NEWSREAL.ID, WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menunjukkan ketangguhannya di panggung politik domestik. Upaya pemakzulan yang dilayangkan atas tindakannya memerintahkan serangan militer ke fasilitas nuklir Iran, resmi ditolak oleh mayoritas anggota Kongres, termasuk dari partai oposisi utama.
Dalam pemungutan suara yang digelar Selasa (24/6) waktu setempat, sebanyak 344 anggota House of Representatives menolak resolusi pemakzulan, sementara hanya 79 yang mendukung. Keputusan ini mengubur usulan yang diajukan anggota Partai Demokrat Al Green, dengan dukungan lintas partai dari Thomas Massie (Republik), yang menuding Trump melanggar Konstitusi dengan melancarkan serangan tanpa persetujuan Kongres.
Tak hanya Partai Republik yang kompak menolak, sebagian besar anggota Partai Demokrat pun memilih tidak mendukung pemakzulan, menunjukkan dinamika internal yang tidak bulat terhadap langkah hukum terhadap presiden yang kontroversial itu.
“Saya melakukannya karena saya percaya Konstitusi harus berarti sesuatu,” kata Green dalam pidatonya sebelum pemungutan suara. “Tidak ada satu orang pun yang boleh membawa lebih dari 300 juta warga ke dalam perang tanpa berkonsultasi dengan Kongres.”
Sebelumnya, Trump memerintahkan serangan udara ke tiga fasilitas nuklir utama Iran pada 22 Juni, dan mengklaim bahwa serangan tersebut berhasil “memusnahkan sepenuhnya” target yang dituju. Namun, laporan intelijen dari CNN mengindikasikan bahwa komponen inti program nuklir Iran masih utuh.
Memicu Kecaman
Langkah Trump memicu kecaman keras dari sejumlah anggota Demokrat yang menganggap tindakan itu melanggar prinsip checks and balances antara cabang eksekutif dan legislatif. Di sisi lain, para politisi Republik menyambutnya sebagai respons kuat terhadap ancaman yang dinilai nyata dari Iran.
Dalam hal komunikasi, laporan menyebut bahwa sejumlah tokoh Partai Republik telah diberi informasi lebih awal oleh Gedung Putih, sementara para pemimpin Demokrat, seperti Senator Chuck Schumer, baru diberitahu kurang dari satu jam sebelum serangan—dan itu pun tanpa penyebutan langsung soal target Iran.
Kegagalan pemakzulan ini tidak hanya menutup satu babak perlawanan hukum terhadap Trump, tetapi juga mempertegas lemahnya konsensus lintas partai dalam menghadapi gaya kepemimpinan presiden yang kerap mengambil langkah unilateral dalam kebijakan luar negeri.
Kemenangan politik ini memperpanjang deretan momen krusial di mana Trump berhasil lolos dari upaya hukum atau tekanan legislatif, meski kebijakannya menuai kontroversi luas di dalam dan luar negeri. (tb)
Israel Dihantam Rudal Iran, Dampak Kerusakan Disebut Disensor Ketat
NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Serangan rudal Iran ke Israel disebut menimbulkan kerusakan dan korban yang tidak sedikit. Namun di tengah perang yang terus memanas, pemerintah Israel...
Perang Mahal vs Drone Murah: AS Disebut Bakar Rp15 Triliun Sehari Lawan Iran
NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Perang antara Amerika Serikat dan Iran memunculkan ironi besar: amunisi supermahal dipakai untuk menghadapi drone murah. Pemerintahan Presiden Donald Trump bahkan disebut menghabiskan...
Rudal 1 Ton Meluncur Lagi: Iran Hantam Target AS-Israel, Haifa Ikut Disasar
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah makin panas. Iran kembali meluncurkan gelombang serangan rudal besar-besaran yang diklaim menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat dan Israel. Bahkan,...
IRGC Balas Trump: Akhir Perang di Timur Tengah Ditentukan Iran
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menegaskan bahwa pihak yang menentukan kapan perang di Timur Tengah berakhir adalah Iran, bukan Presiden Amerika Serikat Donald...
OKI Murka: Kekerasan Pemukim Israel di Tepi Barat Kian Brutal
NEWSREAL.ID, JEDDAH- Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam keras meningkatnya kekerasan yang dilakukan kelompok pemukim Israel terhadap warga Palestina di wilayah Tepi Barat. Melalui pernyataan...
Dorong Gencatan Senjata, Rusia Ajukan Resolusi DK PBB
NEWSREAL.ID, MOSKOW- Pemerintah Rusia saat ini dilaporkan tengah menyusun rancangan resolusi untuk diajukan ke DK PBB guna mendorong gencatan senjata di kawasan Timur Tengah yang...
Trump Sebut Iran ‘Pecundang Timur Tengah’, Akademisi: Itu Cuma Retorika Politik
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pernyataan keras Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut Iran sebagai “pecundang Timur Tengah” dinilai tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan. Akademisi hubungan...
Jurnalis India Viral: Dampak Rudal Iran di Israel Disebut Disensor, Kerusakan Diklaim Lebih Parah
NEWSREAL.ID, NEW DELHI- Sebuah video pengakuan jurnalis India mendadak viral di media sosial. Ia mengklaim kerusakan di Israel akibat serangan rudal Iran jauh lebih besar...
Moskow Tegaskan Berdiri di Belakang Iran, Sinyal Beri Bantuan Militer Jika Diminta
NEWSREAL.ID, LONDON- Peta geopolitik perang di Timur Tengah makin panas. Rusia secara terbuka menyatakan tidak bersikap netral dalam konflik antara Iran melawan Amerika Serikat dan...
Tongkat Estafet Revolusi Iran Berpindah: IRGC Langsung Pasang Badan untuk Mojtaba Khamenei
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Iran resmi memasuki babak baru. Setelah wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, Dewan Pakar langsung menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin baru Revolusi Islam....
Trump Kena “Tamparan Teheran”? Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Iran Usai Serangan AS-Israel
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Alih-alih menggoyang kekuasaan Iran, serangan militer Amerika Serikat dan Israel justru memunculkan babak baru yang tak terduga. Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi...
24 Negara Bagian AS Gugat Tarif Baru Trump, Dinilai Langgar Konstitusi
NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Kebijakan tarif impor baru yang diumumkan Presiden Donald Trump memicu gelombang perlawanan dari pemerintah daerah di Amerika Serikat. Sebanyak 24 negara bagian resmi...


