NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto merespons pernyataan Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), Bursah Zanubi, yang menyebut tidak ada bupati yang tidak korupsi.
Bima menilai pernyataan tersebut keliru dan berpotensi menggeneralisasi kepala daerah. “Saya kira pernyataan itu tidak pas. Benar bahwa banyak kepala daerah tersangkut korupsi, tapi tidak bisa digeneralisasi,” kata Bima melalui pesan singkat, Jumat (23/1/2026).
Bima mengakui data Kementerian Dalam Negeri mencatat sekitar 500 kepala daerah pernah terseret kasus korupsi. Namun, angka tersebut tidak serta-merta menjadi dasar untuk menyimpulkan bahwa seluruh kepala daerah di Indonesia melakukan hal yang sama.
“Saya mengenal kepala daerah yang bersih, berintegritas, hidup sederhana, dan bekerja keras,” ujarnya. Bima juga mengungkapkan telah berkomunikasi langsung dengan Bursah Zanubi, yang juga menjabat sebagai Bupati Lahat, untuk mengklarifikasi maksud pernyataan tersebut.
“Menurut beliau, konteksnya bukan menyatakan semua kepala daerah korupsi. Maksudnya, semua kepala daerah menghadapi situasi dan tantangan yang sama,” jelas Bima. Pernyataan Bursah sebelumnya menuai polemik setelah ia menyebut tidak ada kepala daerah yang tidak korupsi. Ia berdalih gaji bupati yang hanya sekitar Rp5,7 juta per bulan menjadi salah satu pemicu.
Tambahan Anggaran
Bursah bahkan mengaku pernah meminta tambahan anggaran sebesar Rp400 juta untuk setiap kabupaten kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Menurutnya, tambahan tersebut diperlukan agar kepala daerah tidak tergoda melakukan korupsi. “Di antara kita itu tidak ada yang nggak korupsi. Ada yang kecil, ada yang besar, ada yang sial dan ada yang nggak sial,” kata Bursah.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut merespons pernyataan tersebut. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menilai praktik korupsi kepala daerah mencerminkan krisis kepemimpinan yang masih menjadi masalah serius. “KPK kembali mengingatkan bahwa korupsi kepala daerah masih menjadi persoalan serius dalam tata kelola pemerintahan daerah,” ujar Budi.
Sementara itu, Indonesia Corruption Watch (ICW) mengecam keras pernyataan Bursah karena dinilai menormalisasi praktik korupsi di tingkat daerah. Peneliti ICW, Yassar Aulia, menyatakan seharusnya informasi tersebut disampaikan kepada aparat penegak hukum, bukan justru dilontarkan ke publik dengan nada pembenaran.
“Kami mengecam keras pernyataan Bursah Zanubi yang seakan menggampangkan praktik korupsi kepala daerah. Ini bisa menurunkan semangat pemberantasan korupsi,” tegas Yassar. (tb)
Jelang Lebaran 2026, Mentan Jamin Stok Pangan Aman dan Harga Terkendali
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah memastikan masyarakat tidak perlu khawatir soal ketersediaan pangan saat Ramadhan hingga Idul Fitri 2026. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pasokan pangan...
Ramadan 2026, Baznas Gulirkan 29 Program dari Zakat hingga Layanan Mudik
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyiapkan puluhan program unggulan yang dirancang untuk memperluas manfaat zakat,...
Bahas Board of Peace Gaza, Prabowo Panggil Ormas Islam ke Istana
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Isu keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP) segera dibawa ke meja diskusi Istana. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu...
Prabowo Tantang Kritikus: Tak Suka? Bertemu di Pilpres 2029
NEWSREAL.ID, BOGOR- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa perbedaan sikap terhadap kepemimpinannya adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar ketidaksukaan itu tidak disalurkan...
Soal Dewan Perdamaian, MUI Tunggu Penjelasan Langsung Presiden
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Majelis Ulama Indonesia (MUI) belum buru-buru menyimpulkan sikap terkait keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP). Organisasi keagamaan ini...
Istana Luruskan Isu Pertemuan Prabowo: Bukan Oposisi Partai, Tapi Tokoh Masyarakat
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan tokoh-tokoh yang bertemu Presiden Prabowo Subianto di kediaman Kartanegara, Jakarta, Jumat (30/1), bukan berasal dari partai...
Ini Isi Diskusi 5 Jam Prabowo dengan Tokoh Oposisi
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh yang selama ini dikenal sebagai pengkritik atau oposisi pemerintah pada Jumat, (30/1/2026). Diskusi yang berlangsung...
Prabowo: Kader Gerindra Melanggar Hukum Tetap Ditindak
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak akan melindungi siapa pun yang melanggar hukum, termasuk kader Partai Gerindra. Menurutnya, penegakan hukum harus berlaku sama bagi...
Ditekan Mundur dari Board of Peace, Istana Ajak MUI Dialog
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memastikan akan berdialog dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait permintaan agar Indonesia mundur dari keanggotaan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP). Hal tersebut...
Sejumlah Jembatan Pascabanjir di Aceh Rampung Dibangun
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Mobilitas warga di sejumlah wilayah Aceh perlahan kembali normal. Jembatan-jembatan yang sebelumnya rusak dan terputus akibat banjir kini telah rampung dibangun dan mulai...
MK: UU Keselamatan Kerja Sudah Usang, DPR-Pemerintah Diminta Evaluasi
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Mahkamah Konstitusi (MK) menilai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja sudah saatnya dievaluasi menyeluruh karena dinilai berpotensi tidak lagi relevan dengan...
Soal Reshuffle, PDIP: Hak Prerogatif Presiden
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menegaskan bahwa setiap perombakan dalam susunan Kabinet Merah Putih sepenuhnya berada di tangan Presiden Prabowo Subianto. Partai berlambang...


