Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Politik

Media Digital Jadi “Senjata” Kader Muda Golkar Dekatkan Diri ke Publik

Tim Redaksi, Newsreal.id
Senin, 6 Oktober 2025 10:47 WIB
Media Digital Jadi “Senjata” Kader Muda Golkar Dekatkan Diri ke Publik
NEWSREAL.ID - SAMPAIKAN MATERI: Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri Puteri Komarudin menyampaikan materi dalam kegiatan Diklat Kader Muda Nasional Partai Golkar Gelombang II di Bogor, Jawa Barat. (Foto: DPP Golkar)

NEWSREAL.ID, BOGOR- Partai Golkar mendorong kader mudanya untuk semakin piawai memanfaatkan media digital sebagai strategi politik.

Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri, Puteri Komarudin, menegaskan bahwa komunikasi politik dan penguasaan platform digital merupakan “senjata” penting bagi generasi muda beringin dalam menjangkau masyarakat luas.

Baca : Jurnalis Gugur di Gaza Tembus 240 Orang, Terburuk Sepanjang Sejarah Perang

Pesan itu ia sampaikan saat mengisi materi bertema strategi komunikasi politik dan media digital dalam Diklat Kader Muda Nasional Partai Golkar Gelombang II di Bogor, Jawa Barat.

Puteri menekankan bahwa komunikasi politik memiliki fungsi vital sebagai jembatan antara caleg dengan konstituen, sekaligus sarana membangun citra, menggalang dukungan, dan mengelola persepsi publik.

“Komunikasi politik yang baik dimulai dengan memahami audiens, baik dari aspek demografi, geografi, hingga perilaku. Dengan begitu, pesan politik bisa lebih efektif dan tepat sasaran,” ujar Puteri dalam keterangan tertulis, Minggu (5/10).

Menurutnya, ada dua strategi utama komunikasi politik, yakni kampanye tatap muka serta pemanfaatan media digital. Media sosial dinilai unggul karena mampu menjangkau audiens yang lebih luas dengan biaya yang lebih efisien.

Meski demikian, ia juga mengingatkan tantangan di ranah digital, mulai dari serangan siber, fenomena buzzer, hingga “echo chamber” atau ruang gema yang membatasi keberagaman informasi akibat algoritma.

Jadi Kunci

Puteri menambahkan, konsistensi dan personal branding menjadi kunci dalam penggunaan media sosial. Konten yang disajikan kader muda Golkar, kata dia, sebaiknya tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga relevan dan edukatif bagi masyarakat.

Kader muda Golkar harus bijak dan cerdas dalam membuat konten. Gunakan tujuh menit pertama untuk menarik perhatian audiens agar pesan dapat tersampaikan dengan baik,” tuturnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya analisis data untuk mengukur efektivitas strategi digital. Informasi seperti usia, jenis kelamin, hingga preferensi konten audiens disebut bisa menjadi bahan evaluasi agar komunikasi semakin tepat sasaran.

Di hadapan peserta diklat dari 14 provinsi, Puteri berpesan agar kader muda dapat menjadi wajah segar Golkar yang modern, dekat dengan rakyat, sekaligus mampu menghadirkan nilai positif di ruang digital.

“Gunakan media sosial bukan hanya untuk eksistensi, tapi juga edukasi dan inspirasi. Jadilah komunikator yang bijak, kreatif, dan bertanggung jawab, karena suara rakyat hari ini terbentuk dari informasi yang mereka lihat dan dengar,” pungkasnya. (tb)

Berita Terbaru

Golkar Masih Godok Nama Pengganti Wakil Ketua Komisi III

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Fraksi Partai Golkar DPR RI masih menyeleksi calon Wakil Ketua Komisi III DPR RI untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Sari Yuliati, yang kini...

PKB Temui Prabowo, Perkenalkan Jajaran Pengurus Baru Nasional

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melakukan audiensi dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/2/2026). Ketua...

Ambang Batas Parlemen Digugat, PDIP Jajaki Opsi Penghapusan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan menyatakan masih mengkaji usulan penghapusan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) sebesar empat persen yang selama ini berlaku...

Isu Reshuffle Mengemuka, Golkar Serahkan Nasib Kader di Kabinet ke Presiden

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Partai Golkar menyatakan menyerahkan sepenuhnya keputusan terkait posisi kadernya di kabinet kepada Presiden Prabowo Subianto, di tengah menguatnya isu kocok ulang kabinet atau...

Isu Reshuffle Menguat, PDIP Ingatkan Pemerintah Utamakan Kinerja dan Kepentingan Rakyat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PDI Perjuangan angkat bicara merespons isu kocok ulang kabinet (reshuffle) yang kembali menguat dalam beberapa waktu terakhir. PDIP menekankan agar reshuffle, jika benar...

PSI Pasang Target 60 Kursi DPR pada Pemilu 2029

NEWSREAL.ID, DENPASAR- Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai memanaskan mesin politik jelang Pemilihan Umum 2029. Partai yang mengusung citra anak muda ini memasang target ambisius untuk...

Rahayu Saraswati Patuhi Putusan MKD, Tetap Jalani Tugas Legislator

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pole­mik pengunduran diri Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo berakhir setelah Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) mengambil keputusan. Legislator Gerindra itu...

DPR Pastikan Perhatikan Partisipasi Publik dalam Pembahasan RUU Pemilu

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memastikan DPR akan tetap memperhatikan partisipasi publik dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu yang mulai digodok...

Soal OTT Sudewo, Gerindra Jateng Pilih Tunggu KPK

NEWSREAL.ID, JAKARTA- DPD Partai Gerindra Jawa Tengah akhirnya buka suara terkait penangkapan Bupati Pati Sudewo dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Partai...

Usul E-Voting Pilkada Mengemuka, Pemerintah dan DPR Buka Pintu Kajian

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wacana penerapan e-voting dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) kembali mencuat. Pemerintah bersama DPR menyatakan terbuka untuk mengkaji usulan yang dilontarkan PDI Perjuangan (PDIP)...

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi III DPR RI mulai membahas pembentukan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset dengan menggelar rapat dengar pendapat bersama Badan Keahlian DPR, Kamis...

PDIP Dorong Penyederhanan Sistem Multi-Partai

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PDI Perjuangan (PDIP) mengusulkan reformasi sistem politik nasional dengan menitikberatkan pada penyederhanaan sistem multi-partai. Usulan tersebut muncul dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I...

Leave a comment