Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Hukum Kriminal

KH Ahmad Rafiudin: Densus 88 Bekerja Dengan Hati Nurani, Profesional

Tim Redaksi, newsreal.id
Kamis, 17 Maret 2022 15:25 WIB
KH Ahmad Rafiudin: Densus 88 Bekerja Dengan Hati Nurani, Profesional
NEWSREAL.ID - KH Ahmad Rafiudin Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Falah Pasirmalang Lebak Banten, Ketua Dewan Pembina Patriot Garuda Nusantara (PGN). (Foto/Istimewa)

BANTEN,newsreal.id – Ulama Banten KH Ahmad Rafiudin memberikan tanggapan terkait kinerja Densus 88 Mabes Polri.
Dari yang tidak transparan, hingga dalam aktivitasnya yang dianggap menyudutkan Umat Islam.

Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Falah Pasirmalang Lebak Banten, pasukan elit ini justru melindungi Umat Islam dan Bangsa Indonesia dari ancaman gerakan teroris dan radikalisme yang bersumber dari negeri seberang yang sudah terbukti gagal di tempat asalnya.

Dan umat Islam sangat terbantu dan merasakan manfaatnya dengan kehadiran Datasemen Khusus Densus 88 Polri.

“Sebagai bagian dari Umat Islam dan Bangsa Indonesia, kita harus waspada bahwa gerakan kelompok ekstrimis ini sudah masuk ke semua lini kehidupan berbangsa dan bernegara. Dan musuh kita jelas.
Pertama kelompok pengkhianat yang bekerja dari dalam seperti kelompok teroris ini. Dan kedua kelompok global yang bekerja di luar. Namun memiliki agenda yang sama yaitu Ingin menghancurkan NKRI kita. Jadi sebagai anak bangsa kita harus waspada dan waskita dengan cermat dan teliti,” ungkapnya.

Tembak Dokter

Kasus terbaru yang mencuat seperti seorang dokter yang ditembak mati oleh Densus 88 merupakan fakta nyata bahwa kelompok ini bisa merekrut siapa saja tanpa memandang status sosial objek targetnya.

“Tentu kita sangat prihatin. Anak bangsa yang sangat luar biasa dan potensial yang seharusnya bisa memberikan dharma bhakti terbaiknya buat bangsa dan negara harus menjadi kaki tangan kelompok teroris radikal fundamentalis yang berniat ingin menghancurkan bangsanya sendiri,” terangnya.

Ketua Dewan Pembina Patriot Garuda Nusantara (PGN) membeberkan, Densus 88 Polri bekerja dengan Hati Nurani, Profesional dan melalui proses pengamatan dan intelejen yang panjang dan seksama.

“Sangat  tidak mungkin Densus 88 bekerja asal-asalan,” tegasnya. (Red)
Sumber :  Buletin Al-Maksum

Berita Terbaru

Empat Oknum TNI Ditahan, Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI menahan empat personel TNI yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Komandan Puspom TNI,...

KPK Bongkar Peran “Gus Alex” di Skandal Kuota Haji

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap peran penting Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex dalam kasus dugaan korupsi pengaturan kuota dan penyelenggaraan haji di...

BNN Musnahkan 34 Kg Narkoba, 147 Ribu Jiwa Disebut Terselamatkan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Narkotika Nasional memusnahkan sebanyak 34,21 kilogram barang bukti narkotika hasil pengungkapan sembilan kasus, yang disebut telah menyelamatkan sekitar 147.340 jiwa. Pelaksana Tugas...

Polisi Periksa Tujuh Saksi dan Analisis 86 CCTV Usut Teror Air Keras ke Aktivis Kontras

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Polisi terus mendalami kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Andrie Yunus. Hingga kini,...

Aktivis Disiram Air Keras, Prabowo Perintahkan Kapolri Usut Tuntas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kasus penyiraman diduga air keras terhadap seorang aktivis HAM memicu perhatian serius pemerintah. Presiden Prabowo Subianto disebut langsung memerintahkan kepolisian untuk mengusut tuntas...

KPK Curiga ‘THR Pejabat’ Tak Cuma di Cilacap, Kepala Daerah Lain Diminta Hentikan Praktik Ini

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kasus dugaan “THR pejabat” di Cilacap membuka kotak pandora baru. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga praktik pemberian tunjangan hari raya dari kepala daerah...

Kunker Virtual, Jaksa Agung ST Burhanuddin Tekankan Penegakan Hukum Proaktif

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin menekankan pentingnya penegakan hukum yang proaktif, profesional, dan berintegritas kepada seluruh jajaran Kejaksaan Republik Indonesia menjelang Hari Raya...

Sembilan OTT KPK Sepanjang 2026, Tiga Kasus Terjadi Selama Ramadan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan sembilan operasi tangkap tangan (OTT) sejak awal tahun 2026. Penangkapan Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, menjadi OTT...

KPK Sita Uang Tunai dalam OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah uang tunai dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, bersama 26 orang...

Menteri HAM Kutuk Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Kontras, Desak Polisi Usut Tuntas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Natalius Pigai selaku Menteri Hak Asasi Manusia mengutuk keras aksi penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban...

Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Suap Proyek Daerah

NEWSREAL.ID, CILACAP- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap alasan di balik operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman. Penangkapan tersebut diduga berkaitan...

Yaqut Cholil Qoumas Ditahan, KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah aset bernilai lebih dari Rp100 miliar dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pembagian kuota tambahan haji yang diperkirakan...

Leave a comment

1 Comment

  • Jagad Jowo
    Kamis, 17 Maret 2022 21:24 WIB

    Setuju dengan pandangan ustadz….

    Reply