
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah menegaskan bahwa penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 harus selaras dengan arah kebijakan nasional. Hal ini disampaikan dalam kegiatan diseminasi Permendagri tentang Pedoman Penyusunan APBD 2026 di Jakarta, Selasa.
Direktur Perencanaan Anggaran Daerah Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Rikie, menjelaskan bahwa diseminasi merupakan langkah strategis untuk menyamakan persepsi antara pusat dan daerah agar pedoman penyusunan APBD dapat diterapkan secara operasional, sinkron, dan aplikatif.
“Pedoman ini menjadi rujukan utama bagi seluruh pemerintah daerah dalam menyusun dokumen APBD secara tepat waktu, transparan, akuntabel, serta sesuai arah kebijakan nasional,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Rikie memaparkan sejumlah poin penting yang harus diperhatikan pemerintah daerah, antara lain sinkronisasi dengan kebijakan fiskal nasional, penguatan kualitas belanja daerah dengan memprioritaskan belanja pokok ketimbang belanja penunjang untuk mendukung pelayanan publik serta peningkatan sinergi pusat dan daerah agar APBD benar-benar menjadi instrumen dalam mencapai target pembangunan.
Poin lain yang disampaikan termasuk pengendalian inflasi, penanggulangan kemiskinan, peningkatan investasi, serta pembangunan berkelanjutan serta pemanfaatan teknologi informasi guna mendorong transparansi, akuntabilitas, dan meminimalisasi potensi penyimpangan.
Amanat Permendagri
Rikie menambahkan, Permendagri tentang Pedoman Penyusunan APBD 2026 juga mengamanatkan pemda untuk mendukung pencapaian delapan misi (Astacita), 17 program prioritas nasional, serta target pertumbuhan ekonomi sebesar delapan persen.
Selain itu, belanja daerah juga diarahkan untuk mendukung program strategis pemerintah, seperti percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan program Sekolah Rakyat.
Selain itu ada juga program pembangunan 3 juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, program swasembada pangan serta penguatan Koperasi Merah Putih.
“Penyusunan APBD 2026 juga harus mengedepankan aspek urgensi, kualitas penyelenggaraan, serta manfaat langsung bagi pembangunan dan kesejahteraan rakyat,” kata Rikie.
Selain mendukung program prioritas nasional, pemda juga diwajibkan memenuhi belanja wajib dan mengikat, termasuk layanan dasar pendidikan, kesehatan, belanja pegawai, pembayaran iuran jaminan kesehatan, cicilan pokok pinjaman, dan kewajiban kepada pihak ketiga.
Dengan pedoman ini, Kemendagri berharap penyusunan APBD 2026 dapat menjadi instrumen nyata untuk mendorong pembangunan daerah sekaligus memastikan konsistensi dengan arah kebijakan pembangunan nasional. (ct)
BMKG: Musim Kemarau Diprediksi Mulai April 2026
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, akan berakhir pada Februari...
Menteri PU Laporkan Serapan Anggaran 2025 Tembus 95 Persen
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan realisasi anggaran Kementerian PU sepanjang tahun 2025 mencapai 95,23 persen atau setara Rp106,78 triliun dari total...
Jelang Lebaran 2026, Mentan Jamin Stok Pangan Aman dan Harga Terkendali
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah memastikan masyarakat tidak perlu khawatir soal ketersediaan pangan saat Ramadhan hingga Idul Fitri 2026. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pasokan pangan...
Ramadan 2026, Baznas Gulirkan 29 Program dari Zakat hingga Layanan Mudik
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyiapkan puluhan program unggulan yang dirancang untuk memperluas manfaat zakat,...
Bahas Board of Peace Gaza, Prabowo Panggil Ormas Islam ke Istana
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Isu keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP) segera dibawa ke meja diskusi Istana. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu...
Prabowo Tantang Kritikus: Tak Suka? Bertemu di Pilpres 2029
NEWSREAL.ID, BOGOR- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa perbedaan sikap terhadap kepemimpinannya adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar ketidaksukaan itu tidak disalurkan...
Soal Dewan Perdamaian, MUI Tunggu Penjelasan Langsung Presiden
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Majelis Ulama Indonesia (MUI) belum buru-buru menyimpulkan sikap terkait keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP). Organisasi keagamaan ini...
Istana Luruskan Isu Pertemuan Prabowo: Bukan Oposisi Partai, Tapi Tokoh Masyarakat
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan tokoh-tokoh yang bertemu Presiden Prabowo Subianto di kediaman Kartanegara, Jakarta, Jumat (30/1), bukan berasal dari partai...
Ini Isi Diskusi 5 Jam Prabowo dengan Tokoh Oposisi
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh yang selama ini dikenal sebagai pengkritik atau oposisi pemerintah pada Jumat, (30/1/2026). Diskusi yang berlangsung...
Prabowo: Kader Gerindra Melanggar Hukum Tetap Ditindak
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak akan melindungi siapa pun yang melanggar hukum, termasuk kader Partai Gerindra. Menurutnya, penegakan hukum harus berlaku sama bagi...
Ditekan Mundur dari Board of Peace, Istana Ajak MUI Dialog
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memastikan akan berdialog dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait permintaan agar Indonesia mundur dari keanggotaan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP). Hal tersebut...
Sejumlah Jembatan Pascabanjir di Aceh Rampung Dibangun
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Mobilitas warga di sejumlah wilayah Aceh perlahan kembali normal. Jembatan-jembatan yang sebelumnya rusak dan terputus akibat banjir kini telah rampung dibangun dan mulai...

