Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Tuding NATO Provokatif, Rusia Cabut Larangan Penempatan Rudal

Tim Redaksi, Admin
Selasa, 5 Agustus 2025 14:54 WIB
Tuding NATO Provokatif, Rusia Cabut Larangan Penempatan Rudal
NEWSREAL.ID - RUDAL ANTI-PESAWAT: Parade sistem rudal antipesawat S-400 Rusia yang diklaim mampu mendeteksi target dengan sinyal rendah seperti jet tempur siluman sekelas F-35. Sistem S-400 mampu mengenai sasaran pada ketinggian hingga 300 km dan jangkauan operasional hingga 400 km. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, MOSKOW- Pemerintah Rusia menyatakan tidak lagi merasa terikat pada moratorium penempatan rudal jarak pendek dan menengah, yang sebelumnya diberlakukan secara sepihak usai Amerika Serikat menarik diri dari Perjanjian INF pada 2019.

Pernyataan ini disampaikan Kementerian Luar Negeri Rusia pada Senin (4/8), merespons perkembangan keamanan strategis di kawasan Eropa dan Indo-Pasifik yang dianggap mengancam kepentingan nasional Rusia.

Kementerian Luar Negeri Rusia menegaskan bahwa situasi global saat ini—khususnya terkait pengerahan rudal darat buatan Amerika Serikat di Eropa dan Asia-Pasifik—membuat dasar untuk mempertahankan moratorium secara sepihak menjadi tidak relevan.

“Karena perkembangan situasi menuju pengerahan rudal darat jarak menengah dan pendek oleh AS, persyaratan untuk mempertahankan moratorium telah hilang,” bunyi pernyataan resmi dari Kemlu Rusia, dikutip dari Reuters.

Moratorium itu sebelumnya dipertahankan Rusia sebagai bentuk komitmen tidak langsung terhadap Perjanjian INF, selama AS tidak melanggar prinsip yang sama. Namun, seiring kebijakan Washington yang dinilai semakin agresif, Moskow memutuskan untuk mengubah sikap.

Salahkan NATO

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev menyalahkan NATO atas runtuhnya moratorium tersebut. Lewat akun X (sebelumnya Twitter), Medvedev menyebut langkah Rusia sebagai konsekuensi dari tekanan Barat.

“Ini adalah kenyataan baru yang harus dihadapi oleh semua lawan kita. Nantikan langkah-langkah selanjutnya,” tulis Medvedev dalam pernyataannya. Meski tidak merinci langkah lanjutan yang dimaksud, pernyataan Medvedev memperkuat sinyal bahwa Rusia tengah mempersiapkan kebijakan militer strategis baru untuk menyeimbangi pengaruh AS dan NATO di kawasan.

Sebagai latar belakang, Perjanjian INF (Intermediate-Range Nuclear Forces Treaty) merupakan kesepakatan bersejarah yang diteken pada 1987 oleh pemimpin AS Ronald Reagan dan pemimpin Uni Soviet Mikhail Gorbachev. Perjanjian tersebut melarang pengembangan dan penempatan rudal nuklir darat dengan jangkauan antara 500 hingga 5.500 kilometer.

Namun, perjanjian itu runtuh ketika AS secara resmi menarik diri pada 2019 dengan alasan Rusia tidak mematuhi ketentuan traktat. Sejak itu, kedua pihak saling menyalahkan dan meningkatkan potensi konfrontasi militer di level strategis.

Dengan dicabutnya moratorium oleh Rusia, sejumlah analis memperkirakan eskalasi militer di kawasan akan meningkat, khususnya dalam konteks pengerahan rudal taktis dan strategis di wilayah perbatasan. (tb)

Berita Terbaru

Berbahasa Provokatif, Israel Kibarkan Bendera di Atas Rumah Sakit Indonesia di Gaza

GAZA, NEWSREAL.id – Perbuatan yang mendapatkan kecaman dilakukan oleh militer Israel baru-baru ini. Sejumlah tentara Israel mengibarkan spanduk di atas Rumah Sakit Indonesia dekat Jabalia...

Lancar, Tiga Kloter Perdana Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah

MADINAH, NEWSREAL.id — Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jamaah calon haji Indonesia tiba di Madinah pada Rabu, 22 April 2026 dengan tertib dan lancar. Mereka...

Israel Dituding Terapkan Lebanon Selatan Seperti Gaza

OVIEDO, NEWSREAL.id – Kebijakan Israel dalam menerapkan strategi di Lebanon Selatan dikritik habis oleh Pemerintahan Spanyol. Jika hal itu terus dilakukan Israel tidak bisa mempertahankan...

Kloter Pertama Jamaah Haji Mendarat di Madinah 22 April

*Manfaatkan Fast Track MADINAH,newsreal.id — Persiapan penyambutan jamaah haji Indonesia di Tanah Suci memasuki tahap akhir. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan seluruh...

AS Cegat Kapal Iran Terobos Blokade di Teluk Oman

WASHINGTON, newsreal.id – Kapal dagang berbendera Iran bernama Touska dicegat oleh militer Amerika Serikat karena berusaha menerobos blokade angkatan laut AS di Teluk Oman, Minggu...

Nasib Dua kapal Pertamina Terkini, Kabar Terakhir Belum Bisa Lintasi Selat Hormuz

JAKARTA,newsreal.id – Dua kapal PIS yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro saat ini masih berada di Teluk Arab dan belum dapat melintasi Selat Hormuz. PT Pertamina...

Jalur Pelayaran Strategis Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Mentah Turun Tajam

JAKARTA,newsreal.id – Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menyatakan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz kembali dibuka untuk aktivitas komersial. Hal itu dikatakan Abbas Araghchi...

Blokade AS Aktif, Kapal Tanker Iran Diinformasikan Melenggang Teluk via Selat Hormuz

TEHERAN,newsreal.id – Meski dibawah sanksi ketat Amerika Serikat (AS) berupa blokade laut, tersiar informasi kapal-kapal tanker Iran bebas melenggang memasuki perairan Teluk melalui Selat Hormuz....

Ini Kabar Teranyar Nasib Dua Kapal Tanker RI Tertahan di Selat Hormuz

JAKARTA, newsreal.id– Upaya negosiasi tanpa pantang menyerah dan berani yang dilakukan diplomat-diplomat Indonesia untuk pembebasan dua kapal tanker untuk melintasi Selat Hormuz menunjukkan sinyal positip....

Ancam AS, Iran Targetkan Kapal Induk dan Perang

TEHERAN, newsreal.id – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah menargetkan sejumlah kapal perang termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln yang berada di sekitar Selat Hormuz....

Seskab Teddy: Presiden Putin Apresiasi Ucapan Paskah Presiden Prabowo

*Simbol Toleransi dan Persahabatan Antarbangsa ADA momen hangat dan menarik saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan 5 jam dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir...

Prabowo-Putin Sepakat Geber Kerjasama Ekonomi dan Energi

JAKARTA,newsreal.id – Presiden RI Prabowo Subianto langsung melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan pembantunya setibanya di Moscow. Dalam pertemuan itu Prabowo menyampaikan apresiasi...

Leave a comment