Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

Menkum Tegaskan Indonesia Raya Bukan Objek Royalti

Tim Redaksi, Newsreal.id
Selasa, 19 Agustus 2025 15:28 WIB
Menkum Tegaskan Indonesia Raya Bukan Objek Royalti
NEWSREAL.ID - Menteri Hukum (Menkum), Supratman Andi Agtas. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Polemik seputar kewajiban royalti atas lagu kebangsaan Indonesia Raya akhirnya diluruskan pemerintah. Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas memastikan, Indonesia Raya dan lagu-lagu nasional lainnya tidak dikenai pungutan royalti karena sudah menjadi domain publik.

Supratman menyampaikan hal tersebut di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (18/8) malam. Ia menegaskan bahwa isu penerapan royalti terhadap lagu kebangsaan tidak sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

“Tidak ada itu penerapan royalti untuk lagu nasional. Lagu Indonesia Raya jelas-jelas dikecualikan dari pemungutan sebagaimana tertulis dalam undang-undang,” ujar Supratman.

Dalam Pasal 43 UU Hak Cipta disebutkan bahwa perbuatan yang tidak dianggap sebagai pelanggaran hak cipta meliputi pengumuman, pendistribusian, komunikasi, serta penggandaan lambang negara dan lagu kebangsaan sesuai dengan sifat aslinya.

Dengan dasar itu, Supratman menegaskan, publik berhak menyanyikan, memutar, atau menampilkan Indonesia Raya tanpa harus membayar royalti.

Kontroversi ini sempat mencuat setelah Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) menyebut adanya kewajiban royalti jika lagu Indonesia Raya diputar dalam konteks pertunjukan komersial.

Namun, pernyataan tersebut kemudian diralat oleh Komisioner LMKN bidang kolektif dan lisensi, Yessi Kurniawan. Ia menegaskan bahwa Indonesia Raya sudah berstatus sebagai milik publik (public domain), sehingga tidak ada perlindungan hak cipta yang berlaku.

Simbol Kebangsaan

Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Yunus Nusi, juga menolak wacana royalti atas lagu kebangsaan. Menurutnya, lagu Indonesia Raya yang berkumandang di stadion saat tim nasional bertanding bukan hanya menjadi pembangkit semangat, tetapi juga simbol perekat kebangsaan.

“Lagu-lagu kebangsaan memicu patriotisme anak bangsa. Di Stadion GBK, ketika puluhan ribu suporter menyanyikannya bersama, ada yang sampai merinding bahkan menitikkan air mata. Nilai seperti ini tak bisa diukur dengan materi,” kata Yunus.

Ia menambahkan, para pencipta lagu nasional pada masa perjuangan mencurahkan karya mereka demi bangsa, bukan untuk mencari keuntungan pribadi. Karena itu, wajar bila lagu kebangsaan terbebas dari kepentingan finansial.

Dengan penegasan dari pemerintah, masyarakat kini tidak perlu lagi cemas. Indonesia Raya tetap menjadi milik seluruh rakyat Indonesia, yang bisa dinyanyikan di mana saja tanpa harus mengeluarkan biaya. (tb)

Berita Terbaru

Respons Imbauan WFH, Golkar Usul Prioritas di Tiga Provinsi

NEWSREAL.ID, JAKARTA –Wacana kebijakan work from home (WFH) untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM) akibat konflik Timur Tengah mendapat sorotan dari Partai Golkar. Mereka meminta...

Menkeu Rem Anggaran Baru K/L, APBN Dijaga Tetap Sehat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah tegas dengan membatasi pengajuan anggaran baru dari kementerian dan lembaga (K/L). Kebijakan ini ditempuh untuk menjaga...

Prabowo Panggil Airlangga Cs ke Istana, Efisiensi Anggaran dan WFA Dibahas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ke Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (19/3/2026), untuk membahas langkah efisiensi pemerintah di tengah tekanan anggaran. Sejumlah pejabat...

Main Harga Pangan Jelang Lebaran? Siap-Siap Kena Pidana

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memberi peringatan keras kepada pelaku usaha yang nekat memainkan harga pangan menjelang Lebaran 2026. Tak hanya sanksi administratif, ancaman pidana juga disiapkan...

Blusukan ke Beringharjo, Purbaya Bantah Pasar Tradisional ‘Mati Suri’

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA– Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa pasar tradisional di Indonesia tidak mati suri, setelah melihat langsung aktivitas perdagangan di Pasar Beringharjo dan...

Utang RI Tembus 434,7 Miliar Dolar AS, BI: Masih Terkendali

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada awal tahun 2026 tercatat masih dalam kondisi terkendali. Bank Indonesia (BI) mencatat total ULN Indonesia pada...

Eskalasi Perang AS-Iran Meningkat, Menkeu: APBN 2026 Masih Aman

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran memang bikin ekonomi global ikut deg-degan. Tapi pemerintah Indonesia masih cukup santai. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa...

Volume Logistik Diprediksi Melonjak 30 Persen Selama Ramadan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ramadhan tak hanya membuat pasar dan dapur lebih sibuk. Sektor logistik nasional juga ikut “ngebut”. Distribusi barang diperkirakan melonjak hingga 30 persen, dipicu...

ATM Mulai Sepi, Warga RI Pindah ke Mobile Banking

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mesin ATM di Indonesia perlahan mulai “ditinggalkan”. Bukan karena rusak, tapi karena masyarakat kini lebih nyaman bertransaksi lewat ponsel. Dari bayar tagihan sampai...

Menkeu: APBN Masih Tangguh Hadapi Badai Krisis Global

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia masih cukup kuat untuk menghadapi potensi krisis global, termasuk...

Timur Tengah Memanas, DPR Minta Pemerintah Percepat Kemandirian Energi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan geopolitik global yang meningkat mendorong DPR RI mendesak pemerintah mempercepat program kemandirian energi nasional. Eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan...

Antisipasi Dampak Perang AS-Iran, Airlangga: Pasokan Energi RI Sudah Diamankan dari Luar Timur Tengah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Indonesia menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi gejolak pasokan energi akibat konflik global. Salah satunya dengan mengamankan sumber energi dari berbagai negara di...

Leave a comment