Politik

Komisi III Matangkan Draf Baru RUU Perampasan Aset

Tim Redaksi, Admin
Sabtu, 13 September 2025 23:42 WIB
Komisi III Matangkan Draf Baru RUU Perampasan Aset
NEWSREAL.ID - RAPAT KOMISI: Komisi III DPR RI melakukan rapat dengan mitra kerja di pemerintahan, beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, MAKASSAR- Komisi III DPR RI mulai mematangkan draf baru Rancangan Undang-undang (RUU) Perampasan Aset. Aturan yang sudah lama ditunggu publik ini ditargetkan segera dibahas bersama pemerintah pada tahun 2025.

Anggota Komisi III DPR, Benny K Harman menyatakan, penyusunan draf dilakukan secara terbuka dan melibatkan berbagai kalangan. Ia menegaskan DPR ingin memastikan setiap masukan masyarakat terakomodasi sebelum draf tersebut dibawa ke meja pembahasan.

“Sudah disiapkan dan terbuka dengan mengundang partisipasi masyarakat seluas-luasnya, akademisi, civil society, dan publik umum untuk menerima masukan,” kata Benny saat kunjungan kerja ke Polda Sulsel, Jumat (12/9).

Benny mengungkapkan draf yang disusun saat ini akan berbeda dari rancangan sebelumnya. “Pasti ada perubahan. Sekarang masih disiapkan, belum dibahas,” ujarnya.

Meski begitu, Wakil Ketua Komisi III DPR, Rusdi Masse mengaku belum mendalami substansi draf RUU tersebut. “Saya tidak tahu jawab itu pertanyaan, karena saya baru di Komisi III, baru beberapa hari,” katanya singkat.

Rancangan Baru

Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menambahkan DPR memang cenderung akan mengajukan rancangan baru. Namun, pembahasan diperkirakan digelar setelah RUU KUHAP rampung.

“DPR akan mengajukan rancangan undang-undang baru perampasan aset. Tapi pembahasannya nanti setelah KUHAP selesai,” kata Yusril di Makassar, Kamis (11/9).

Desakan agar RUU Perampasan Aset segera dibahas kian kuat setelah gelombang unjuk rasa publik pada 25-31 Agustus lalu. Fraksi Demokrat dan Golkar termasuk yang paling vokal menyuarakan percepatan.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron menegaskan pihaknya siap terlibat aktif. “Kalau memang itu sudah menjadi pembahasan, kami siap,” ujarnya. Kendati demikian, ia menekankan pembahasan tetap menunggu kesepakatan fraksi lain serta perkembangan sejumlah RUU prioritas lain.

Dari Fraksi Golkar, Sekjen sekaligus Ketua Fraksi Sarmuji menegaskan dukungan penuh. Ia menilai RUU ini memiliki banyak aspek krusial sehingga butuh kajian matang, bukan sekadar mengikuti desakan publik.

“Fraksi Golkar sudah lama menegaskan siap membahas RUU ini. Kami berharap pembahasan dilakukan dengan cermat agar keberadaan undang-undang benar-benar memberi manfaat optimal bagi negara,” katanya.

DPR dan pemerintah sebelumnya telah menyepakati penyelesaian RUU Perampasan Aset dalam Prolegnas 2025. Ketua Badan Legislasi DPR, Bob Hasan, menyebut target penyelesaian tetap dikejar tahun ini.

“Targetnya tahun ini semuanya harus dibereskan,” ujar Bob usai memimpin rapat evaluasi Prolegnas, Rabu (9/9).

Sementara itu, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas memastikan Presiden Prabowo Subianto mendukung penuh percepatan pembahasan. “Keputusan politiknya sudah jelas. Tahun ini undang-undang perampasan aset masuk prioritas 2025,” tegasnya. (tb)

Berita Terbaru

Berdiskusi dengan Duta Mario Ignacio, Stafsus Menag Gugun Gumilar Perkuat Hubungan Indonesia-Chili

JAKARTA,NEWSREAL.id – Hubungan Indonesia–Chili semakin dipererat secara harmonis. Sebuah pertemuan hangat dan akrab berlangsung antara Mario Ignacio Artaza Loyola, Duta Besar Chili untuk Indonesia, ASEAN,...

Serangan Terstruktur dan Masiv Diarahkan ke Prabowo, Ini Kata Pengamat Intelejen

Serangan kepada Prabowo Subianto dilihat di berbagai platform digital seperti Facebook, X, YouTube, Instagram, hingga Threads. Pemerintah diminta waspada terhadap serangan modern ini. Amir Hamzah menyebut operasi semacam itu dikenal sebagai psychological operation atau psyops digital.

Keterwakilan Perempuan Minimal 30 Persen! Ormas G-Nesia : Keputusan MK Wajib Didukung

JAKARTA,NEWSREAL.id– Mahkamah Konstitusi menyatakan partai politik dapat digugurkan atau tidak diikutsertakan dalam pemilu di daerah pemilihan tertentu apabila tidak memenuhi kuota caleg perempuan sebesar 30...

Kurban Presiden Pakai APBN, Stafsus Menang :Sah Secara Agama dan Hukum Negara

JAKARTA,NEWSREAL.id – Program bantuan hewan kurban Presiden Prabowo Subianto yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan viral di medsos belakangan ini, bukan sesuatu...

Danantara Disorot, Proyek Perkampungan Haji di Mekkah Belum Tunjukkan Progres Nyata

JAKARTA,NEWSREAL.id – Ketua Umum Relawan Pemenangan Prabowo– Gibran saat Pilpres 2024 Logis 08, Anshar Ilo menyoroti belum terlihatnya perkembangan yang signifikan terkait realisasi proyek Perkampungan...

Cerita Hercules Pada HUT GRIB JAYA, DItawari Uang Setengah Triliun Agar Tak Dukung Prabwo

JAKARTA – Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB ) Jaya merayakan ulang tahun ke-15 nya, Minggu (10/5/2026). Puncak peringatan milad ormas terbesar di Indonesia ini...

Marahnya JK, Hingga Sebut-sebut Termul

JAKARTA, newsreal.id – Nada tinggi Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) terdengar di hadapan wartawan saat jumpa pers di kediamannya, Jakarta...

MBG Berdampak baik bagi Ekonomi Masyarakat, Ini Penilaian Gubernur Lemhanas

JAKARTA,newsreal.id – Program makan bergizi gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah menuai reaksi pro dan kontra. Seperti yang disampaikan oleh Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace...

PDIP Desak PBB Lebih Tegas ke Israel Usai Delapan Prajurit TNI Jadi Korban di Lebanon

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PDI Perjuangan (PDIP) menilai insiden yang menimpa delapan prajurit TNI di Lebanon harus menjadi momentum bagi PBB untuk bersikap lebih tegas terhadap Israel....

DPR Dorong Perlindungan Pekerja Kreatif, Kasus Amsal Jadi Sorotan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Anggota Komisi VII DPR RI, Siti Mukaromah mendorong kementerian-kementerian strategis untuk berkolaborasi dalam memberikan perlindungan bagi pekerja kreatif, menyusul kasus yang menimpa videografer...

Andrie Yunus Masih Dirawat Intensif, Kontras: Kondisi Belum Stabil

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua Badan Pengurus Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Indria Fernida, mengungkapkan kondisi Andrie Yunus yang menjadi korban penyiraman air...

DPR Usul Pelanggaran THR Dijerat Pidana, Bukan Sekadar Sanksi Administratif

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mendorong pelanggaran pembayaran tunjangan hari raya (THR) oleh perusahaan agar dipertimbangkan masuk ranah pidana, tidak lagi...

Leave a comment