Parlementaria

Legislator Usulkan AHS untuk Selesaikan Konflik Guru Besar FK-Kemenkes

Tim Redaksi, Admin
Selasa, 20 Mei 2025 11:36 WIB
Legislator Usulkan AHS untuk Selesaikan Konflik Guru Besar FK-Kemenkes
NEWSREAL.ID - Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto. (Foto: HO- DPR RI)

JAKARTA- Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mengusulkan penerapan Academic Health System (AHS) sebagai respons dari aksi keprihatinan sejumlah Guru Besar Fakultas Kedokteran atas kebijakan baru Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa, (20/5), Edy menyebutkan bahwa para guru besar itu khawatir arah pendidikan dokter di Indonesia dibelokkan oleh kebijakan tersebut.

Namun, katanya, untuk menciptakan pendidikan kedokteran yang bermuara pada pelayanan kesehatan, seluruh pemangku kepentingan harus saling bahu-membahu. Menurutnya politikus PDIP ini, AHS dapat menjadi jalan tengah yang efektif untuk menjembatani dua kepentingan tersebut.

Dijelaskannya, AHS adalah sistem kolaboratif antara rumah sakit pendidikan, fakultas kedokteran, lembaga riset, dan institusi kesehatan lainnya yang terintegrasi dalam satu kerangka tata kelola klinik, pendidikan, dan riset.

Edy menekankan bahwa model ini terbukti berhasil di banyak negara, seperti Amerika Serikat, Kanada, dan Australia, sebagai cara yang efektif menjaga keseimbangan antara akses pelayanan dan kualitas pendidikan kedokteran.

Dia mengaku pihaknya memahami dan menghargai maklumat serta pernyataan keprihatinan dari para guru besar Fakultas Kedokteran dan civitas akademika di beberapa kampus.

Menurutnya, ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan intelektual terhadap keberlangsungan pendidikan kedokteran serta kualitas layanan kesehatan nasional.

“Kekhawatiran terhadap pelemahan fungsi universitas, dan intervensi birokrasi dalam wilayah akademik perlu didengarkan secara serius oleh seluruh pemangku kepentingan,” ucap wakil rakyat dari Dapil Jateng III (Blora, Rembang, Pati dan Grobogan) ini.

Semangat Reformasi

Pada kesempatan yang sama, dirinya menyatakan dukungan terhadap semangat reformasi yang diusung Kementerian Kesehatan, khususnya dalam memperluas akses dan pemerataan layanan medis, serta perlindungan terhadap peserta didik.

“Namun, semangat reformasi itu akan lebih kokoh jika dibangun di atas fondasi akademik dan kolaborasi lintas sektor. Caranya dengan tidak memisahkan pelayanan dan pendidikan,” ucapnya.

“Melalui AHS, semua pihak, termasuk pemerintah, universitas, rumah sakit, dan profesi medis, dapat bekerja bersama secara terkoordinasi, bukan berjalan sendiri-sendiri atau saling tumpang tindih,” imbuhnya lagi.

Selain itu, katanya, AHS memungkinkan distribusi dokter yang lebih merata melalui jejaring rumah sakit pendidikan yang tersebar. Akademisi dapat dilibatkan dalam penyusunan kurikulum dan evaluasi mutu.

Kekhawatiran soal keselamatan peserta didik juga terjawab melalui tata kelola pendidikan yang akuntabel. Yang lebih penting, riset-riset inovatif yang langsung berdampak pada pelayanan masyarakat dapat terlaksana.

Edy lantas menyoroti Konsil Kesehatan dan Kolegium sebagai penjamin mutu sistem AHS. Ia menekankan bahwa Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan telah memberikan kewenangan kepada kedua lembaga ini, yakni mengembangkan cabang disiplin ilmu dan menetapkan standar pendidikan tenaga medis dan tenaga kesehatan.

Hal tersebut, ujarnya, mencakup standar nasional pendidikan, standar kompetensi pendidikan profesi, hingga penerbitan sertifikat kompetensi dan surat tanda registrasi.

“Untuk menjaga independensi, anggota Konsil Kesehatan harus mewakili unsur profesi, pemerintah, asosiasi institusi pendidikan, serta masyarakat. Sementara Kolegium terdiri atas guru besar dan parah ahli terbaik dari masing-masing disiplin ilmu. Saya mendorong adanya penguatan peran Konsil Kesehatan dan Kolegium. Dua lembaga independen ini jangan diintervensi pemerintah,” ujarnya. (tb)

Berita Terbaru

Perkara Karhutla, Komisi II DPR RI : Jangan Berhenti pada Dua Korporasi

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Anggota Komisi II DPR RI Iwan Kurniawan mengapresiasi langkah Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) yang telah menetapkan dua korporasi sebagai tersangka dalam perkara Kebakaran Hutan...

Penanganan Karhutla, DPR RI Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Langkah Hukum

JAKARTA,NEWSREAL.ID— Sejumlah petugas dan relawan yang gugur saat menjalankan tugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo meminta pemerintah melakukan...

Soal Dugaan Dokter Perkosa Anaknya, Anggota Komisi IX DPR RI: Kemenkes Harus Tegas, Jangan Hanya Mengecam

JAKARTA,NEWSREAL.ID- Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi meminta Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) bertindak tegas terhadap dokter yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak kandungnya sendiri....

Produksi Susu Baru 20 Persen, Titiek Soeharto Minta Ekosistem Peternakan Diperkuat

PASURUAN,NEWSREAL.ID — Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi menilai upaya mewujudkan swasembada susu nasional harus dilakukan secara menyeluruh, tidak sekadar menambah populasi sapi....

Kasus Penyekapan YTR, DPR Pastikan Negara Tak Tutup Mata

Jakarta, NEWSREAL.id-Wakil Ketua DPR RI Bidang Koordinator Ekonomi dan Keuangan (Korekku) Sari Yuliati melakukan kunjungan kemanusiaan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat...

Kasus Gagal Berangkat Umrah Hanania Travel, Ujian Awal Penyelenggaraan Haji dan Umrah

MAKKAH, NEWSREAL.id — Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah langsung mendapatkan ujian berat. Yakni gagal berangkatnya umrah yang menimpa ribuan calon...

Persoalan di Mina Jangan Berulang Tanpa Solusi

MAKKAH,NEWSREAL.id– Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI menyoroti persoalan kepadatan jamaah di Mina dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 M. Timwas menilai persoalan tersebut tidak...

Kasus Napi Koruptor Ngopi di Kendari, Komisi XIII Curiga Petugas Lapas Disuap

JAKARTA, newsreal.id – Supriadi, napi kasus korupsi yang bersantai nongkrong di kedai kopi bersama petugas rutan viral di media sosial. Sebagai warga binaan Rutan Kelas...

Ketua DPR Ajak Kenaikan Harga Plastik Momen Beralih ke Bahan Alami

JAKARTA,newsreal.id – Naiknya harga plastik di pasaran belakangan ini dikeluhkan oleh masyarakat. Pihak yang pertama kali merasakan langsung kenaikan harga plastik ini adalah pelaku usaha...

Puan Desak Peningkatan Kesejahteraan Guru Honorer Lama Dipercepat

JAKARTA, newsreal.id — Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti pentingnya Negara memberi penghargaan bagi para guru honorer. Terutama bagi guru-guru honorer yang telah lama mengabdi,...

Atalia Praratya Dukung Pembatasan AI Instan dan Medsos untuk Anak

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah mulai mengerem akses teknologi digital bagi anak. Kebijakan pembatasan penggunaan AI instan dan media sosial dinilai penting agar generasi muda tidak tumbuh...

Muh Haris Tegaskan SPPG Nakal Akan Ditegur, Dukung Ketat Program Makan Bergizi Gratis

NEWSREAL.ID, KENDAL- Anggota Komisi IX DPR RI, Muhamad Haris menegaskan pihaknya akan memberikan teguran kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak menjalankan operasional sesuai...

Leave a comment