Rp500 ribu per merek. Proses pendaftaran akan dipercepat, mulai dari pengumpulan berkas, pendampingan, hingga unggah dokumen hanya dalam waktu dua hari.

Selain itu, masalah kepemilikan lagu dan tari “Semarang Hebat” yang hingga kini belum dimiliki Pemkot Semarang juga ikut menjadi sorotan. Kanwil Kemenkum Jateng menilai perlindungan hak kekayaan intelektual atas karya seni dan budaya menjadi bagian penting dalam menjaga warisan serta memperkuat akulturasi lima kebudayaan besar yang melekat di Semarang.

Kepala Kanwil Kemenkum Jateng, Heni Susila Wardoyo, menegaskan pihaknya mendukung penuh fasilitasi pendaftaran KIK maupun merek UMKM. “Harapannya, produk khas Semarang tidak hanya terlindungi secara hukum, tetapi juga mampu meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat,” katanya.

Melalui sinergi antara Kanwil Kemenkum Jateng, Pemkot Semarang, dan Dekranasda, upaya menjaga warisan budaya sekaligus menguatkan sektor ekonomi kreatif diyakini akan semakin optimal. (tb)

Berita Terbaru

Dukung Kopdar Bareng Mas Dar Jalan Terus, Ketum G-Nesia : Penolakan di UGM Dinamisasi, Next Ajak Mas Bahlil Ganteng

SOLO,NEWSREAL.id – Soal kericuhan yang terjadi di forum diskus “Kopdar Bareng Mas Dar” di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Senin...

Diwa Foundation Lirik Aksi Bedah Rumah Jogja, Siapkan Kolaborasi

YOGYAKARTA, NEWSREAL.id – Kegiatan gotong royong bedah rumah di Yogyakarta memberikan kesan tersendiri bagi Diwa Foundation. Pendiri sekaligus founder Diwa Foundation Diah Warih Anjari berjanji...

Siswa Sekolah Rakyat di Tabanan Curhat Presiden, Ini Kisahnya

BALI,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto mendengarkan langsung aspirasi calon siswa dan orang tua saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu,...

Rusa Makan Sampah di Kota Solo Viral, Kenapa ?

SOLO,NEWSREAL.id– Kisah viral datang dari Kota Solo, Jawa Tengah. Tepatnya di pusat Kota Bengawan, dunia maya dihebohkan soal tingkah tidak alami sejumlah hewan tepatnya di...

Di Bali, Prabowo Ingin Sekolah Rakyat Ditambah

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bali, Minggu (7/6/2026). Di Pulau Dewata ini orang nomor satu di NKRI ini meminta fasilitas...

Hasil Ketahanan Pangan Laris Manis di CFD, Lapas Purwodadi Dorong Kemandirian Warga Binaan

PURWODADI,NEWSREAL.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Melalui...

Kasus Penepiun Berkedok Investasi di Purwokerto agar Dilaporkan

JAKARTA,NEWSREAL.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau bagi korban dugaan penipuan berkedok investasi yang terjadi di wilayah Purwokerto, Jawa Tengah agar berani melapor ke pihak...

Jaminan Keistimewaan dan Kesetaraan Hak Penyandang Disabilitas, Ini kata Peneliti UGM dan UNY

YOGYKARTA, NEWSREAL.id – Peneliti dua akademisi dari kampus bertetangga yakni Universitas Gadjah Mada dan Universitas Negeri Yogyakarta, masing-masing sepakat bila hak dan kewajiban penyandang disabilitas...

Ketua BPIP : Indonesia Krisis Implementasi Nilai Penyandang Disabilitas

YOGYKARTA, NEWSREAL.id – Meski Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas telah memberikan landasan hukum yang kuat, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan. Aksesibilitas fisik...

Wali Kota Jogja Berikan Sambutan Hangat Seminar Kebangsaan Digelar KND-Diwa Foundation

YOGYAKARTA,NEWSREAL.id – Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memberikan apresiasi atas terselenggaranya Seminar Kebangsaan dengan tema Kesetaraan Hak Memantapkan Ideologi Pancasila dan memperkuat Ketahanan Bangsa di...

Teror Pocong di Jateng Murni Ulah Content Creator, Polisi Jateng Siapkan Pembinaan

JAKARTA,newsreal.id – Polda Jateng menginstruksikan kepada jajaran untuk menindaklanjuti fenomena video teror pocong di sejumlah wilayah bikin heboh di media sosial. Fakta di lapangan menyebutkan...

Paulus Waterpauw : Jadikan Orang Asli Papua Pusat Utama Pembangunan

PAPUA, NEWSREAL.id – Upaya pemerintah pusat dalam menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat asli Papua melalui berbagai program infrastruktur, ekonomi, dan penguatan sumber daya manusia terkadang disalahartikan....

Leave a comment