Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Hukum Kriminal

Riza Chalid Jadi Tersangka Baru Skandal Korupsi BBM Rp193,7 Triliun

Tim Redaksi, Newsreal.id
Jumat, 11 Juli 2025 01:47 WIB
Riza Chalid Jadi Tersangka Baru Skandal Korupsi BBM Rp193,7 Triliun
NEWSREAL.ID - TETAPKAN TERSANGKA: Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan sembilan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) tahun 2018-2023. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kejaksaan Agung menetapkan sembilan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) periode 2018–2023.

Salah satu yang dijerat adalah pengusaha kawakan Mohammad Riza Chalid. Riza dikenal luas sebagai “The Gasoline Godfather” karena dominasinya dalam impor minyak nasional. Ia diduga berperan sebagai Beneficial Owner dari PT Navigator Khatulistiwa dan PT Orbit Terminal Merak (OTM), dua perusahaan yang terseret dalam perkara tersebut.

“Dari hasil penyidikan, diperoleh alat bukti yang cukup untuk menetapkan sembilan tersangka,” kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Abdul Qohar, dalam konferensi pers di Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (10/7).

Delapan tersangka lainnya berasal dari lingkungan internal Pertamina dan pihak swasta, yakni AN (eks VP Supply dan Distribusi Pertamina, 2011–2015), HB (Direktur Pemasaran & Niaga Pertamina, 2014), TN (SVP Integrated Supply Chain, 2017–2018), dan DS (VP Crude and Product, 2018–2020).

Selain itu, ada juga HW (mantan SVP Integrated Supply Chain), AS (Direktur Gas, Petrochemical & New Business, Pertamina International Shipping), MH (Senior Manager PT Trafigura), serta IP (Business Development Manager PT Mahameru Kencana Abadi). “Penyimpangan yang dilakukan para tersangka berdampak langsung pada kerugian keuangan negara,” tambah Qohar.

Kerugian Negara

Sebelumnya, penyidik telah menetapkan sembilan tersangka lain dalam perkara yang sama, termasuk Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan. Dalam catatan Kejaksaan, skandal ini menyebabkan kerugian negara mencapai Rp193,7 triliun.

Rinciannya meliputi kerugian ekspor minyak mentah dalam negeri sebesar Rp35 triliun, impor minyak mentah melalui perantara atau broker Rp2,7 triliun, impor BBM melalui broker Rp9 triliun, kompensasi tahun 2023 sebesar Rp126 triliun, dan subsidi tahun 2023 sebesar Rp21 triliun.

Riza Chalid, yang sebelumnya dikenal sebagai pemain utama dalam bisnis migas nasional, juga diketahui memiliki sejumlah bisnis di sektor ritel, sawit, dan minuman. Rumahnya di kawasan elit Jalan Jenggala, Kebayoran Baru, Jakarta, telah beberapa kali digeledah penyidik dan diduga dijadikan kantor operasional bisnisnya.

Kejaksaan menegaskan bahwa pengusutan kasus ini akan terus dikembangkan untuk mengungkap seluruh aktor dan jaringan yang terlibat. (ct)

Berita Terbaru

Tak Masuk Bui, Pelanggar Ringan Bakal Disuruh Bersih-Bersih di 2.460 Lokasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah mulai mematangkan penerapan pidana kerja sosial sebagai alternatif hukuman bagi pelanggar pidana ringan. Sebagai bentuk kesiapan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) telah...

Kasus Sudewo Bergulir, KPK Periksa Kepala BPKAD Pati

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Penyidikan kasus dugaan pemerasan yang menyeret Bupati Pati nonaktif Sudewo terus bergulir. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil sejumlah saksi, salah satunya Kepala...

Interpol Resmi Terbitkan Red Notice untuk Riza Chalid

NEWSREAL.ID, JAKARTA- National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia mengumumkan Interpol telah menerbitkan red notice atas nama Mohammad Riza Chalid atau MRC pada Jumat (23/1/2026). Sekretaris...

Kesehatan Menurun, Kuasa Hukum Minta Penahanan Nadiem Dibantarkan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode 2019–2024, Nadiem Anwar Makarim, menyampaikan bahwa dokter merekomendasikan dirinya menjalani tindakan medis selama lima hari...

Kepala BNN Raih Gelar Doktor, Tapi Peringatan Serius Soal Narkoba Justru Menggema

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pengamat sosial Dr Serian Wijatno memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Badan Nasional Narkotika (BNN) di tengah tantangan pemberantasan narkoba yang kian kompleks. Apresiasi...

Kasus Dihentikan, Hogi Pilih Berdamai

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA– Polemik hukum yang sempat menyeret nama Hogi Minaya akhirnya resmi berakhir. Setelah Kejaksaan Negeri Sleman menghentikan penuntutan kasus tabrak jambret, Hogi memastikan tak...

KPK Masih Hitung Kerugian Negara, Eks Menag Yaqut Belum Ditahan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum mengambil langkah penahanan terhadap mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2024. KPK...

Kejagung Selidiki Dugaan Korupsi Tata Kelola Sawit Era Siti Nurbaya

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) tengah menyidik dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola industri dan...

Kasus Kuota Haji, Yaqut Cholil Qoumas Bersaksi untuk Gus Alex di KPK

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji, memberikan kesaksian untuk mantan Staf Khusus Menag...

Kasus Iklan BJB, KPK Periksa Asisten Pribadi RK

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan pengusutan kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB). Hari...

Sepanjang 2025, KPK Terima 1.916 Laporan Dugaan Gratifikasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat menerima 1.916 laporan dugaan gratifikasi sepanjang tahun 2025. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 1.631...

Noel Ebenezer Singgung Partai Berinisial ‘K’ dalam Kasus Pemerasan K3

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Terdakwa kasus dugaan pemerasan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Immanuel Ebenezer alias Noel, menuding adanya keterlibatan organisasi kemasyarakatan dan partai politik dalam...

Leave a comment