
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Gelombang penonaktifan anggota DPR RI dari berbagai partai politik mewarnai situasi politik nasional. Setelah mencermati dinamika yang berkembang di masyarakat, Partai Nasdem, Golkar, dan PAN serentak mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan sejumlah kadernya dari kursi parlemen, berlaku mulai Senin (1/9).
Dari Partai Nasdem, Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dipastikan tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI. Surat keputusan itu ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Surya Paloh dan Sekjen Hermawi Taslim. Hermawi menegaskan, langkah ini diambil untuk menjaga kepercayaan publik.
“Aspirasi masyarakat harus menjadi acuan utama perjuangan Partai NasDem. Kami juga turut berbelasungkawa atas wafatnya sejumlah warga dalam perjuangan menyuarakan aspirasinya,” ujarnya di Jakarta, Minggu (31/8).
Sahroni sebelumnya juga sudah dicopot dari jabatan Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Bahkan, rumah pribadinya di Tanjung Priok, Jakarta, sempat dirusak dan dijarah massa dalam kerusuhan yang terjadi pekan lalu.
Memperkuat Disiplin
Sementara itu, Partai Golkar juga mengambil keputusan serupa terhadap Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir. Penonaktifan tersebut diteken Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia bersama Sekjen Muhammad Sarmuji.
Golkar menegaskan keputusan itu sebagai langkah memperkuat disiplin dan etika internal partai. “Aspirasi rakyat adalah dasar perjuangan Partai Golkar. Kami turut berdukacita atas meninggalnya warga dalam berbagai peristiwa belakangan ini,” kata Sarmuji.
Di sisi lain, Partai Amanat Nasional (PAN) juga tak tinggal diam. Partai yang dipimpin Zulkifli Hasan itu resmi menonaktifkan Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio serta Surya Utama atau Uya Kuya dari kursi DPR RI.
PAN menegaskan komitmennya menjaga integritas kader di parlemen sekaligus meminta publik tetap tenang. “Percayakan sepenuhnya kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan persoalan ini secara tepat dan cepat, selalu berpihak pada rakyat,” kata Sekjen PAN Viva Yoga Mauladi.
Rangkaian penonaktifan ini berlangsung di tengah situasi politik yang memanas. Gelombang unjuk rasa menolak kenaikan tunjangan DPR RI sejak 25 Agustus lalu kerap berujung ricuh.
Bahkan, seorang pengemudi ojek daring bernama Affan Kurniawan (21) tewas usai terlindas kendaraan taktis Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada 28 Agustus. Peristiwa itu semakin memperbesar tekanan publik terhadap DPR dan partai politik.
Dengan serentetan langkah tegas ini, publik kini menanti bagaimana partai-partai besar menata ulang barisan kadernya di parlemen, sekaligus mengembalikan kepercayaan masyarakat di tengah krisis politik yang tengah berlangsung. (tb)
Golkar Masih Godok Nama Pengganti Wakil Ketua Komisi III
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Fraksi Partai Golkar DPR RI masih menyeleksi calon Wakil Ketua Komisi III DPR RI untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Sari Yuliati, yang kini...
PKB Temui Prabowo, Perkenalkan Jajaran Pengurus Baru Nasional
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melakukan audiensi dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/2/2026). Ketua...
Ambang Batas Parlemen Digugat, PDIP Jajaki Opsi Penghapusan
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan menyatakan masih mengkaji usulan penghapusan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) sebesar empat persen yang selama ini berlaku...
Isu Reshuffle Mengemuka, Golkar Serahkan Nasib Kader di Kabinet ke Presiden
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Partai Golkar menyatakan menyerahkan sepenuhnya keputusan terkait posisi kadernya di kabinet kepada Presiden Prabowo Subianto, di tengah menguatnya isu kocok ulang kabinet atau...
Isu Reshuffle Menguat, PDIP Ingatkan Pemerintah Utamakan Kinerja dan Kepentingan Rakyat
NEWSREAL.ID, JAKARTA- PDI Perjuangan angkat bicara merespons isu kocok ulang kabinet (reshuffle) yang kembali menguat dalam beberapa waktu terakhir. PDIP menekankan agar reshuffle, jika benar...
PSI Pasang Target 60 Kursi DPR pada Pemilu 2029
NEWSREAL.ID, DENPASAR- Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai memanaskan mesin politik jelang Pemilihan Umum 2029. Partai yang mengusung citra anak muda ini memasang target ambisius untuk...
Rahayu Saraswati Patuhi Putusan MKD, Tetap Jalani Tugas Legislator
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Polemik pengunduran diri Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo berakhir setelah Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) mengambil keputusan. Legislator Gerindra itu...
DPR Pastikan Perhatikan Partisipasi Publik dalam Pembahasan RUU Pemilu
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memastikan DPR akan tetap memperhatikan partisipasi publik dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu yang mulai digodok...
Soal OTT Sudewo, Gerindra Jateng Pilih Tunggu KPK
NEWSREAL.ID, JAKARTA- DPD Partai Gerindra Jawa Tengah akhirnya buka suara terkait penangkapan Bupati Pati Sudewo dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Partai...
Usul E-Voting Pilkada Mengemuka, Pemerintah dan DPR Buka Pintu Kajian
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wacana penerapan e-voting dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) kembali mencuat. Pemerintah bersama DPR menyatakan terbuka untuk mengkaji usulan yang dilontarkan PDI Perjuangan (PDIP)...
Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi III DPR RI mulai membahas pembentukan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset dengan menggelar rapat dengar pendapat bersama Badan Keahlian DPR, Kamis...
PDIP Dorong Penyederhanan Sistem Multi-Partai
NEWSREAL.ID, JAKARTA- PDI Perjuangan (PDIP) mengusulkan reformasi sistem politik nasional dengan menitikberatkan pada penyederhanaan sistem multi-partai. Usulan tersebut muncul dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I...

