
NEWSREAL.ID, SEMARANG– Polemik kepemilikan aset dalam perkara kepailitan PT Sritex semakin memanas. Dua anggota keluarga Lukminto, Iwan Setiawan dan Iwan Kurniawan, melayangkan gugatan terhadap para kurator karena tidak terima sejumlah aset tanah yang mereka klaim sebagai milik pribadi dimasukkan dalam daftar harta pailit.
Gugatan tersebut teregistrasi dengan nomor perkara 9/Pdt.Sus-Gugatan Lain-lain/2025/PN Niaga Smg dan ditujukan kepada empat kurator: Denny Ardiansyah, Nur Hidayat, Fajar Romy Gumilar, dan Nurma Candra Yani Sadikin.
Menanggapi gugatan tersebut, kurator Fajar Romy Gumilar menegaskan bahwa aset yang dipersoalkan telah tercatat secara resmi dalam pertelaan boedel pailit dan disusun sesuai mekanisme hukum.
“Itu sudah masuk dalam pertelaan aset kami. Kami tetap menghormati hak mereka untuk menggugat, dan biarlah nanti pengadilan yang memutuskan,” ujar Fajar usai persidangan di Pengadilan Niaga Semarang, Kamis (10/7).
Ia mengungkapkan bahwa seluruh aset yang disengketakan berupa bidang tanah, baik yang berada di dalam kompleks pabrik maupun di luar area operasional perusahaan.
“Jumlahnya puluhan, cukup banyak. Ada yang satu hamparan dengan pabrik, ada juga yang di luar,” lanjutnya.
Terus Berkembang
Rekan sesama kurator, Denny Ardiansyah, menyebut penyusunan daftar aset terus berkembang seiring ditemukannya informasi baru. Kurator memastikan semua aset yang memenuhi syarat sebagai harta debitur akan dimasukkan ke dalam boedel pailit.
“Kalau ada yang baru teridentifikasi dan memenuhi kualifikasi sebagai aset pailit, kami catatkan. Itu sudah sesuai tugas kami sebagai kurator,” kata Denny.
Di sisi lain, kuasa hukum pihak penggugat, Fariz Hamdi Siregar, menegaskan bahwa kliennya merasa dirugikan karena aset pribadi seperti tanah bersertifikat dimasukkan ke dalam daftar pailit perusahaan.
“Klien kami merasa itu milik pribadi, kenapa tiba-tiba dianggap harta pailit? Ini yang kami persoalkan,” ujarnya.
Fariz menyebut, hingga saat ini pihaknya telah menyerahkan 115 bukti, termasuk sertifikat hak milik (SHM) dan hak guna bangunan (SHGB). “Minggu depan akan kami tambah lagi, total nanti sekitar 152 bukti,” jelasnya.
Sebagai solusi, keluarga Lukminto menawarkan penggantian aset pribadi dengan aset sponsor yang menurut mereka telah diberikan secara sukarela.
Persidangan atas perkara ini akan kembali digelar pekan depan. Sengketa ini menjadi salah satu babak paling krusial dalam proses kepailitan perusahaan tekstil terbesar di Asia Tenggara tersebut. (tb)
Tersangka Kasus Pedagang Cermin Tewas di Pejompongan Ditetapkan, Diwa: Isu Anggota GRIB Terlibat Hoaks
JAKARTA,NEWSREAL.ID — Misteri kasus meninggalnya pedagang cermin di kawasan Pejompongan memasuki babak baru. Kepolisian telah menetapkan tersangka dalam perkara tersebut. Perkembangan ini sekaligus menjadi penegasan...
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Tewasnya Pedagang Cermin di Pejompongan
JAKARTA,NEWSREAL.ID — Polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan yang menyebabkan tewasnya pedagang cermin Bambang Setiawan (59) di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat....
Polri Ungkap 72 Tersangka Karhutla, Ditangani Sembilan Polda
JAKARTA,NEWSREAL.ID — Jajaran Polri telah menerbitkan 89 laporan polisi terkait dugaan tindak pidana karhutla di sembilan Polda, yakni Polda Riau, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Jambi,...
Tangis Pilu Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Tabanan
TABANAN, NEWSREAL.com-Suara tangis seorang bocah perempuan yang terus memanggil ayahnya menjadi potret paling memilukan dari peristiwa pengeroyokan yang menewaskan pria berinisial KD di Banjar Dinas...
DPR Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penyekapan oleh Oknum Polisi di Jateng
JAKARTA, NEWSREAL.id – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI soroti kasus dugaan penyekapan dan penyiksaan terhadap seorang perempuan berinisial M (30), warga Cirebon, Jawa Barat (Jabar)....
OTT Bupati Langkat, KPK Amankan 7 Orang dan Uang Ratusan Juta
JAKARTA, NEWSREAL.id-Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Langkat Syah Afandin menyeret seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan lima pihak...
Nusakambangan Jadi Kawasan Produktif, Titiek Soeharto Apresiasi Keberhasilan Kemenimipas Bangun Kemandirian
CILACAP,Newsreal.id -Program ketahanan pangan yang dikembangkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di Pulau Nusakambangan mendapat apresiasi tinggi dari Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto...
Jabatan Silmy Karim Dicopot, Perintah Presiden Prabowo
JAKARTA,NEWSREAL.id – Buntut Silmy Karim menjadi tersangka KPK, jabatannya langsung dicopot. Sikap tegas ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi atas perintah dari Presiden...
Peran Wamen Imipas Silmy Karim Hingga Ditahan KPK
JAKARTA,NEWSREAL.id – Peran Wamen Imipas nonaktif Silmy Karim (SK) dalam kasus dugaan pemerasan terkait izin tinggal warga negara asing (WNA) di Kemekum Imipas pada rentang...
Posko Pengaduan Kekerasan Seksual Santriwati Dibuka di Pekalongan
PEKALONGAN,NEWSREAL.id – Bagi para santriwati yang pernah menjadi korban kekerasan seksual segera mengadukan ke posko yang dibuka Polresta Pekalongan. Posko ini dibuka sebagi respons atas...
Anggota HIPMI Kehilangan Mobil Rocky Orange B-1336-HKC, Hilang Dicuri Saat Menepi Di Tol Km 3,8 Jakbarhipmi
JAKARTA,NEWSREAL.id – Nasib nahas menimpa seorang pengusaha muda yang juga anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jakarta Barat Angkatan ke-24, Rudy Alexsander Tinambunan. Niat hati...
Divonis 14 Tahun Penjara, Ini Hukuman Buat Bos Sritex Iwan Lukminto
SEMARANG,NEWSREAL.id – Ketua Majelis Hakim Rommel Franciskus Tampubolon dalam sidang putusan kasus korupsi kredit PT Sritex di Pengadilan Tipikor Semarang, Kecamatan Semarang Barat menjatuhkan vonis...