Regional

Perebutan Takhta Solo Memanas, Tedjowulan Mengaku Dijebak

Tim Redaksi, Admin
Jumat, 14 November 2025 16:47 WIB
Perebutan Takhta Solo Memanas, Tedjowulan Mengaku Dijebak
NEWSREAL.ID - DUA RAJA: Dua putra SISKS Pakubuwono XIII, KGPAA Hamangkunegoro Sudibyo Rajaputra Narendra Mataram atau Gusti Purbaya (kiri), serta KGPH Hangabehi atau Mangkubumi (kanan) yang saat ini sama-sama mengklaim takhta Keraton Surakarta sepeninggal Pakoe Boewana XIII. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, SURAKARTA- Konflik suksesi Keraton Surakarta memuncak pasca wafatnya SISKS Pakoe Boewana (PB) XIII pada 2 November lalu. Dua putra mendiang raja, yakni KGPAA Hamangkunegoro Sudibyo Rajaputra Narendra Mataram atau Gusti Purbaya, serta KGPH Hangabehi atau Mangkubumi kini saling mengklaim sebagai pewaris sah takhta kerajaan.

Gusti Purbaya, putra bungsu PB XIII dari permaisuri GKR Pakubuwana (KRAy Pradapaningsih), lebih dulu mendeklarasikan diri sebagai SISKS Pakoe Boewana XIV pada 5 November, hanya tiga hari setelah ayahnya mangkat. Ia sebelumnya telah dinobatkan sebagai putra mahkota oleh PB XIII pada 2022.

Namun situasi berubah ketika pihak keluarga besar Keraton Surakarta menggelar rapat di Sasana Handrawina pada 13 November. Dalam pertemuan tersebut, Mangkubumi, putra sulung PB XIII dari KRAy Winari Sri Haryani ditetapkan sebagai Pangeran Pati atau calon raja.

Rapat itu dihadiri sejumlah tokoh keraton, termasuk Panembahan Agung Tedjowulan, GRAy Koes Moertiyah (Gusti Moeng), dan GPH Suryo Wicaksono (Gusti Nenok). Usai rapat, Nenok menegaskan bahwa Mangkubumi resmi dinobatkan sebagai penerus takhta.

Namun keputusan itu langsung memicu ketegangan. GKR Timoer Rumbay, anak sulung PB XIII dari istri pertama sekaligus pendukung Purbaya, menyerbu Sasana Handrawina saat prosesi berlangsung. Ia menilai penetapan tersebut bertentangan dengan kesepakatan keluarga inti.

“Saya sedih, Gusti Mangkubumi bisa berkhianat pada kakak-adiknya. Rapat ini tidak memenuhi syarat karena keluarga inti tidak hadir,” tegas Timoer.

Menurutnya, putra-putri PB XIII, kecuali Mangkubumi tidak hadir dalam rapat, begitu pula sebagian besar adik-adik mendiang raja. Ia menilai legitimasi keputusan tersebut lemah secara hukum maupun adat.

Timoer memastikan pihaknya akan tetap menggelar Jumenengan Dalem untuk melantik Purbaya sebagai Pakubuwana XIV pada 15 November.

Mengaku Dijebak

Di tengah memanasnya situasi, Panembahan Agung Tedjowulan mengeluarkan pernyataan mengejutkan. Ia mengaku dijebak untuk merestui penobatan Mangkubumi sebagai Pangeran Pati.

Tedjowulan mengakui bahwa rapat tersebut digelar atas inisiasinya, namun ia menegaskan tidak pernah diajak bermusyawarah mengenai agenda pengukuhan siapa pun. “Saya tidak pernah diajak rembukan soal pengukuhan. Niat saya hanya agar semua pihak menahan diri selama masa berkabung,” ujarnya.

Menurutnya, setelah musyawarah berlangsung, peserta rapat mendadak meminta dirinya menjadi saksi penobatan Mangkubumi. Ia mengaku tidak memiliki pilihan ketika diminta restu secara langsung di hadapan banyak orang.

Ya saya ini wong tuwek. Disungkemi, disuwuni pangestu, ya saya restui saja. Tapi saya tidak tahu ada acara tambahan itu,” tegasnya. Tedjowulan menyebut dirinya menghadapi situasi fait accompli, atau kondisi yang sudah diputuskan tanpa bisa ditolak.

Konflik suksesi Keraton Surakarta pun kian kompleks, dengan masing-masing kubu bersiap menjalankan agenda penobatan yang berbeda. (tb)

Berita Terbaru

Dukung Kopdar Bareng Mas Dar Jalan Terus, Ketum G-Nesia : Penolakan di UGM Dinamisasi, Next Ajak Mas Bahlil Ganteng

SOLO,NEWSREAL.id – Soal kericuhan yang terjadi di forum diskus “Kopdar Bareng Mas Dar” di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Senin...

Diwa Foundation Lirik Aksi Bedah Rumah Jogja, Siapkan Kolaborasi

YOGYAKARTA, NEWSREAL.id – Kegiatan gotong royong bedah rumah di Yogyakarta memberikan kesan tersendiri bagi Diwa Foundation. Pendiri sekaligus founder Diwa Foundation Diah Warih Anjari berjanji...

Siswa Sekolah Rakyat di Tabanan Curhat Presiden, Ini Kisahnya

BALI,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto mendengarkan langsung aspirasi calon siswa dan orang tua saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu,...

Rusa Makan Sampah di Kota Solo Viral, Kenapa ?

SOLO,NEWSREAL.id– Kisah viral datang dari Kota Solo, Jawa Tengah. Tepatnya di pusat Kota Bengawan, dunia maya dihebohkan soal tingkah tidak alami sejumlah hewan tepatnya di...

Di Bali, Prabowo Ingin Sekolah Rakyat Ditambah

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bali, Minggu (7/6/2026). Di Pulau Dewata ini orang nomor satu di NKRI ini meminta fasilitas...

Hasil Ketahanan Pangan Laris Manis di CFD, Lapas Purwodadi Dorong Kemandirian Warga Binaan

PURWODADI,NEWSREAL.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Melalui...

Kasus Penepiun Berkedok Investasi di Purwokerto agar Dilaporkan

JAKARTA,NEWSREAL.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau bagi korban dugaan penipuan berkedok investasi yang terjadi di wilayah Purwokerto, Jawa Tengah agar berani melapor ke pihak...

Jaminan Keistimewaan dan Kesetaraan Hak Penyandang Disabilitas, Ini kata Peneliti UGM dan UNY

YOGYKARTA, NEWSREAL.id – Peneliti dua akademisi dari kampus bertetangga yakni Universitas Gadjah Mada dan Universitas Negeri Yogyakarta, masing-masing sepakat bila hak dan kewajiban penyandang disabilitas...

Ketua BPIP : Indonesia Krisis Implementasi Nilai Penyandang Disabilitas

YOGYKARTA, NEWSREAL.id – Meski Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas telah memberikan landasan hukum yang kuat, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan. Aksesibilitas fisik...

Wali Kota Jogja Berikan Sambutan Hangat Seminar Kebangsaan Digelar KND-Diwa Foundation

YOGYAKARTA,NEWSREAL.id – Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memberikan apresiasi atas terselenggaranya Seminar Kebangsaan dengan tema Kesetaraan Hak Memantapkan Ideologi Pancasila dan memperkuat Ketahanan Bangsa di...

Teror Pocong di Jateng Murni Ulah Content Creator, Polisi Jateng Siapkan Pembinaan

JAKARTA,newsreal.id – Polda Jateng menginstruksikan kepada jajaran untuk menindaklanjuti fenomena video teror pocong di sejumlah wilayah bikin heboh di media sosial. Fakta di lapangan menyebutkan...

Paulus Waterpauw : Jadikan Orang Asli Papua Pusat Utama Pembangunan

PAPUA, NEWSREAL.id – Upaya pemerintah pusat dalam menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat asli Papua melalui berbagai program infrastruktur, ekonomi, dan penguatan sumber daya manusia terkadang disalahartikan....

Leave a comment