
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Tantangan besar menanti Direktur Jenderal Bea dan Cukai yang baru, Djaka Budhi Utama. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati resmi menaikkan target penerimaan bea dan cukai tahun 2025 menjadi Rp310,4 triliun, lebih tinggi hampir Rp9 triliun dari proyeksi awal dalam APBN.
Dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Sri Mulyani menyatakan optimisme bahwa target ambisius tersebut dapat dicapai di bawah kepemimpinan Djaka, sosok pilihan Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
“Kami sudah minta pada Pak Djaka target yang lebih tinggi karena outlook-nya menunjukkan potensi penerimaan Rp310,4 triliun. Ini naik dari proyeksi APBN awal sebesar Rp301,6 triliun,” ujar Sri Mulyani.
Sri Mulyani bahkan berharap realisasinya bisa melampaui target, terlebih karena sektor perpajakan dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tengah menghadapi tantangan serius dan diprediksi meleset dari target.
“Saya lihat Pak Djaka juga ingin menunjukkan performa maksimal, jadi mungkin penerimaan bea dan cukai bisa lebih tinggi lagi,” tambahnya.
Ekspor Tambahan
Salah satu faktor pendorong kenaikan target ini adalah penerimaan dari bea keluar PT Freeport Indonesia, menyusul diberikannya izin ekspor tambahan karena gangguan pada smelter perusahaan tersebut akibat kebakaran.
Sementara itu, Sri Mulyani mengungkap bahwa penerimaan pajak tahun ini diperkirakan hanya mencapai Rp2.076,9 triliun dari target awal Rp2.189,3 triliun. PNBP pun diprediksi hanya terkumpul Rp477,2 triliun, lebih rendah dari proyeksi awal Rp513,6 triliun.
Secara keseluruhan, pendapatan negara pada tahun 2025 diperkirakan hanya mencapai Rp2.865,5 triliun, atau sekitar 95,4 persen dari target yang ditetapkan dalam APBN sebesar Rp3.005,1 triliun.
Penurunan ini, menurut Sri Mulyani, dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti terbatasnya dampak kenaikan PPN dari 11persen ke 12 persen, pemberlakuan pajak hanya pada barang mewah, serta sejumlah stimulus pajak yang masih dipertahankan.
Selain itu, fluktuasi harga komoditas global dan produksi minyak yang berada di bawah asumsi turut menekan potensi penerimaan negara.
Adapun untuk PNBP, kegagalan mencapai target juga disebabkan oleh pengalihan Rp80 triliun dividen ke Badan Pengelola Dana Perwalian (Danantara), bukan langsung ke kas negara.
Di tengah tantangan fiskal ini, peningkatan kinerja bea dan cukai menjadi tumpuan baru. Djaka Budhi Utama kini berada di garis depan untuk menjawab ekspektasi tinggi dan menunjukkan kapasitasnya sebagai figur kunci di pemerintahan Prabowo mendatang. (tb)
Pertumbuhan Ekonomi Nasional Positif Tembus 5,61 Persen
JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang kini menunjukkan tren akselerasi. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai...
Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar
PONTIANAK,NEWSREAL.id – Bank Kalbar resmi menunjuk Edy Kusnadi sebagai Calon Direktur Utama (Dirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 11 Februari 2026. Penunjukan ini...
Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun dan Serap 700 Ribu Lebih Tenaga Kerja
JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, terkait capaian realisasi investasi pada kuartal pertama tahun 2026. Dalam laporannya...
Reformasi Sektor Pertambangan Nasional, Bahlil Laporkan Penataan IUP ke Presiden
JAKARTA,newsreal.id – Langkah tegas pemerintah diambil pemerintah dalam penataan izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan hutan. Hal ini menandai fase baru dalam reformasi sektor pertambangan...
Indonesia Buka Investasi Rusia untuk Infrastruktur Strategis Nasional
JAKARTA,newsreal.id – Pemerintah Indonesia membuka peluang bagi Rusia untuk memperkuat kerja sama investasi jangka panjang di sektor energi. Kerja sama tersebut tidak hanya mencakup pasokan...
Masyarakat Transportasi Soroti Krisis Energi, Saatnya Berubah ke Transportasi Massal
JAKARTA,newsreal.id – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) melihat krisis energi global dijadikan momentum strategis untuk melakukan transformasi sistem transportasi nasional secara menyeluruh. MTI mendorong program peralihan...
Diluncurkan 17 Oktober 2023, Whoosh Catat 15 Juta Perjalanan Penumpang
JAKARTA, newsreal.id -Diluncurkan pada 17 Oktober 2023 hingga Selasa (14/4), Whoosh telah melayani lebih dari 15 juta perjalanan penumpang. Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) menandai pertumbuhan...
Peran Serta Masyarakat Bangun Dapur BGN Tinggi, Data Sebut Investasi Capai Rp54 triliun
BOGOR, newsreal.id – Partisipasi masyarakat dalam membantu pemerintah untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat tinggi. Hal ini didasarkan pada data yang dicatat Badan...
Penggemar Wisata, Rangkaian New Generation Hadir di KA Bangunkarta dan Singasari
JAKARTA,newsreal.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun berinovasi dalam layanan perkeretaapian. Mereka akan mengoperasikan rangkaian Stainless Steel New Generation (SSNG) yang...
Alarm bagi Pengusaha Rokok Indonesia, Menkeu Beri Tenggat Beralih Ilegal ke Legal
JAKARTA,newsreal.id – Informasi penting disampaikan pemerintah kepada para pengusaha rokok di Indonesia. Informasi ini disampaikan, agar para pengusaha rokok ini segera melengkapi diri izin usaha...
Bentuk Sistem Agroforestri Tradisional, Ini Modal yang Dimiliki Indonesia
NEWSREAL, Jakarta – Diskursus mengenai tanaman komoditas unggulan nasional dalam konteks perubahan iklim kerap terjebak pada simplifikasi sumber masalah atau bagian dari solusi. Dalam kenyataannya,...
KPK Ingatkan Kemenperin Waspadai Risiko Tata Kelola Investasi Rp6,74 Triliun
NEWSREAL.ID, JAKARTA- KPK mengingatkan Kementerian Perindustrian untuk mengantisipasi potensi risiko tata kelola dalam realisasi investasi sebesar Rp6,74 triliun di 175 kawasan industri sepanjang 2025. Kepala...

