
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Badan Narkotika Nasional (BNN) mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap peredaran narkotika yang kini menyasar produk rokok elektrik.
Salah satu zat berbahaya yang terdeteksi adalah etomidate, obat bius yang tergolong narkotika golongan II dan ditemukan dalam cairan isi ulang vape. Kepala BNN Suyudi Ario Seto mengatakan, pihaknya telah menyita sekitar 8.500 cartridge isi ulang vape yang mengandung etomidate.
Baca juga: BNN dan KP2MI Bangun Sistem Keamanan Bersama
Barang tersebut masuk ke Indonesia melalui jalur penerbangan dan terdeteksi saat melewati Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (12/11). Dalam pengungkapan kasus ini, tim gabungan Polri dan BNN juga berhasil menangkap bandar yang terlibat dalam peredarannya.
“Peredaran vape berisi narkotika ini sudah banyak ditemukan. BNN bersama Polri dan aparat penegak hukum lainnya terus melakukan penindakan terhadap pelaku yang menjual cartridge berisi zat terlarang,” ujar Suyudi saat menghadiri kegiatan BNN Goes to School: War on Drugs for Humanity di SMPN 70 Jakarta Pusat, Selasa, (16/12).
Suyudi menjelaskan, etomidate sejatinya merupakan obat bius yang penggunaannya harus melalui pengawasan medis dengan dosis ketat. Jika dikonsumsi secara sembarangan melalui vape, zat ini berpotensi menimbulkan dampak serius bagi kesehatan, bahkan membahayakan nyawa.
“Etomidate itu obat bius. Kalau dipakai tanpa takaran, apalagi dihisap lewat vape, risikonya sangat besar. Tidak ada ukuran dosisnya, orang bisa langsung kehilangan kesadaran,” katanya.
Efek Ketergantungan
Meski demikian, Suyudi menyebut vape yang mengandung etomidate tidak serta-merta menimbulkan ketergantungan dalam satu kali penggunaan. Efek kecanduan biasanya muncul setelah beberapa kali konsumsi.
Hal ini berbeda dengan heroin yang, menurutnya, dapat menimbulkan ketagihan hanya dalam dua kali pemakaian. Namun, etomidate tetap berbahaya karena efeknya yang dapat memicu ketergantungan jika digunakan berulang kali.
BNN pun mengimbau pelajar dan masyarakat luas untuk tidak pernah mencoba narkotika dalam bentuk apa pun. “Jangan ada istilah coba-coba. Sekali mencoba bisa berujung fatal. Unsur ketagihannya sangat tinggi,” tegas Suyudi.
Baca juga: Ratusan Ribu Remaja Terpapar Narkotika, BNN Minta Kampus Perkuat Perlawanan
Sebagai gambaran, laporan World Drug Report dari Kantor PBB Urusan Narkoba dan Kejahatan (UNODC) tahun 2021 mencatat sekitar 290 juta orang di dunia menggunakan narkoba.
Di Indonesia, sekitar 1,73 persen atau 3,3 juta penduduk terpapar narkotika. Sementara itu, data Kementerian Kesehatan per 29 Mei 2024 menunjukkan sekitar 70 juta warga Indonesia merupakan perokok aktif.
Menurut Suyudi, kondisi tersebut menjadi peringatan serius bagi semua pihak. “Masalah narkotika telah berkembang menjadi ancaman nyata bagi keberlangsungan dan peradaban bangsa,” ujarnya. (tb)
1.512 Dapur MBG di Jawa Dihentikan Sementara
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program Makan Bergizi Gratis lagi-lagi kena rem. Badan Gizi Nasional memutuskan menghentikan sementara operasional 1.512 dapur layanan gizi di Pulau Jawa. Alasannya cukup...
Bela Negara Tanpa Batas, Wamenhan Ajak Penyandang Disabilitas Ikut Jaga Semangat Pancasila
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Semangat bela negara tak hanya milik mereka yang berseragam. Pemerintah kini mendorong keterlibatan penyandang disabilitas dalam menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, sebagai bagian...
Perjanjian Dagang RI-AS Digugat ke PTUN, Aktivis Nilai Merugikan Indonesia
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Perjanjian dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat kembali menuai polemik. Sejumlah organisasi masyarakat sipil resmi menggugat kesepakatan tersebut ke pengadilan karena dinilai merugikan...
Diminta Tak Kejar Profit, Diah Warih: MBG adalah Investasi Menuju Indonesia Emas 2045
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program makan bergizi bagi anak-anak Indonesia dinilai bukan sekadar agenda sosial jangka pendek, melainkan investasi strategis untuk menyiapkan generasi unggul menuju visi besar...
Koalisi Sipil Desak Perintah Siaga 1 TNI Dicabut
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Instruksi siaga 1 dari Panglima TNI di tengah memanasnya konflik Timur Tengah menuai sorotan. Sejumlah organisasi masyarakat sipil menilai langkah tersebut tidak memiliki...
Pemerintah Siapkan Benih Jagung Gratis untuk 1 Juta Hektare, Dorong Target Swasembada Pangan
NEWSREAL.ID, OGAN ILIR- Pemerintah melalui Kementerian Pertanian menyiapkan bantuan benih jagung gratis untuk lahan seluas hingga 1 juta hektare sebagai upaya mempercepat peningkatan produksi jagung...
BGN Luruskan Isu Menu MBG: Program Ini Cuma Penuhi Sepertiga Kebutuhan Gizi Harian
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ramai kritik soal porsi dan kandungan gizi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), akhirnya dijawab pemerintah. Badan Gizi Nasional menegaskan program tersebut memang...
Lebaran, Mendagri Minta Kepala Daerah Siaga
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menjelang arus mudik dan libur panjang Idul Fitri, pemerintah pusat ingin memastikan daerah tetap terkendali. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta seluruh...
BGN: SPPG Jadi Wajah Program Makan Bergizi Gratis di Masyarakat
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi garda terdepan dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis...
Hari Perempuan Internasional, Menteri PPPA Soroti Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Peringatan Hari Perempuan Internasional yang jatuh setiap 8 Maret menjadi momentum bagi pemerintah untuk kembali menegaskan pentingnya perlindungan bagi pekerja rumah tangga (PRT)...
Jusuf Kalla Soal BoP: Kalau Hanya Bela AS-Israel, Indonesia Tak Perlu Jadi Anggota
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla menegaskan bahwa keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) harus benar-benar digunakan...
Reformasi Polri Mulai Difinalkan, Jimly Segera Serahkan Laporan ke Prabowo
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komite Percepatan Reformasi Polri (KPRP) memastikan rekomendasi perubahan besar di tubuh Kepolisian telah rampung. Laporan tersebut rencananya akan diserahkan kepada Presiden sebelum Lebaran...

