
NEWSREAL, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan korupsi kerja sama jual beli gas antara PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dan PT Inti Alasindo Energy (IAE).
Sebagai bagian dari proses tersebut, Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Erika Retnowati turut dipanggil untuk dimintai keterangan oleh penyidik pada Senin (16/6).
Tak hanya Erika, mantan Direktur Gas BPH Migas tahun 2021, Sentot Harijady Bradjanto Tri Putro, juga hadir di Gedung Merah Putih KPK untuk diperiksa sebagai saksi. Pemeriksaan terhadap keduanya menjadi bagian dari upaya KPK mengusut lebih dalam alur dan keputusan yang mengarah pada kerja sama yang diduga menyimpang tersebut.
“Pemeriksaan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK atas nama ER dan SHBTP,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam pernyataan resmi, Senin (16/6).
Satu nama lain yang dijadwalkan hadir adalah Tutuka Ariadji, Dirjen Migas Kementerian ESDM periode 2021. Namun hingga siang hari, ia belum tampak di lokasi pemeriksaan.
Penetapan Tersangka
Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan dua tersangka, yaitu mantan Direktur Komersial PGN, Danny Praditya, dan mantan Komisaris PT IAE, Iswan Ibrahim, yang juga tercatat sebagai eks Direktur Utama PT Isargas. Kedua nama ini diduga menjadi tokoh sentral dalam pengambilan keputusan pembelian gas yang tidak tercantum dalam rencana kerja tahunan PGN.
Penyidik telah menyita sejumlah aset yang diduga berkaitan dengan perkara, termasuk uang tunai senilai Rp24 miliar dan tanah di wilayah Bogor senilai sekitar Rp70 miliar. Selain itu, sebelumnya KPK juga mengamankan pengembalian kerugian negara berupa uang lebih dari 1,4 dollar AS juta serta tanah seluas lebih dari 3 hektare.
Dugaan korupsi ini berawal dari adanya instruksi internal pada pertengahan 2017 yang memunculkan kerja sama pembelian gas dari PT IAE, meskipun tidak tercantum dalam Rencana Kerja dan Anggaran PGN tahun itu. Proses negosiasi yang melibatkan permintaan uang muka 15 juta dollar AS oleh pihak Isargas juga menjadi sorotan utama penyidik, karena dinilai tidak sesuai prosedur.
Penyidikan masih terus berkembang, dan KPK tidak menutup kemungkinan adanya penetapan tersangka baru seiring pengumpulan bukti dan keterangan tambahan dari para saksi. (ct)
MAKI Kecam KPK Soal Tahanan Rumah Yaqut, Beda Perlakuan dengan Lukas Enembe
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Masyarakat Antikorupsi Indonesia melontarkan kritik keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi atas keputusan mengalihkan status penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan...
KPK Tegaskan Yaqut Jadi Tahanan Rumah Bukan karena Sakit, Ini Alasannya
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa pengalihan penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah tidak berkaitan dengan kondisi kesehatan. Juru...
157 Warga Binaan Lapas Purwodadi Dapat Remisi Lebaran, Tiga Langsung Bebas
NEWSREAL.ID, PURWODADI- Sebanyak 157 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi menerima Remisi Khusus Idul Fitri 1447 H, Sabtu (21/3/2026). Pemberian remisi ini menjadi...
155 Ribu Warga Binaan Dapat Remisi Lebaran, 1.162 Orang Langsung Bebas
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Sebanyak 155.908 warga binaan di seluruh Indonesia menerima remisi khusus Idul Fitri 1447 H/2026. Kebijakan ini ditegaskan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan sebagai bentuk penghargaan...
KPK Alihkan Penahanan Yaqut Jadi Tahanan Rumah Sejak 19 Maret
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengalihkan status penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah sejak Kamis (19/3/2026) malam. Juru Bicara...
Empat Oknum TNI Ditahan, Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI menahan empat personel TNI yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Komandan Puspom TNI,...
KPK Bongkar Peran “Gus Alex” di Skandal Kuota Haji
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap peran penting Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex dalam kasus dugaan korupsi pengaturan kuota dan penyelenggaraan haji di...
BNN Musnahkan 34 Kg Narkoba, 147 Ribu Jiwa Disebut Terselamatkan
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Narkotika Nasional memusnahkan sebanyak 34,21 kilogram barang bukti narkotika hasil pengungkapan sembilan kasus, yang disebut telah menyelamatkan sekitar 147.340 jiwa. Pelaksana Tugas...
Polisi Periksa Tujuh Saksi dan Analisis 86 CCTV Usut Teror Air Keras ke Aktivis Kontras
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Polisi terus mendalami kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Andrie Yunus. Hingga kini,...
Aktivis Disiram Air Keras, Prabowo Perintahkan Kapolri Usut Tuntas
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kasus penyiraman diduga air keras terhadap seorang aktivis HAM memicu perhatian serius pemerintah. Presiden Prabowo Subianto disebut langsung memerintahkan kepolisian untuk mengusut tuntas...
KPK Curiga ‘THR Pejabat’ Tak Cuma di Cilacap, Kepala Daerah Lain Diminta Hentikan Praktik Ini
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kasus dugaan “THR pejabat” di Cilacap membuka kotak pandora baru. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga praktik pemberian tunjangan hari raya dari kepala daerah...
Kunker Virtual, Jaksa Agung ST Burhanuddin Tekankan Penegakan Hukum Proaktif
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin menekankan pentingnya penegakan hukum yang proaktif, profesional, dan berintegritas kepada seluruh jajaran Kejaksaan Republik Indonesia menjelang Hari Raya...

