Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Pendidikan

1.469 Guru Siap Mengabdi di Sekolah Rakyat, Pendidikan Inklusif Dimulai !

Tim Redaksi, Newsreal.id
Sabtu, 5 Juli 2025 13:15 WIB
1.469 Guru Siap Mengabdi di Sekolah Rakyat, Pendidikan Inklusif Dimulai !
NEWSREAL.ID - RETRET KEPALA SEKOLAH: Mensos Saifullah Yusuf didampingi Wamensos Agus Jabo foto bersama peserta retret Kepala Sekolah Rakyat Tahap Kedua di Gedung Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Profesi (Pusdiklatbangprof) Margaguna, Jakarta, Sabtu (5/7). (Foto: Kemensos)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Gerakan besar untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera memasuki babak baru. Kementerian Sosial RI menyiapkan 1.469 guru terpilih yang akan bertugas di 100 titik Sekolah Rakyat tahap pertama, yang dijadwalkan mulai beroperasi pertengahan Juli 2025.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan, seluruh guru telah melalui proses seleksi ketat dan akan mendapatkan pembekalan menyeluruh sebelum memulai pengabdian mereka.

“Para guru ini akan dibekali, sama seperti para kepala sekolah, agar mampu memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak penerima manfaat program,” ujar Mensos usai menutup Retret Kepala Sekolah Rakyat Tahap Kedua di Pusdiklatbangprof Margaguna, Jakarta, Sabtu (5/7).

Sebelum kegiatan belajar-mengajar dimulai, seluruh elemen sekolah baik guru, kepala sekolah, tenaga kependidikan, hingga siswa akan mengikuti masa matrikulasi yang dimulai 14 Juli 2025.

Cek Kesehatan Gratis

Matrikulasi akan diawali dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, diikuti orientasi dan pembekalan intensif. Tujuannya, menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan suportif.

Tak hanya siswa, para guru dan tenaga pendidik juga akan tinggal di asrama yang disiapkan. Meskipun belum semua akan tinggal penuh waktu, rotasi 24 jam akan diterapkan untuk memastikan pendampingan maksimal terhadap para siswa.

Program Sekolah Rakyat ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui akses pendidikan yang lebih merata.

Diperkirakan lebih dari 9.700 siswa dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, yang tercatat dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), akan menempuh pendidikan di sekolah ini.

Dengan semangat pengabdian dan pemerataan akses, Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata bahwa pendidikan adalah hak setiap anak, tanpa terkecuali. (tb)

Berita Terbaru

Mendikdasmen: 60 Ribu Sekolah Rusak Ditarget Direvitalisasi 2026

NEWSREAL.ID, JEMBER– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengajukan tambahan anggaran untuk merevitalisasi 60 ribu gedung sekolah yang mengalami kerusakan pada tahun 2026. Ia...

Datangi DPR, Guru Madrasah Bawa 5 Tuntutan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesabaran guru madrasah tampaknya sudah di ujung batas. Datang ke kompleks parlemen, Jakarta, Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia menyuarakan lima tuntutan langsung di...

Mendikdasmen: TKA Bukan Buat Rangking Sekolah, Tapi Bahan Evaluasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti akhirnya meluruskan polemik soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang belakangan ramai dikaitkan dengan klaim ranking...

Konsolnas 2026 Digelar, Kemendikdasmen Satukan Langkah Pusat-Daerah Bangun Pendidikan Berkualitas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan pendidikan kembali ditegaskan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui penyelenggaraan Konsolidasi Nasional...

Tak Ada Unsur Pidana, Kasus Siswa SD di Ngada Akhiri Hidup Dihentikan

NEWSREAL.ID, NGADA- Kepolisian Resor Ngada memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kasus kematian seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar di Desa Nenowea, Kecamatan Jerebuu,...

Wamendikdasmen Perkuat Peran Guru BK untuk Jaga Kesehatan Mental Siswa

NEWSREAL.ID, BANDUNG– Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menegaskan pentingnya penguatan peran guru bimbingan dan konseling (BK) di sekolah sebagai...

Gubernur NTT Akui Tragedi Bocah SD di Ngada Cerminkan Kegagalan Sistem Pemerintah

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena menyatakan duka mendalam atas meninggalnya seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada. Ia secara...

Mensos Prihatin Tragedi Murid SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi yang menimpa seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten...

DPR Ingatkan Perlindungan Anak Usai Tragedi Bocah SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira meminta agar peristiwa tragis yang menimpa seorang bocah sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa...

Tragedi Siswa SD di NTT, Diah Warih Anjari Soroti Peran Stakeholder Daerah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tragedi meninggalnya seorang siswa kelas IV sekolah dasar di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengundang keprihatinan luas dari berbagai kalangan....

Bukan Cuma Pintar AI, Wamendikdasmen Ingatkan Generasi Muda Soal Integritas

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Di tengah pesatnya penggunaan kecerdasan artifisial (KA) dalam dunia pendidikan, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengingatkan generasi...

Mendikdasmen Kucurkan Rp2,4 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah

BACAAJA, BANDA ACEH– Pemerintah pusat menyiapkan anggaran besar untuk memulihkan dunia pendidikan di wilayah terdampak bencana. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan dana sebesar...

Leave a comment