Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

Dikejar Deadline Pembenahan, Dirjen Bea Cukai Janji Perbaiki Layanan dan Citra

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 3 Desember 2025 15:51 WIB
Dikejar Deadline Pembenahan, Dirjen Bea Cukai Janji Perbaiki Layanan dan Citra
NEWSREAL.ID - BARANG KENA CUKAI: Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama ditemui dalam Konferensi Pers Pemusnahan Barang Kena Cukai Ilegal Kanwil DJBC Jakarta, Rabu (3/12). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, menyampaikan komitmen penuh untuk memperbaiki kinerja lembaganya, meningkatkan pelayanan publik, serta membersihkan citra negatif yang selama ini melekat pada DJBC.

Pernyataan itu disampaikan Djaka sebagai respons atas ultimatum Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang membuka kemungkinan mengembalikan sistem kepabeanan ke model era Orde Baru apabila pembenahan internal tak berjalan optimal.

Baca juga: Purbaya Ancam Bekukan Bea Cukai

“Intinya itu bentuk koreksi. Bea Cukai ke depan akan berupaya lebih baik,” ujar Djaka dalam konferensi pers pemusnahan barang kena cukai ilegal di Kanwil DJBC Jakarta, Rabu, (3/12).

Djaka menyatakan transformasi budaya kerja dan peningkatan pengawasan menjadi dua prioritas utama dalam program pembenahan DJBC. Pengawasan di pelabuhan dan bandara akan diperkuat, sementara peningkatan kualitas pelayanan menjadi fokus yang harus segera dirasakan masyarakat. Ia menegaskan sejumlah langkah perbaikan telah mulai diterapkan, termasuk penggunaan teknologi artificial intelligence untuk menekan praktik underinvoicing.

Optimistis

Terkait target pembenahan selama satu tahun yang diberikan Menkeu, Djaka mengaku optimistis. Ia menegaskan bahwa seluruh pegawai DJBC memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan lembaga tersebut tidak terus dibebani praktik yang merugikan negara.

“Harus optimistis. Kalau tidak, tahun depan kita selesai. Masa pegawai Bea Cukai mau makan gaji buta?” ujarnya. Djaka menambahkan bahwa reformasi tidak mungkin berhasil tanpa dukungan publik.

Menurutnya, aspek yang harus dibenahi mencakup kualitas sumber daya manusia, kelengkapan peralatan, hingga perbaikan citra institusi. “Image di masyarakat bahwa Bea Cukai sarang pungli itu sedikit demi sedikit kita hilangkan,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa bila kinerja Bea Cukai tidak menunjukkan perubahan berarti, pemerintah dapat kembali menggunakan sistem pemeriksaan kepabeanan era Orde Baru melalui pelibatan SGS.

Baca juga: Penerimaan Bea dan Cukai Tembus Rp 52,6 Triliun

Pada masa tersebut, sebagian pegawai Bea Cukai dirumahkan karena fungsi mereka digantikan perusahaan pengawas eksternal. Purbaya menegaskan dirinya tidak sedang marah, namun seluruh jajaran Kementerian Keuangan diminta bekerja serius menyelesaikan dua persoalan utama: praktik underinvoicing ekspor dan lolosnya barang ilegal.

Meski memberi peringatan tegas, ia tetap optimistis karena teknologi internal Bea Cukai dinilai telah berkembang pesat. (tb)

Berita Terbaru

Airlangga Ingatkan Dampak Perang AS-Iran: Harga BBM Bisa Ikut Terkerek

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran tak hanya berdampak pada geopolitik global, tetapi juga berpotensi memengaruhi harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia. Menteri...

Soal Moratorium Ritel Modern, Menkop: Itu Kewenangan Pemda, Bukan Pemerintah Pusat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan kebijakan moratorium atau penghentian sementara izin pembangunan ritel modern sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah daerah (pemda), bukan ranah Kementerian...

Kemenaker Pastikan Bonus Hari Raya Ojol Tetap Ada, Maksimal H-7 Lebaran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ramadan sudah berjalan sepekan, dan pertanyaan klasik menjelang Lebaran kembali muncul: kapan THR cair? Bagi pengemudi ojek online (ojol), kabar baiknya Bonus Hari...

APKLI Desak Penataan Ulang Ritel Modern

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Keberadaan warung kelontong kian terdesak. Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) mencatat jumlah warung kelontong di Indonesia terus menyusut dalam hampir dua dekade...

103 Ribu Kursi Kereta Mudik Lebaran 2026 Masih Tersedia

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Buat kamu yang belum pegang tiket mudik Lebaran 2026, tenang dulu. Masih ada sekitar 103 ribu kursi kereta untuk periode pra-Lebaran 11-20 Maret...

Danantara Hidupkan Lagi Tambang Ombilin, Target Serap 1.000 Pekerja

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara mendorong percepatan reaktivasi tambang batu bara Ombilin di Sawahlunto, Sumatera Barat. Jika kembali beroperasi, tambang legendaris ini diproyeksikan...

Ombudsman Buka Posko THR 2026, Soroti Ratusan Aduan yang Belum Tuntas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ombudsman Republik Indonesia (ORI) berkolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia serta sejumlah pemerintah daerah menyelenggarakan Posko THR Keagamaan 2026 menjelang pencairan tunjangan hari...

Satga Saber Pangan: Harga Bahan Pokok Masih Aman

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Memasuki Ramadan 2026, harga bahan pokok di Kota Semarang terpantau relatif stabil. Kepastian itu disampaikan Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga,...

MA AS Coret Tarif Trump, Prabowo: Kita Hormati Politik Mereka

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Presiden Prabowo Subianto merespons putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat yang membatalkan kebijakan tarif global Presiden Donald Trump dengan nada tenang. Indonesia, kata dia,...

DPR Tegaskan THR Wajib Cair Dua Pekan Sebelum Lebaran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago menegaskan tunjangan hari raya (THR) wajib dibayarkan paling lambat dua minggu sebelum hari raya keagamaan....

CORE: Putusan MA AS Jadi Peluang Indonesia Renegosiasi Tarif dengan Trump

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal menilai putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat yang membatalkan kebijakan tarif resiprokal Presiden...

Gaikindo: Industri Otomotif Nasional Siap Penuhi Kebutuhan Kendaraan Komersial

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memastikan industri otomotif dalam negeri memiliki kapasitas memadai untuk memenuhi kebutuhan kendaraan komersial nasional, menyusul rencana pemerintah...

Leave a comment