Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Hukum Kriminal

Usai Dipanggil KPK, Dito Buka Cerita Ikut Jokowi ke Saudi

Tim Redaksi, Admin
Jumat, 23 Januari 2026 19:27 WIB
Usai Dipanggil KPK, Dito Buka Cerita Ikut Jokowi ke Saudi
NEWSREAL.ID - MENUNGGU PANGGILAN: Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menunggu panggilan menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (23/1/2026). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemeriksaan di KPK selesai, cerita pun dibuka. Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, akhirnya angkat suara soal kunjungan kerjanya bersama Presiden ke-7 RI Joko Widodo ke Arab Saudi, yang ikut disorot dalam penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji.

Dito mengungkapkan hal tersebut usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi kasus dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji di Kementerian Agama periode 2023–2024.

“Alhamdulillah tadi sudah selesai diperiksa. Secara garis besar yang ditanyakan memang detail soal kunjungan kerja ke Arab Saudi. Waktu itu saya mendampingi Bapak Presiden Jokowi dan sudah saya jelaskan semuanya,” kata Dito di Gedung KPK, Jakarta, Jumat.

Menurut Dito, pembahasan terkait haji memang sempat muncul dalam pertemuan bilateral Indonesia–Arab Saudi, tepatnya saat makan siang Presiden Jokowi bersama Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS).

“Seingat saya itu bagian dari obrolan waktu makan siang Presiden Jokowi dengan MBS,” ujarnya. Meski begitu, Dito menegaskan tidak ada pembicaraan spesifik mengenai kuota haji dalam pertemuan tersebut. Ia menyebut diskusi berjalan umum dan bersifat diplomatik.

“Tidak ada pembahasan detail soal kuota. Tapi pertemuan itu saya ingat betul, MBS sangat senang dan suasananya positif,” jelasnya.

Agenda Pembahasan

Selain isu haji, pertemuan bilateral itu juga membahas berbagai agenda strategis lain, mulai dari investasi hingga pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). “Bukan cuma soal haji. Ada investasi, ada juga IKN. Banyak topik yang dibahas,” ucap Dito.

Ia juga menambahkan, agenda kunjungan kenegaraan biasanya ditentukan oleh pihak tuan rumah. Karena itu, tidak semua sektor dibahas secara spesifik, termasuk urusan teknis Kementerian Agama. “Biasanya tuan rumah yang menentukan sektor apa yang dibahas. Jadi mungkin memang tidak ada keterkaitan langsung dengan pembahasan haji secara teknis,” imbuhnya.

Berdasarkan catatan KPK, Dito tiba di Gedung Merah Putih sekitar pukul 12.52 WIB dan menjalani pemeriksaan selama kurang lebih empat jam, hingga selesai sekitar pukul 16.10 WIB.

Sebagai informasi, KPK resmi memulai penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji pada 9 Agustus 2025. Dua hari berselang, KPK mengumumkan estimasi awal kerugian negara yang ditaksir mencapai lebih dari Rp1 triliun. Dalam kasus tersebut, KPK sempat mencegah tiga orang bepergian ke luar negeri, yakni mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, mantan staf khusus Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, serta Fuad Hasan Masyhur selaku pemilik biro perjalanan haji.

Pada 9 Januari 2026, KPK mengumumkan Yaqut Cholil Qoumas dan Ishfah Abidal Aziz resmi ditetapkan sebagai tersangka. Di luar KPK, Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Haji DPR RI juga menemukan sejumlah kejanggalan dalam penyelenggaraan ibadah haji 2024, terutama terkait pembagian kuota tambahan dari Arab Saudi.

Sorotan utama pansus tertuju pada pembagian kuota tambahan 20.000 yang dibagi rata antara haji reguler dan haji khusus. Padahal, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 mengatur kuota haji khusus maksimal delapan persen, sementara 92 persen seharusnya dialokasikan untuk haji reguler. (tb)

Berita Terbaru

Napi singgah kedai kopi, Dipindahkan ke Lapas Pengamanan Maksimum Nusakambangan

JAKARTA, NEWSREAL.id – Lapas dengan pengamanan maksimum di Nusakambangan menjadi lokasi pemindahan narapidana korupsi bernama Supriadi. Nama napi Nn yang viral di internet dan media...

BPA Fair 2026, Terobosan Perdana Lelang Libatkan Menkeu dan Bank Himbara

JAKARTA, NEWSREAL.id – Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejagung RI melakukan terobosan perdana dalam penjualan lelang yang transparan dan akuntabel. Dalam acara BPA Fair 2026 digelar...

Korupsi Fasilitas Kredit Tuntutan 16 Penjara Tahun bagi Dua Bos Sritex

JAKARTA,NEWSREAL.id – Duo bersaudara yang juga bos PT Sritex, Iwan Setiawan Lukminto dan Iwan Kurniawan Lukminto, dituntut hukuman 16 tahun penjara dalam kasus korupsi fasilitas...

Jaksa Agung Larang Kriminalisasi Kepala Desa, Ini Penyebabnya

JAKARTA, NEWSREAL.id – Kepala Desa di Indonesia agar tidak ditersangkakan. Mereka dipilih dari orang-orang yang tadinya tidak tahu apa yang dinamakan dengan administrasi pemerintahan. Para...

Penusukan Ketua DPD Golkar Maltra Bermotif Masalah Pribadi

JAKARTA, newsreal.id – Polisi akhirnya mengamankan dua orang terduga pelaku berinisial HR (28) dan FU (36), dua orang yang diduga terlibat dalam penusukan terhadap Ketua...

Nus Kei Ditusuk Atlet MMA, Golkar Meminta Kader tidak Terprovokasi

MALUKU, newsreal.id – Sebuah peristiwa mengejutkan viral di media sosial beberapa saat lalu. Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, meninggal dunia ditusuk orang dikenal di area...

Viral Napi Ngopi di Kedai, Kepala Rutan Kendari Langsung Dinonaktifkan

KENDARI, newsreal.id – Kepala Rutan Kelas II A Kendari Rikie Umbaran harus menjalani sanksi keras dengan dinonaktifkan buntut dari narapidana kasus korupsi Supriadi kedapatan ngopi....

Kasus Korupsi, Ada Aliran Dana Rp 1,5 miliar ke Hery Susanto Melalui PT TSHI

JAKARTA,newsreal.id – Ketua Ombudsman RI Hery Susanto yang baru saja dilantik Presiden RI Prabowo Subianto terjerat kasus korupsi. Ia diduga menerima uang suap senilai Rp1,5...

Polda Metro Jaya Terima Laporan korban kekerasan Seksual kampus Terkenal di Jaksel

JAKARTA,newsreal.id – Kepolisian sudah menerima laporan dugaan korban tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) yang terjadi di lingkungan universitas terkenal di kawasan Jakarta Selatan. Dalam laporan...

Pakai Modus Baru, WN Kazakhstan Selundupkan 2,5 Kg Kokain

DENPASAR,newsreal.id – Hasil kerja sama antara Ditresnarkoba Polda Bali dan Bea Cukai Ngurah Rai berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis kokain seberat lebih dari 2,5 kilogram...

Tersangka Korupsi Menghadap Sang Illahi, Perkara Dihentikan KPK

JAKARTA,newsreal.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mempersiapkan penerbitan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) terhadap tersangka korupsi meninggal dunia. Tersangka kasus dugaan korupsi yang menutup...

Diduga Hasil Perasan, KPK Sita Uang Rp 2,7 dan Barang Merah dari Bupati Tulungagung

JAKARTA,newsreal.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan status tersangka kepada Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo atas tuduhan kasus pemersan. Ia pun mengenakan rompi oranye di...