Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Regional

Tragedi Gunung Kuda, Pemprov Jabar Cabut Izin Pengelolaan Tambang

Tim Redaksi, Admin
Minggu, 1 Juni 2025 13:52 WIB
Tragedi Gunung Kuda, Pemprov Jabar Cabut Izin Pengelolaan Tambang
NEWSREAL.ID - LOKASI LONGSOR: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi didampingi Sekda Jabar Herman Suryatman saat meninjau lokasi longsor galian tambang di Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Sabtu (31/5). (Foto: Diskominfo Jabar)

BANDUNG– Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyoroti pengelolaan tambang galian C di Gunung Kuda, Desa Cipanas, Dukupuntang, Cirebon yang menewaskan 17 orang, Jumat (30/5).

Dedi mengatakan, izin pengelolaan lahan seluas 30 hektare disewakan kepada tiga yayasan, termasuk Koperasi Pondok Pesantren Al-Azhariyah oleh Perhutani. Ia menyebut pihaknya akan memanggil Perhutani untuk dimintai keterangan mengenai alih fungsi lahan hutan menjadi area tambang.

“Ini yayasan mengelola lahan 30 hektare. Setelah ini kita akan panggil Perhutani,” ujarnya, Sabtu (31/5). Dedi lantas menyoroti banyaknya lahan hutan milik Perhutani yang kini beralih fungsi menjadi area tambang.

Padahal, menurutnya, Perhutani adalah BUMN yang seharusnya fokus pada pengelolaan hutan, bukan pertambangan. “Banyak areal hutan berubah jadi tambang. Ini bukan tugas Perhutani. Mereka harus segera memperbaiki diri. Ini dosa,” kata Dedi dengan nada tegas.

Kawasan Hutan

Dedi juga meminta Pemkab Cirebon untuk segera mengubah tata ruang wilayah tersebut agar kembali menjadi kawasan hutan. Ia menekankan pentingnya mengakhiri aktivitas pertambangan di wilayah tersebut demi keselamatan dan kelestarian lingkungan. “Saya minta Pemda Cirebon segera mengembalikan kawasan ini menjadi kawasan hijau,” ujarnya.

Dedi mengaku pernah mengunjungi lokasi tambang tersebut sebelum menjabat sebagai gubernur. Ia menilai tambang tersebut tidak memenuhi standar keamanan, namun tetap beroperasi karena memiliki izin hingga Oktober 2025.

“Saya tahu ini tidak memenuhi standar keamanan. Tapi karena izinnya masih berlaku, saya tidak punya wewenang saat itu untuk menghentikan,” kata Dedi melalui akun Instagram resminya.

Dedi mengaku telah memerintahkan agar tambang tersebut ditutup secara permanen. Ia juga memastikan telah mencabut seluruh izin tambang yang dimiliki oleh tiga yayasan terkait.

“Tadi malam, kami keluarkan sanksi administrasi berupa pencabutan izin. Semua aktivitas ditutup. Tidak boleh ada lagi penambangan di sana,” tegasnya. Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap keselamatan masyarakat serta penegakan aturan pengelolaan sumber daya alam di Jawa Barat. (ct)

Berita Terbaru

Siap-siap Jakarta Gelap, Cek Waktu Pemadaman Lampu ?

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pemadaman lampu secara serentak. Kegiatan yang berlangsung pada pukul 20.30-21.30 WIB itu juga dilakukan dalam rangka aksi...

Dikepung 162 Bencana Selama Januari–April 2026, Ini Upaya Pempov Jateng

SEMARANG, NEWSREAL.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mencatat sebanyak 162 kejadian bencana alam terjadi sejak 1 Januari hingga 12 April 2026. Dari jumlah tersebut,...

Sepeda Motor Tertemper Kereta Api Bathara Kresna Di CFD Solo, Langsung Di Evakuasi Ke RS Kasih Ibu

SOLO,newsreal id – ​Kecelakaan kereta api Bathara Kresna kembali terjadi di Solo. Kejadian terjadi Minggu, (19/04/2026) pagi tadi saat Car Free Day masih berlangsung. Dari...

Solo Raya Hujan Deras, Sungai Meluap Genangi Rumah Warga

SOLO,newsreal.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Solo Roya sejak Selasa (14/4/2026) sore hingga malam hari dengan intensitas tinggi dan durasi yang cukup lama memicu...

Gunung Semeru “Batuk-batuk, Keluarkan Awan Panas dan Guguran Sejauh 3 km

LUMAJANG, newsreal.id – Salah satu gunung teraktif di Jawa Timur yakni Gunung Semeru erupsi dan mengeluarkan awan panas guguran sejauh tiga kilometer. Gunung yang terletak...

Mahasiswa Udinus Dilibatkan Tekan Sampah Pangan MBG

SEMARANG,newsreal.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Badan Gizi Nasional, menggandeng civitas akademika Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) untuk meminimalkan sampah pangan. Kerja sama itu diwujudkan...

Kemaru Panjang, Menteri PU Pastikan Kesiapan Pasokan Air Irigasi dari Waduk Gajah Mungkur

WONOGIRI,newsreal.id – Kemampuan Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Jawa Tengah dalam mengantisipasi musim kemarau 2026 sedang dipersiapkan. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim...

Pemkab Kendal Tinjau Lokasi dan Korban Kebakaran Bulak

KENDAL,newsreal.id – Pemerintah Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat memberikan penanganan dan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di Desa Bulak, Kecamatan Rowosari. Bupati Kendal,...

“War’ Ikan Sapu-sapu di Ibukota, Gubernur Pramono Minta Diperluas

JAKARTA,newsreal.id – Faktor kerusakan lingkungan dan ekosistem perairan lokal di sejumlah sungai di Jakarta menjadi masalah tersendiri yang dihadapi Pemprov DKI Jakarta. Selain itu populasi...

Acungkan Jempol untuk Bupati Kendal, Wakil Ketua KPK Sentil OPD dan Kasih Wejangan Jajaran

KENDAL,newsreal.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan apresiasi atas kesetiaan Bupati Kendal dan jajaran yang selalu melayani masyarakat dengan sepenuh hati. KPK yang diwakili KPK,...

Destinasi Wisata Jateng Siap Sambut Wisatawan

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemprov Jateng memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan selama libur Lebaran 2026 seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan pemudik di berbagai daerah. Gubernur Jateng, Ahmad...

Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering, BMKG Minta Daerah Rawan Kekeringan Siaga

NEWSREAL.ID, CILACAP– BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah rawan kekeringan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026. Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi...

Leave a comment