Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Politik

Demokrat Somasi Akun Medsos yang Tuding SBY Terkait Isu Ijazah Jokowi

Tim Redaksi, Newsreal.id
Jumat, 2 Januari 2026 17:36 WIB
Demokrat Somasi Akun Medsos yang Tuding SBY Terkait Isu Ijazah Jokowi
NEWSREAL.ID - PENGUMUMAN KEPENGURUSAN: Ketua Umum Partai Demokrat AHY mengumumkan kepengurusan partai Demokrat periode 2025-2030 dengan memberi jabatan baru Herman Khaeron sebagai Sekjen Demokrat dan Bendahara Umum Irwan Fecho di Gedung DPP Demokrat, Jakarta, pertengahan Maret lalu. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Hukum dan Pengamanan Partai Demokrat melayangkan somasi kepada sejumlah akun media sosial yang dinilai menyebarkan tudingan fitnah terhadap Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), terkait isu dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Somasi tersebut diteken oleh enam advokat Badan Hukum Partai Demokrat, yakni Muhajir, Cepi Hendrayani, Jimmy Himawan, Novianto Rahmantyo, Nurhidayat Umacina, dan Teuku Irmansyah Akbar, pada Rabu (31/12). Surat itu terutama ditujukan kepada Sudiro Wi Budhius M Piliang selaku pemilik akun TikTok bernama Budhius.

Selain Budhius, somasi juga dilayangkan terhadap tiga unggahan lain dari akun berbeda, masing-masing milik Zulfan Lindan, Agri Fanani, dan Kajian Online. Namun, Badan Hukum Demokrat tidak merinci isi konten dari ketiga akun tersebut.

Baca juga: SBY Terseret Isu Ijazah Jokowi, Demokrat: Somasi Jadi Opsi

Dalam surat somasi, Badan Hukum Demokrat memberikan tenggat waktu kepada para pemilik akun untuk menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf. “Kami meminta kepada Tersomir agar dalam waktu 3 x 24 jam sejak diterimanya surat somasi ini, memberikan klarifikasi dan permohonan maaf,” demikian bunyi poin keenam surat tersebut.

Badan Hukum Demokrat mempersoalkan salah satu unggahan Budhius yang menyebut SBY berada di balik polemik dugaan ijazah Jokowi. Dalam video yang diunggah Selasa (30/12) pukul 11.06 WIB, Budhius menarasikan seolah-olah SBY menggunakan Roy Suryo, mantan politisi Demokrat, untuk menggulirkan isu tersebut demi kepentingan politik tertentu.

Menurut Badan Hukum Demokrat, unggahan tersebut dinilai menyesatkan, memperkeruh suasana, dan berpotensi menimbulkan keonaran di tengah masyarakat. Pernyataan dalam video itu juga disebut merugikan citra Partai Demokrat secara nasional serta nama baik SBY secara pribadi.

Tidak Berdasar

“Pernyataan tersebut adalah pemberitaan bohong dan tidak berdasar,” tegas Badan Hukum Demokrat. Mereka meminta agar video dimaksud dihapus dan pemilik akun menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui media.

Terpisah, politikus Partai Demokrat Andi Arief menyatakan SBY juga mempertimbangkan langkah hukum lanjutan atas isu yang menyeret namanya. Ia menyebut tudingan tersebut cukup mengganggu dan menarasikan seolah-olah SBY berada di balik polemik ijazah Jokowi.

Baca juga: Soal Peluang Koalisi dengan Demokrat, PKS: 2029 Masih Jauh

Andi Arief menegaskan, isu tersebut berkembang liar di media sosial dan fitnah terhadap SBY dilakukan secara masif. Ia membantah keras keterlibatan SBY dalam kasus dugaan ijazah palsu tersebut dan menegaskan hubungan antara SBY dan Jokowi selama ini berjalan baik.

Diketahui, Presiden ke-7 RI Joko Widodo saat ini tengah menghadapi polemik dugaan ijazah palsu saat menempuh pendidikan di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM). Dalam penanganan kasus ini, Polda Metro Jaya telah menetapkan delapan tersangka yang terbagi dalam dua klaster.

Klaster pertama terdiri dari Eggi Sudjana, Kurnia Tri Rohyani, Damai Hari Lubis, Rustam Effendi, dan Muhammad Rizal Fadillah. Sementara klaster kedua meliputi Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar, serta Tifauziah Tyassuma atau dr Tifa. (tb)

Berita Terbaru

Golkar Tunggu “Kode” Prabowo Soal Cawapres 2029

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wacana Pilpres 2029 mulai disinggung. Partai Golkar mengaku akan menunggu sinyal dari Presiden Prabowo Subianto terkait sosok calon wakil presiden jika kembali maju....

Komisi III DPR Kebut RUU Perampasan Aset, KUHPerdata Masuk Daftar Prioritas 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Agenda legislasi Komisi III DPR RI di tahun 2026 dipastikan bakal padat. Sejumlah rancangan undang-undang (RUU) strategis, mulai dari RUU Perampasan Aset hingga...

Pilpres 2029 Masih Jauh, PKS Pilih Fokus Kawal Prabowo Sampai Tuntas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wacana Pilihan Presiden 2029 mulai menghangat, namun Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memilih mengerem spekulasi. Hingga kini, PKS menegaskan belum membahas dukungan untuk Presiden...

Bahlil: Golkar Dukung Prabowo-Gibran Sampai Akhir

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Konsolidasi politik koalisi pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka kian menguat. Partai Golkar memastikan sikapnya tidak abu-abu dengan menegaskan dukungan penuh terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran...

Dari Gedung DPR, Muzani Lempar Sinyal Kuat: Prabowo Lanjut Dua Periode

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra di kompleks DPR RI tak sekadar seremoni. Dari panggung syukuran, wacana keberlanjutan kepemimpinan nasional menguat...

Ambang Batas Parlemen Mau Dihapus? DPR Pecah Suara

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wacana menghapus ambang batas parlemen bikin suasana DPR kembali panas. Saat revisi UU Pemilu masuk Prolegnas 2026, sikap partai-partai politik di Senayan ternyata...

Golkar Masih Godok Nama Pengganti Wakil Ketua Komisi III

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Fraksi Partai Golkar DPR RI masih menyeleksi calon Wakil Ketua Komisi III DPR RI untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Sari Yuliati, yang kini...

PKB Temui Prabowo, Perkenalkan Jajaran Pengurus Baru Nasional

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melakukan audiensi dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/2/2026). Ketua...

Ambang Batas Parlemen Digugat, PDIP Jajaki Opsi Penghapusan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan menyatakan masih mengkaji usulan penghapusan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) sebesar empat persen yang selama ini berlaku...

Isu Reshuffle Mengemuka, Golkar Serahkan Nasib Kader di Kabinet ke Presiden

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Partai Golkar menyatakan menyerahkan sepenuhnya keputusan terkait posisi kadernya di kabinet kepada Presiden Prabowo Subianto, di tengah menguatnya isu kocok ulang kabinet atau...

Isu Reshuffle Menguat, PDIP Ingatkan Pemerintah Utamakan Kinerja dan Kepentingan Rakyat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PDI Perjuangan angkat bicara merespons isu kocok ulang kabinet (reshuffle) yang kembali menguat dalam beberapa waktu terakhir. PDIP menekankan agar reshuffle, jika benar...

PSI Pasang Target 60 Kursi DPR pada Pemilu 2029

NEWSREAL.ID, DENPASAR- Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai memanaskan mesin politik jelang Pemilihan Umum 2029. Partai yang mengusung citra anak muda ini memasang target ambisius untuk...