Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Iran-Israel Sepakat Gencatan Senjata, Perang 12 Hari Berakhir

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 25 Juni 2025 10:27 WIB
Iran-Israel Sepakat Gencatan Senjata, Perang 12 Hari Berakhir
NEWSREAL.ID - Ilustrasi perang Israel-Iran. (Foto: Shutterstock)

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Konflik bersenjata antara Iran dan Israel resmi dihentikan setelah kedua negara menyepakati gencatan senjata pada Selasa (24/6), menandai berakhirnya perang yang telah berlangsung selama 12 hari.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengumumkan kabar tersebut dalam pidatonya yang disiarkan oleh kantor berita resmi IRNA. “Hari ini, setelah perlawanan heroik bangsa kita yang besar, yang tekadnya telah menorehkan sejarah, kita menyaksikan terbentuknya gencatan senjata dan berakhirnya perang 12 hari,” ujar Pezeshkian, dikutip dari AFP.

Pezeshkian menegaskan bahwa Iran berkomitmen terhadap kesepakatan gencatan senjata, kecuali jika dilanggar lebih dulu oleh Israel. Ia menyatakan Teheran terbuka untuk negosiasi dan siap mempertahankan hak-haknya secara sah.

“Iran tidak akan melanggar gencatan senjata, kecuali rezim Zionis melakukannya terlebih dahulu,” kata Pezeshkian, dikutip Nour News dan CNN. “Teheran siap untuk berunding dan membela hak-hak rakyat Iran di meja perundingan.”

Dalam komunikasi dengan para pemimpin negara lain, Pezeshkian juga menegaskan bahwa Iran tidak mengembangkan senjata nuklir, melainkan hanya memperjuangkan hak-hak nasionalnya.

“Iran bukanlah Gaza atau Lebanon yang tidak bisa merespons serangan militer rezim Zionis,” katanya kepada Presiden UEA Sheikh Mohammed bin Zayed. “Kami tidak sedang dan tidak akan mencari senjata nuklir dengan cara apa pun,” ujarnya seperti dilaporkan kantor berita Fars.

Hukum Internasional

Dilansir dari Al Jazeera, Pezeshkian juga menyampaikan kesiapan Iran menyelesaikan persoalan dengan Amerika Serikat melalui mekanisme hukum internasional. Hal itu ia sampaikan dalam panggilan telepon dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman.

Kesepakatan gencatan senjata ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan antara kedua negara yang berkonflik. Namun, sebelumnya Trump sempat mengultimatum Israel dan Iran karena pelanggaran kesepakatan gencatan yang terjadi di hari-hari awal.

Di pihak lain, militer Israel mengonfirmasi bahwa fokus mereka kini kembali tertuju ke Gaza, khususnya untuk menangani Hamas dan memulangkan para sandera.

“Kini fokusnya kembali ke Gaza – untuk membawa pulang para sandera dan membubarkan rezim Hamas,” kata Kepala Staf Militer Israel Letjen Eyal Zamir, dikutip AFP. Militer Israel juga mencabut pembatasan terkait aktivitas publik dan pendidikan pascagencatan senjata.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres turut menyambut baik langkah gencatan senjata ini dan menyerukan agar kedua negara mematuhi kesepakatan secara konsisten.

“Pertempuran harus dihentikan. Rakyat kedua negara sudah terlalu menderita,” kata Guterres melalui akun media sosial X. Sebelumnya Presiden AS Donald Trump mengultimatum Israel dan Iran karena dua negara yang bertikai itu dianggap melanggar gencatan senjata.

Trump marah-marah usai Kementerian Pertahanan Tel Aviv berniat melancarkan serangan ke Iran yang dituduh melanggar kesepakatan gencatan senjata. (tb)

Berita Terbaru

Israel Dihantam Rudal Iran, Dampak Kerusakan Disebut Disensor Ketat

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Serangan rudal Iran ke Israel disebut menimbulkan kerusakan dan korban yang tidak sedikit. Namun di tengah perang yang terus memanas, pemerintah Israel...

Perang Mahal vs Drone Murah: AS Disebut Bakar Rp15 Triliun Sehari Lawan Iran

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Perang antara Amerika Serikat dan Iran memunculkan ironi besar: amunisi supermahal dipakai untuk menghadapi drone murah. Pemerintahan Presiden Donald Trump bahkan disebut menghabiskan...

Rudal 1 Ton Meluncur Lagi: Iran Hantam Target AS-Israel, Haifa Ikut Disasar

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah makin panas. Iran kembali meluncurkan gelombang serangan rudal besar-besaran yang diklaim menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat dan Israel. Bahkan,...

IRGC Balas Trump: Akhir Perang di Timur Tengah Ditentukan Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menegaskan bahwa pihak yang menentukan kapan perang di Timur Tengah berakhir adalah Iran, bukan Presiden Amerika Serikat Donald...

OKI Murka: Kekerasan Pemukim Israel di Tepi Barat Kian Brutal

NEWSREAL.ID, JEDDAH- Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam keras meningkatnya kekerasan yang dilakukan kelompok pemukim Israel terhadap warga Palestina di wilayah Tepi Barat. Melalui pernyataan...

Dorong Gencatan Senjata, Rusia Ajukan Resolusi DK PBB

NEWSREAL.ID, MOSKOW- Pemerintah Rusia saat ini dilaporkan tengah menyusun rancangan resolusi untuk diajukan ke DK PBB guna mendorong gencatan senjata di kawasan Timur Tengah yang...

Trump Sebut Iran ‘Pecundang Timur Tengah’, Akademisi: Itu Cuma Retorika Politik

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pernyataan keras Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut Iran sebagai “pecundang Timur Tengah” dinilai tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan. Akademisi hubungan...

Jurnalis India Viral: Dampak Rudal Iran di Israel Disebut Disensor, Kerusakan Diklaim Lebih Parah

NEWSREAL.ID, NEW DELHI- Sebuah video pengakuan jurnalis India mendadak viral di media sosial. Ia mengklaim kerusakan di Israel akibat serangan rudal Iran jauh lebih besar...

Moskow Tegaskan Berdiri di Belakang Iran, Sinyal Beri Bantuan Militer Jika Diminta

NEWSREAL.ID, LONDON- Peta geopolitik perang di Timur Tengah makin panas. Rusia secara terbuka menyatakan tidak bersikap netral dalam konflik antara Iran melawan Amerika Serikat dan...

Tongkat Estafet Revolusi Iran Berpindah: IRGC Langsung Pasang Badan untuk Mojtaba Khamenei

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Iran resmi memasuki babak baru. Setelah wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, Dewan Pakar langsung menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin baru Revolusi Islam....

Trump Kena “Tamparan Teheran”? Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Iran Usai Serangan AS-Israel

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Alih-alih menggoyang kekuasaan Iran, serangan militer Amerika Serikat dan Israel justru memunculkan babak baru yang tak terduga. Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi...

24 Negara Bagian AS Gugat Tarif Baru Trump, Dinilai Langgar Konstitusi

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Kebijakan tarif impor baru yang diumumkan Presiden Donald Trump memicu gelombang perlawanan dari pemerintah daerah di Amerika Serikat. Sebanyak 24 negara bagian resmi...

Leave a comment